Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
For
You

6 Jenis Ikan yang Tidak Boleh Dikonsumsi Rutin, Bisa Keracunan!

6 Jenis Ikan yang Tidak Boleh Dikonsumsi Rutin, Bisa Keracunan!
Popmama.com/Nita Ayu Amalia/AI
Intinya Sih

  • Ikan todak (swordfish) memiliki kadar logam berat tinggi, sebaiknya dikonsumsi maksimal beberapa kali dalam sebulan.

  • Tuna ukuran besar seperti bluefin atau bigeye mengandung merkuri tinggi, sebaiknya tidak lebih dari 1–2 kali seminggu.

  • Makarel raja memiliki kadar merkuri jauh lebih tinggi, tidak cocok dikonsumsi rutin terutama untuk anak dan ibu hamil.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Ikan memang sumber protein dan omega-3 yang sangat baik untuk tubuh. Mengonsumsi ikan juga salah satu alternatif lain saat sedang bingung ingin makan apa.

Namun tidak semua jenis ikan aman dimakan setiap hari. Beberapa mengandung merkuri lebih tinggi, sebagian terlalu berlemak, atau berisiko terpapar polutan dari lingkungan.

Bukan berarti harus dihindari total, tetapi sebaiknya dibatasi agar manfaat ikan tetap lebih besar daripada risikonya, terutama untuk anak, ibu hamil, dan orang dengan kondisi kesehatan tertentu.

Berikut, Popmama.com akan membahas mengenai 6 jenis ikan yang tidak boleh dikonsumsi karena dapat menyebabkan keracunan. Yuk simak di bawah ini.

Table of Content

1. Ikan todak (swordfish) – lezat tapi berat bagi tubuh

1. Ikan todak (swordfish) – lezat tapi berat bagi tubuh

6 Jenis Ikan yang Tidak Boleh Dikonsumsi Rutin, Bisa Keracunan!
Pinterest.com/Steeve cove

Swordfish punya tekstur daging tebal dan rasa gurih, tetapi termasuk ikan dengan kadar logam berat cukup tinggi.

Efeknya memang tidak langsung terasa, namun konsumsi rutin dapat memicu keluhan seperti mudah lelah, kesemutan, hingga gangguan fokus.

Untuk orang dewasa sehat sebaiknya dibatasi maksimal beberapa kali dalam sebulan, bukan dijadikan lauk mingguan.

2. Tuna ukuran besar – beda dengan tuna kalengan

6 Jenis Ikan yang Tidak Boleh Dikonsumsi Rutin, Bisa Keracunan!
Popmama.com/Nita Ayu Amalia/AI

Tuna segar ukuran besar seperti bluefin atau bigeye memiliki kandungan merkuri lebih tinggi dibanding tuna kalengan yang umumnya berasal dari jenis lebih kecil.

Semakin besar ukuran ikan, semakin lama ia hidup dan semakin banyak merkuri yang terakumulasi. Jika Mama suka tuna segar, sebaiknya tidak lebih dari 1–2 kali seminggu dan diselingi jenis ikan lain yang lebih aman.

3. Makarel raja – sering tertukar dengan makarel biasa

6 Jenis Ikan yang Tidak Boleh Dikonsumsi Rutin, Bisa Keracunan!
Pinterest.com/Vicky Muckenschnabel

Banyak orang mengira semua makarel itu sama. Padahal king mackerel berbeda dengan makarel kecil dalam kaleng sarden. Kamu harus mengetahui terlebih dahulu ikan jenis king mackerel yang layak dikonsumsi.

Jenis raja ini memiliki kadar merkuri jauh lebih tinggi sehingga tidak cocok dikonsumsi rutin, terutama untuk anak dan ibu hamil. Maka, tidak disarankan untuk mengonsumsi secara rutin.

4. Patin dan lele yang terlalu berlemak

6 Jenis Ikan yang Tidak Boleh Dikonsumsi Rutin, Bisa Keracunan!
Pinterest.com/Info

Masalah pada patin dan lele bukan merkuri, melainkan kandungan lemaknya yang cukup tinggi, apalagi jika dibudidayakan dengan pakan kurang baik.

Jika dimakan hampir setiap hari dan diolah dengan cara digoreng, asupan kalori serta lemak jenuh bisa melonjak. Hal ini tentu akan mengganggu kesehatan.

Tetap boleh dimakan, tetapi sebaiknya diselingi ikan laut rendah lemak seperti kembung, kakap, atau salmon, serta lebih sering dimasak kukus atau berkuah bening.

5. Ikan air tawar dari perairan tercemar

6 Jenis Ikan yang Tidak Boleh Dikonsumsi Rutin, Bisa Keracunan!
Freepik/KamranAydinov

Contohnya nila, mujair, gabus, atau patin yang ditangkap dari sungai dekat kawasan industri atau saluran limbah. Bukan jenis ikannya yang bermasalah, melainkan kualitas air tempat hidupnya.

Ikan dari lingkungan tercemar berisiko membawa timbal, kadmium, atau bahan kimia lain. Jika dikonsumsi terus-menerus, zat tersebut dapat menumpuk dan memengaruhi fungsi ginjal maupun saraf.

Karena itu penting membeli ikan dari sumber budidaya yang jelas dan jangan asal membeli apabila ikan sudah tidak terlihat segar.

7. Ikan asin dan ikan asap tinggi garam

6 Jenis Ikan yang Tidak Boleh Dikonsumsi Rutin, Bisa Keracunan!
Popmama.com/Nita Ayu Amalia/AI

Beberapa contoh yang sering dikonsumsi adalah ikan jambal roti, peda, cumi asin, tongkol asap, dan manyung asap. Proses pengawetan membuat kadar natriumnya sangat tinggi.

Jika dijadikan lauk harian, tekanan darah bisa lebih mudah naik, tubuh cepat bengkak, dan kerja ginjal makin berat. Pada ikan asap tradisional juga bisa terbentuk senyawa hasil pembakaran yang kurang baik bila dikonsumsi berlebihan.

Ikan tetap salah satu sumber gizi terbaik untuk keluarga. Yang perlu diperhatikan bukan hanya “makan ikan atau tidak”, tetapi jenis, sumber, dan cara mengolahnya.

Itulah pembahasan tentang 6 jenis ikan yang tidak boleh dikonsumsi karena akan menyebabkan keracunan untuk tubuh.

Dengan memilih ikan yang tepat dan tidak berlebihan, Mama tetap bisa mendapatkan manfaat omega-3 tanpa khawatir efek samping jangka panjang.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Denisa Permataningtias
EditorDenisa Permataningtias
Follow Us

Latest in Life

See More