Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
For
You

10 Jenazah Korban Pesawat ATR 42-500 Telah Ditemukan di Hari ke-7 Pencarian

Semua Jenazah Korban Pesawat ATR 42-500 Telah Ditemukan di Hari ke-7 Pencarian
im SAR gabungan mengantre untuk menuruni lereng gunung saat pencarian korban pesawat ATR 42-500 pada hari kelima di Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), Sulawesi Selatan, Rabu (21/1/2026). (ANTARA FOTO/Arnas Padda)
Intinya sih...
  • Seluruh korban pesawat ATR 42-500 ditemukan di Gunung Bulusaraung, evakuasi berlangsung di medan ekstrem dengan tingkat kesulitan yang semakin bertambah setiap harinya.
  • Tim SAR gabungan menemukan seluruh korban pada hari ke-7 pencarian, seluruh korban ditemukan tidak selamat.
  • Dua jenazah korban telah teridentifikasi, yakni pegawai Kementerian Kelautan dan Perikanan Deden Maulana serta pramugari Florencia Lolita Wibisono..
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Tim SAR gabungan berhasil menemukan seluruh korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 yang hilang kontak pada Sabtu (17/1/25) di Kabupaten Maros, Sulawesi Tenggara. Jenazah korban terakhir berhasil ditemukan di Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan pada Jumat pagi (23/1/26).

Dengan demikian, total 10 jenazah korban yang terdapat dalam daftar kru dan penumpang pesawat berhasil dievakuasi. Benda penting lainnya yang menjadi sasaran pencarian juga telah berhasil ditemukan di lokasi yang sama.

Simak informasi selengkapnya yang telah Popmama.com rangkum berikut ini seputar semua jenazah korban pesawat ATR 42-500 telah ditemukan di hari ke-7 pencarian.

Seluruh Korban Pesawat ATR 42-500 Telah Ditemukan di Gunung Bulusaraung

Semua Jenazah Korban Pesawat ATR 42-500 Telah Ditemukan di Hari ke-7 Pencarian
Tim DVI Bidokkes Polda Sulsel terima satu lagi jenazah korban kecelakaan pesawat ATR 42-500, Kamis (22/1/2026) IDN Times / Darsil Yahya.

Memasuki hari ketujuh pencarian korban pesawat ATR 42-500, tim SAR gabungan berhasil menemukan korban terakhir pada Jumat pagi (23/1/26). Dipastikan tidak ada yang selamat dalam kecelakaan ini, semua jenazah korban telah ditemukan di Gunung Bulusaraung.

Asisten Operasi Kodam XIV/Hasanuddin Kolonel Inf Dody Priyo Hadi mengonfirmasi dua temuan terakhir telah dilaporkan Jumat pagi tadi. Ia mengabarkan paket jenazah kesembilan telah ditemukan, diikuti dengan penemuan paket jenazah kesepuluh juga berhasil ditemukan.

“Alhamdulillah berkat doa seluruh masyarakat Indonesia, pada pukul 08.33 WITA kami menerima laporan dari tim tombak Yonif 433 Kostrad bersama tim SAR gabungan telah menemukan paket kesembilan. Kemudian pada pukul 08.59 WITA, kami mendapatkan informasi lanjutan dan dipastikan pada pukul 09.16 WITA, paket sepuluh telah ditemukan,” jelas Dody di Posko AJU, Kamis (23/1/26), dikutip dari berbagai sumber. 

Gunakan Sandi ‘Sapu Bersih’ di Hari Ketujuh Pencarian

Semua Jenazah Korban Pesawat ATR 42-500 Telah Ditemukan di Hari ke-7 Pencarian
Tim SAR mengevakuasi salah satu jenazah korban kecelakaan pesawat ATR 42-500, melalui Lanud Hasanuddin Makassar, Jumat pagi (23/1/2026). (Dok. Basarnas)

Pada hari ketujuh pencarian, tim SAR gabungan telah menuntaskan seluruh sasaran pencarian. Seluruh korban serta benda penting yang berada di dalam pesawat telah berhasil dievakuasi.

“Alhamdulillah, di hari ketujuh ini kita bisa menemukan seluruhnya, baik benda penting yang ada di pesawat maupun seluruh korban. Hari ini kita gunakan sandi ‘sapu bersih’,” kata Dody.

Ia juga menyampaikan ungkapan terima kasih dan apresiasi kepada masyarakat Desa Tompobulu dan Kecamatan Balocci yang telah bergotong-royong mendukung proses evakuasi, baik di lapangan maupun lewat dukungan kebutuhan logistik. Ia menegaskan keberhasilan pencapaian seluruh target pencarian merupakan hasil kerja sama antara TNI, Polri, Basarnas, relawan, serta masyarakat setempat.

“Terima kasih kepada masyarakat yang membantu, ada yang ikut turun ke lapangan, menyiapkan logistik, memasak, mendukung kebutuhan relawan dan prajurit, bahkan menyediakan rumah untuk ditempati,” ungkap Dody.

Dua Jenazah Korban Telah Teridentifikasi

Semua Jenazah Korban Pesawat ATR 42-500 Telah Ditemukan di Hari ke-7 Pencarian.png
Freepik/Freepik

Seluruh korban pesawat ATR 42-500 telah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Dari sepuluh korban yang telah ditemukan, tujuh di antaranya ditemukan dalam kondisi tidak utuh. 

Kepala Basarnas Marsekal Madya Mohammad Syafii menyebut enam dari korban yang telah ditemukan, ditambah korban kesepuluh yang baru ditemukan pagi ini ada bagian tubuh yang tidak lengkap. Identifikasi lanjutan kemudian akan diserahkan kepada tim DVI (Disaster Victim Identification). 

“Betul, korban yang kita temukan jenazah, namun ada bagian tubuh yang tidak lengkap.” kata Syafii, Jumat (23/1/26).

Dari seluruh jenazah yang telah ditemukan, baru dua di antaranya yang berhasil diidentifikasi oleh tim DVI Polri dan sudah dikembalikan ke pihak keluarga. Dua jenazah yang berhasil diidentifikasi identitasnya adalah pegawai Kementerian Kelautan dan Perikanan Deden Maulana yang ditemukan pada Minggu (18/1/26) serta pramugari Florencia Lolita Wibisono yang ditemukan pada Senin (19/1/26).

Evakuasi Berlangsung di Medan Ekstrem

Semua Jenazah Korban Pesawat ATR 42-500 Telah Ditemukan di Hari ke-7 Pencarian
Proses evakuasi jenazah pesawat ATR 42-500 oleh tim SAR gabungan dari jurang di Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan. (Dok. Basarnas Makassar)

Seluruh korban pesawat ATR 42-500 ditemukan di Gunung Bulusaurung berada di medan yang sangat ekstrem. Syafii juga menyebut korban ditemukan di lokasi kedalaman yang bervariasi, sekitar 100 - 500 meter dari puncak gunung.

“Karena itu operasi SAR ini dari hari ke hari tingkat kesulitannya semakin bertambah. Tidak semua potensi SAR bisa masuk ke lokasi. Hanya personel dengan kemampuan khusus dan keahlian high angle rescue yang dapat diterjunkan,” kata Syafii.

Terkait perpanjangan atau penghentian operasi SAR, ia juga menyampaikan evaluasi akan dilakukan setelah hari ketujuh pencarian dengan melibatkan unsur udara dan darat. Biasanya, tim DVI akan menyampaikan apakah perlu perpanjangan operasi atau tidak. 

Namun, ia menjelaskan keputusan perpanjangan operasi bukan keputusan yang mudan, karena pertimbangan medan dan tantangan di lokasi pencarian, keterbatasan tim dengan kemampuan khusus dan kondisi korban.

Diketahui sebelumnya serpihan pesawat ditemukan di lereng Gunung Bulusaurung, di mana lokasi penemuan menunjukkan pesawat kemungkinan menabrak bukit atau lereng sebelum jatuh, diklasifikasikan sebagai Controlled Flight Into Terrain atau masih dalam kendali pilot saat menabrak medan. 

Demikian penjelasan mengenai semua jenazah korban pesawat ATR 42-500 telah ditemukan di hari ke-7 pencarian. 

Kita doakan agar seluruh korban diterima di sisi-Nya dan seluruh proses evakuasi dan identifikasi dapat berjalan dengan lancar, ya, Ma.

FAQ Seputar Pesawat ATR

Pesawat ATR 42-500 milik siapa?

Pesawat ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport (IAT) dengan yang hilang kontak membawa 7 kru dan tiga penumpang dari pegawai Kementerian Kelautan dan Perikanan.

Pesawat ATR 42-500 jatuh di mana?

Otoritas penerbangan dan tim SAR memastikan bahwa pesawat yang jatuh di kawasan pegunungan Kabupaten Maros adalah ATR 42-500, bukan ATR 400 seperti sempat diberitakan pada laporan awal.

Pesawat ATR 42-500 milik siapa?

Pesawat ATR 42-500 merupakan pesawat milik PT Indonesia Air Transport (IAT).

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Denisa Permataningtias
EditorDenisa Permataningtias
Follow Us

Latest in Life

See More

Tren Ramadan & Lebaran 2026, Warna Pastel hingga Gamis 'Bini Orang'

23 Jan 2026, 15:40 WIBLife