Kasus obesitas di Indonesia terus menunjukkan tren kenaikan. Dalam lima tahun terakhir, proporsi orang dewasa dengan obesitas meningkat dari sekitar seperlima populasi menjadi hampir seperempatnya .
Angka ini menjadi sinyal bahwa persoalan berat badan berlebih tidak bisa lagi dianggap sepele. Obesitas berkaitan erat dengan berbagai penyakit tidak menular seperti diabetes, penyakit jantung, hingga gangguan ginjal.
Bahkan secara nasional, penyakit tidak menular masih menjadi penyebab kematian terbesar . Artinya, pengendalian berat badan bukan hanya urusan estetika, melainkan langkah penting menjaga kualitas hidup.
Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular Kementerian Kesehatan RI, Dr. Siti Nadia Tarmizi, M.Epid, menegaskan bahwa obesitas adalah penyakit kronis yang berdampak serius terhadap kesehatan.
“Obesitas bukan sekadar persoalan penampilan. Ini adalah faktor risiko berbagai penyakit tidak menular yang bisa menurunkan kualitas hidup dan meningkatkan risiko kematian. Karena itu, pencegahannya harus dimulai dari pengendalian pola makan dan gaya hidup,” ujarnya dalam acara Media Briefing "Cermat Memilih Pangan Olahan untuk Mencegah Obesitas", pada Selasa, 3 Maret 2026, di Jakarta.
Berikut, Popmama.com akan menjelaskan tentang cara cermat memilih pangan olahan agar tak picu obesitas. Yuk simak penjelasan berikut ini.
