Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
Install
For
You

7 Jenis Asuransi Mobil yang Penting untuk Dipersiapkan

7 Jenis Asuransi Mobil yang Penting untuk Dipersiapkan
Unsplash.com/Vitaly Gariev
Intinya Sih
  • Artikel menjelaskan pentingnya asuransi mobil sebagai perlindungan dari risiko tak terduga, mulai dari kerusakan ringan hingga kehilangan kendaraan.
  • Dipaparkan tujuh jenis asuransi mobil, termasuk all risk, TLO, gabungan, TPL, kecelakaan diri, act of god, serta SRCC dengan fungsi dan cakupan berbeda.
  • Pembaca diimbau memilih jenis asuransi sesuai kebutuhan, kemampuan finansial, dan kebiasaan penggunaan kendaraan agar perlindungan lebih optimal.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Memiliki mobil kini bukan hanya sekadar keinginan, namun juga menjadi kebutuhan untuk transportasi sehari-hari. Selain karena faktor kenyamanan, mobil biasanya dipilih sebagai bentuk efisiensi karena dapat mengangkut lebih banyak penumpang maupun barang secara bersamaan.

Untuk menjaga penggunaannya, banyak hal yang harus dipersiapkan, mulai dari perawatan mesin hingga perlindungan dari berbagai risiko yang tidak terduga. Kebutuhan akan aspek pendukung ini membuat banyak orang memilih menggunakan asuransi sebagai bentuk proteksi tambahan.

Namun, banyaknya jenis asuransi sering kali membuat orang bingung, terlebih lagi jika belum memahami persyaratan maupun aturan teknis dari pihak asuransi.

Untuk menjawab kebingungan tersebut, Popmama.com akan membahas 7 jenis asuransi mobil yang bisa kamu sesuaikan dengan kebutuhan. Simak selengkapnya berikut ini.

Table of Content

1. Asuransi segala risiko (all risk)

1. Asuransi segala risiko (all risk)

Jenis Asuransi Mobil 2.jpg
Freepik.com/jcomp

Asuransi all risk merupakan jenis asuransi mobil paling populer karena sering kali menawarkan bentuk perlindungan secara menyeluruh.

Asuransi ini akan menanggung hampir semua jenis kerusakan pada mobil. Mulai dari kerusakan kecil seperti spion patah atau body mobil tergores, hingga kerusakan parah akibat tabrakan besar atau bahkan kehilangan jika mobil dicuri.

Karena bentuk tanggungannya yang sangat lengkap, biaya iuran (premi) asuransi all risk umumnya cenderung lebih tinggi dibandingkan dengan jenis asuransi mobil lainnya. 

2. Asuransi total loss only (TLO)

Jenis Asuransi Mobil 3.jpg
Freepik.com/freepik

Jika kamu memiliki dana yang terbatas namun tetap ingin memiliki perlindungan, asuransi total loss only dapat menjadi opsi pilihan selanjutnya.

Sesuai dengan namanya, asuransi ini hanya memberikan ganti rugi jika mobil mengalami kerugian besar. Kerugian besar yang dimaksud mencakup kerusakan parah di atas 75%, misalnya mobil ringsek akibat kecelakaan besar yang membuatnya tidak dapat diperbaiki lagi, atau mobil hilang karena pencurian.

Asuransi ini menawarkan perlindungan dasar dengan biaya premi yang lebih rendah dibandingkan asuransi all risk.

3. Asuransi gabungan

Jenis Asuransi Mobil 4.jpg
Freepik.com/wirestock

Asuransi gabungan merupakan kombinasi antara asuransi all risk dan asuransi total loss only. Jenis asuransi ini dapat menjadi jalan tengah bagi kamu yang ingin mendapatkan perlindungan maksimal di awal namun tetap dengan anggaran yang lebih hemat dalam jangka panjang.

Cara kerjanya cukup mudah. Pada tahun-tahun awal kepemilikan mobil, asuransi akan berjalan dengan sistem all risk. Sistem ini kemudian berubah menjadi total loss only pada tahun ketiga dan seterusnya.

Hal ini biasanya terjadi karena nilai ekonomi mobil yang sudah mulai menyusut. Dengan perubahan sistem tersebut, biaya premi yang harus dibayarkan juga akan menjadi semakin murah.

4. Asuransi tanggung jawab hukum pihak ketiga (third-party liability/TPL)

Jenis Asuransi Mobil 5.jpg
Freepik.com/freepik

Berbeda dengan jenis asuransi sebelumnya yang ditujukan untuk mobil milik sendiri, asuransi TPL berfokus pada kerugian pihak lain yang menjadi korban dari kelalaian berkendara.

Jika kamu tidak sengaja menyebabkan kecelakaan lalu lintas, asuransi ini akan menanggung biaya perbaikan kendaraan korban, biaya pengobatan jika korban terluka, hingga ganti rugi atas kerusakan fasilitas umum.

Jenis asuransi ini memiliki perlindungan yang cukup penting untuk membantu menghindarkan kamu dari tuntutan hukum yang dapat menguras biaya.

5. Asuransi kecelakaan diri

Jenis Asuransi Mobil 6.jpg
Unsplash.com/Matthieu Gouin

Asuransi mobil pada umumnya hanya menanggung biaya kerusakan kendaraan. Jika kamu juga membutuhkan perlindungan untuk pengemudi maupun penumpang, asuransi kecelakaan diri dapat menjadi pilihan yang tepat.

Asuransi kecelakaan diri memberikan santunan berupa biaya pengobatan, risiko cacat tetap, hingga santunan kematian bagi pengemudi maupun penumpang saat kecelakaan terjadi. Karena itu, asuransi ini sangat cocok bagi kamu yang sering bepergian bersama keluarga menggunakan mobil.

6. Asuransi kerusakan akibat bencana alam (act of god)

Jenis Asuransi Mobil 7.jpg
Unsplash.com/Richard Stachmann

Walaupun asuransi all risk menanggung biaya kerusakan akibat berbagai risiko, sayangnya tanggungan tersebut tidak selalu mencakup kerusakan mobil akibat bencana alam.

Untuk itu, kamu dapat menambahkan perlindungan act of god agar mobil tetap terlindungi dari risiko yang sering kali tidak terduga ini.

Dengan mengambil asuransi ini, mobil kamu akan tetap terlindungi secara finansial jika terendam banjir, tertimpa pohon tumbang akibat angin kencang, atau mengalami kerusakan akibat bencana alam lainnya.

7. Asuransi huru-hara dan terorisme (SRCC)

Jenis Asuransi Mobil 8.jpg
Unsplash.com/CHUTTERSNAP

Asuransi SRCC (strike, riot, civil commotion) merupakan perluasan jaminan dari asuransi all risk berupa perlindungan terhadap pemogokan, kerusuhan, dan huru-hara.

Asuransi SRCC akan menanggung kerusakan fisik kendaraan, seperti kaca pecah, body penyok, hingga pembakaran yang terjadi akibat situasi kerusuhan.

Cara klaim jaminan ini tidaklah sulit. Kamu hanya perlu melaporkan kerusakan akibat kejadian tersebut maksimal 3 x 24 jam setelah peristiwa terjadi disertai bukti kronologi, foto kerusakan, dan dokumen laporan kepolisian jika diperlukan.

Itulah 7 jenis asuransi mobil yang penting untuk dipersiapkan. Jika kamu tertarik menggunakan asuransi, pastikan untuk selalu menyesuaikan pilihan dengan kemampuan finansial, kebutuhan mobil, serta kebiasaan penggunaan kendaraan sehari-hari, ya. 

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Denisa Permataningtias
EditorDenisa Permataningtias
Follow Us

Related Articles

See More