“Prioritas kami adalah keselamatan dan kenyamanan. Yang kami kejar bukan jumlah peserta, tetapi kualitas pengalaman berlari,” ujar Bambang Irawan, Project Director Maybank Marathon, dalam acara Press Conference Kick Off Maybank Marathon 2026, pada Kamis, 8 Januari 2026, di Jakarta.
Kompetisi Lari Marathon Bisa Jadi Ajang Mengubah Kebiasaan Hidup Sehat

- Ketika lari menjadi bagian dari rutinitas keluarga
- Olahraga sebagai awal dari perubahan gaya hidup
- Aspek kepedulian sosial dan lingkungan turut menjadi perhatian
Ajang lari berskala internasional yang akan kembali digelar pada 2026 ini hadir membawa pesan yang lebih luas dari sekadar kompetisi olahraga.
Memasuki tahun ke-15, Maybank selaku penyelenggaraan ajang ini menegaskan bahwa olahraga dapat menjadi bagian dari gaya hidup, bukan hanya aktivitas sesaat yang dilakukan saat event berlangsung.
Fokus utama yang diusung adalah menciptakan pengalaman berlari yang aman, nyaman, dan berkesan bagi peserta. Pendekatan ini menjadikan ajang lari sebagai sarana edukasi gaya hidup sehat yang relevan dengan kehidupan sehari-hari.
Dengan target sekitar 14.100 pelari dari berbagai negara, penyelenggara menegaskan bahwa kualitas tetap menjadi prioritas utama dibandingkan kuantitas, seperti perencanaan rute, kesiapan tim medis, hingga pengaturan area start dan finish.
Tujuannya agar setiap pelari dapat menikmati pengalaman berlari tanpa rasa khawatir dan tekanan berlebihan. Pendekatan ini juga membuat ajang tersebut terasa lebih kesan inklusif bagi peserta yang datang bersama keluarga.
Untuk lebih lanjutnya, Popmama.com akan menjelaskan tentang kompetisi lari marathon bisa jadi ajang mengubah kebiasaan hidup sehat. Simak yuk!
1. Ketika lari menjadi bagian dari rutinitas keluarga

Lari dipandang sebagai salah satu aktivitas fisik yang paling mudah diintegrasikan ke dalam kehidupan keluarga. Tanpa memerlukan perlengkapan khusus, olahraga ini bisa dilakukan bersama dan disesuaikan dengan ritme masing-masing anggota keluarga.
Bagi orang tua, lari juga dapat menjadi sarana mengenalkan anak pada pentingnya bergerak aktif sejak dini. Aktivitas fisik yang dilakukan bersama terbukti dapat memperkuat kedekatan emosional dalam keluarga dan menciptakan hidup sehat.
Ajang lari ini ingin menanamkan pemahaman bahwa gaya hidup sehat tidak harus dimulai dari hal yang rumit. Konsistensi menjadi kunci utama agar olahraga benar-benar memberi dampak jangka panjang.
Rutinitas sederhana seperti berjalan kaki, berlari ringan, atau berolahraga bersama di akhir pekan dapat menjadi lanjutan dari pengalaman tersebut. Kebiasaan kecil yang dilakukan terus-menerus inilah yang perlahan membentuk pola hidup sehat.
“Kami berharap pengalaman di acara ini tidak berhenti di hari lomba, tetapi bisa menginspirasi peserta untuk tetap aktif setelahnya,” kata Bambang.
Harapan tersebut mencerminkan tujuan jangka panjang dari penyelenggaraan ajang lari ini. Olahraga tidak diposisikan sebagai tujuan akhir, melainkan sebagai awal dari perubahan gaya hidup.
Dengan begitu, manfaat yang dirasakan tidak hanya fisik, tetapi juga mental dan sosial. Keluarga pun memiliki ruang untuk tumbuh bersama melalui kebiasaan sehat.
2. Lebih dari olahraga, ada nilai edukasi dan kepedulian

Selain aktivitas fisik, ajang lari ini juga membawa pesan edukasi yang kuat bagi masyarakat. Peserta diajak memahami pentingnya persiapan tubuh, menjaga kondisi kesehatan, serta mengenali batas kemampuan diri.
Edukasi tersebut juga membantu membentuk pola pikir yang lebih bertanggung jawab terhadap kesehatan. Selain itu, aspek kepedulian sosial dan lingkungan turut menjadi perhatian dalam penyelenggaraan ajang ini.
Keterlibatan komunitas lokal menjadi bagian penting dalam menciptakan pengalaman yang lebih bermakna. Dukungan masyarakat di sepanjang rute lari tidak hanya memberi semangat, tetapi juga memperkuat rasa kebersamaan.
Selain itu, pemberdayaan UMKM dan inisiatif keberlanjutan turut memberikan dampak ekonomi bagi daerah sekitar. Ajang olahraga pun berperan sebagai penggerak sosial yang positif.
Kehadiran peserta yang datang bersama keluarga turut mendorong sektor pariwisata dan ekonomi lokal. Dampak ini menunjukkan bahwa olahraga dapat menjadi katalis perubahan yang lebih luas.
Tidak hanya tubuh yang bergerak, tetapi juga roda ekonomi dan sosial masyarakat. Nilai inilah yang membuat ajang lari ini memiliki makna lebih dari sekadar kompetisi.
3. Pengalaman yang membekas bagi peserta

Bagi peserta, pengalaman mengikuti ajang lari ini sering kali meninggalkan kesan yang mendalam. Kenyamanan selama berlari menjadi salah satu faktor utama yang dirasakan secara langsung.
Detail kecil seperti pengaturan water station, kesiapan tim medis, dan alur rute memberikan rasa aman. Hal ini memungkinkan peserta fokus menikmati momen berlari tanpa gangguan.
Pengalaman yang nyaman inilah yang membuat banyak pelari kembali mengikuti ajang ini. Atmosfer yang tercipta sepanjang rute juga menjadi daya tarik tersendiri.
Dukungan warga lokal yang antusias memberikan energi tambahan bagi peserta. Suasana tersebut menciptakan pengalaman emosional yang sulit dilupakan.
Tidak hanya pelari, keluarga yang menyaksikan pun ikut merasakan semangat kebersamaan. Interaksi ini memperkuat hubungan antara acara dan masyarakat sekitar.
“Hal-hal kecil seperti water station, dukungan warga di sepanjang rute, hingga suasana di area finis membuat pengalaman lari terasa lebih berkesan,” ujar Rano, salah satu peserta runner representative dalam acara Press Conference Kick Off Maybank Marathon 2026, pada Kamis, 8 Januari 2026, di Jakarta.
Pengalaman tersebut menunjukkan bahwa kualitas penyelenggaraan sangat memengaruhi kenyamanan pelari. Ketika peserta merasa diperhatikan, pengalaman olahraga menjadi lebih positif.
Hal ini juga mendorong mereka untuk menjadikan olahraga sebagai bagian dari gaya hidup. Dampaknya pun meluas hingga ke lingkungan keluarga.
4. Pesan untuk generasi muda

Melalui penyelenggaraan ajang lari ini, pesan yang ingin disampaikan kepada generasi muda adalah pentingnya menjaga kesehatan sejak dini.
Olahraga diposisikan sebagai investasi jangka panjang yang manfaatnya dapat dirasakan seumur hidup. Dengan membangun kebiasaan aktif, generasi muda diajak lebih peduli terhadap keseimbangan hidup.
Aktivitas fisik juga berperan penting dalam menjaga kesehatan mental dan emosional. Pesan ini relevan di tengah gaya hidup modern yang cenderung minim gerak.
Kompetisi ini juga mengajarkan bahwa olahraga bukan tentang persaingan semata. Proses, konsistensi, dan kedisiplinan menjadi nilai utama yang ingin ditanamkan.
Nilai-nilai tersebut dapat diterapkan dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk pendidikan dan kehidupan sosial. Dengan demikian, olahraga menjadi sarana pembelajaran karakter.
Generasi muda diharapkan mampu membawa nilai-nilai tersebut ke kehidupan sehari-hari. Melalui pendekatan yang inklusif dan berkelanjutan, ajang lari ini ingin terus menjadi sumber inspirasi.
Keterlibatan keluarga, komunitas, dan masyarakat luas menciptakan ekosistem yang saling mendukung. Olahraga tidak lagi berdiri sendiri, tetapi terhubung dengan kehidupan sosial dan lingkungan.
Dengan pondasi tersebut, ajang ini diharapkan terus relevan dan berdampak positif. Pada akhirnya, gaya hidup sehat dapat tumbuh dan berkembang bersama keluarga.
Demikianlah penjelasan kompetisi lari marathon bisa jadi ajang mengubah kebiasaan hidup sehat. Yuk, Ma, Pa, mulai secara perlahan dan menciptakan suasana hidup sehat di dalam rumah.















-1L0FPK276qKPKYaxexCd9RZap8Q5Hwyv.jpg)


