Jika Tidak Terobati, Inilah Komplikasi dari Penyakit Radang Panggul

Pada beberapa kasus, banyak orang tidak tahu bahwa mereka menderita penyakit radang panggul.
Penyakit radang panggul atau PID memang sering kali tidak menunjukkan gejala apa pun. Namun semakin lama menderita PID, maka semakin buruk gejalanya.
Dilansir dari PlannedParenthood bahwa PID adalah infeksi di rahim, saluran tuba atau ovarium yang terjadi ketika bakteri berpindah dari vagina dan leher rahim. Ini dapat menyebabkan nyeri kronis dan masalah kesehatan serius lainnya.
Jika PID tidak mendapatkan penanganan, kemungkinan besar akan berpotensi memicu beragam komplikasi.
Berikut Popmama.com informasikan ulasan selengkapnya:
1. Abses tuboovarium yang memiliki keluhan nyeri

Infeksi radang panggul awalnya sulit terdeteksi, masalah tersebut berpotensi mengalami abses tuboovarium.
Kondisi ini dapat terjadi akibat infeksi area sekitar seperti apendiks, usus besar dan kandung kemih. Pada abses tuboovarium bisa ditemukan keluhan nyeri dan demam.
Dikutip dari Mountsinai, seseorang lebih berisiko mengalami abses perut jika memiliki trauma penyakit maag berlubang dan sistem kekebalan yang lemah.
Pada awalnya, kamu kemungkinan besar akan menerima perawatan di rumah sakit dan diberikan antibiotik untuk mengatasi abses.
2. Kehamilan ektopik yang harus segera ditangani

Ternyata, PID merupakan penyebab utama kehamilan tuba (ektopik).
Kehamilan ektopik bisa terjadi ketika PID yang tidak diobati dan menyebabkan jaringan parut berkembang di tuba falopi.
Diwartakan dari Inovifertility, saat jaringan parut berkembang dengan PID pada saluran tuba mungkin mempengaruhi kemampuan untuk hamil. Terkadang kehamilan ektopik disebabkan oleh jaringan parut yang menghalangi jalan embrio ke rahim.
Jika memiliki kehamilan ektopik, maka harus segera ditangani untuk menghindari risiko perdarahan yang dapat berujung fatal.
3. Berpotensi menyebabkan masalah kesuburan

Sebaiknya jangan menunggu hingga gejala radang panggul terus berlarut-larut atau semakin parah.
Hal tersebut berpotensi memperburuk kondisi kesehatan kamu dan menyebabkan masalah kesuburan.
Diinformasikan dari Whattoexpect, PID dapat mempersulit kehamilan membuat perempuan tidak subur. Di jaringan parut bisa terjadi penyumbatan di saluran yang mempersulit sperma untuk membuahi sel telur.
Semakin lama menunda perawatan, maka akan semakin besar pula peluang kamu untuk sulit hamil.
4. Sakit berkepanjangan di sekitar pelvis

Umumnya, nyeri akibat PID biasanya berlangsung kurang dari 7 hari.
Namun jika nyeri berlangsung lebih dari 3 minggu dan tidak mendapat cukup perawatan, kemungkinan pasien mengalami rasa sakit berkepanjangan di sekitar pelvis.
Rasa sakit ini bisa menghilang atau menjadi ringan di pagi hari dan akan memburuk sepanjang hari.
Dalam kasus tersebut, tujuan pengobatan adalah untuk mengurangi rasa sakit dan gejala lainnya.
Demikianlah komplikasi dari penyakit radang panggul. Pemeriksaan dokter diperlukan agar kondisi dapat segera ditangani, sehingga mencegah terjadinya komplikasi.



















