Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Mahasiswa ITB Berhasil Rancang Helm Pintar untuk Cegah Microsleep saat Berkendara
itb.ac,id
  • Mahasiswa ITB dari tim iConic menciptakan helm pintar berbasis IoT bernama SADAR Helmet untuk mendeteksi dan mencegah microsleep pada pengendara motor secara real time.
  • Inovasi ini menggabungkan sensor PPG, akselerometer, dan giroskop untuk memantau detak jantung serta gerakan kepala, lalu memberi peringatan melalui getaran, suara, atau notifikasi digital.
  • SADAR Helmet meraih juara 2 di ajang Smart Safety Competition dan akan dikembangkan lebih lanjut dengan integrasi aplikasi mobile, GPS tracking, serta analisis AI agar bisa diproduksi massal.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Tahun 2023

Mahesya Friemay Romadhoni, Muhammad Yasse Saputro, dan Rizky Miftah Alfiah dari jurusan Teknik Industri angkatan 2023 membentuk tim iConic untuk mengembangkan helm pintar SADAR Helmet berbasis IoT.

Tahun 2026

Tim iConic ITB telah meraih juara 2 pada Smart Safety Competition (SASECOM) dan berencana mengembangkan SADAR Helmet lebih lanjut agar dapat diproduksi massal dengan integrasi aplikasi mobile, GPS, dan analisis AI.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Sekelompok mahasiswa Institut Teknologi Bandung merancang helm pintar bernama SADAR Helmet yang berfungsi mendeteksi dan mencegah microsleep pada pengendara sepeda motor.
  • Who?
    Tim iConic dari ITB terdiri atas Mahesya Friemay Romadhoni, Muhammad Yasse Saputro, dan Rizky Miftah Alfiah, mahasiswa Teknik Industri angkatan 2023.
  • Where?
    Inovasi ini dikembangkan di Institut Teknologi Bandung dan dipresentasikan dalam ajang Smart Safety Competition (SASECOM) di Universitas Diponegoro.
  • When?
    Kegiatan perancangan dan kompetisi berlangsung tahun 2024, dengan hasil diumumkan saat ajang SASECOM yang diikuti sekitar 80 peserta.
  • Why?
    Helm ini dibuat untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas akibat microsleep dan kelelahan pengendara yang sering menyebabkan kehilangan kesadaran sesaat di jalan.
  • How?
    SADAR Helmet menggunakan sensor IoT, PPG, akselerometer, dan giroskop untuk memantau detak jantung serta gerakan kepala, lalu memberi peringatan melalui getaran, suara, atau notifikasi digital secara real time.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Beberapa kakak mahasiswa dari ITB bikin helm pintar yang bisa tahu kalau orang ngantuk saat naik motor. Helmnya punya alat kecil yang bisa baca detak jantung dan gerak kepala. Kalau pengendaranya mau ketiduran, helmnya kasih bunyi dan getar supaya bangun lagi. Kakak-kakaknya menang lomba dan mau bikin helm ini dipakai banyak orang biar aman di jalan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Inovasi helm pintar rancangan mahasiswa ITB menunjukkan semangat kreatif dan kepedulian tinggi terhadap keselamatan berkendara. Dengan memanfaatkan teknologi IoT dan sensor canggih, mereka berhasil menghadirkan solusi preventif yang efektif sekaligus terjangkau. Keberhasilan meraih juara nasional menegaskan potensi besar generasi muda dalam menciptakan teknologi bermanfaat bagi masyarakat.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Microsleep merupakan kondisi ketika seseorang tiba-tiba tertidur atau kehilangan kesadaran dalam waktu singkat. Kondisi membahayakan ini banyak terjadi pada para pengendara, bahkan menyebabkan kecelakaan.

Untuk mengatasi hal tersebut, sekelompok mahasiswa dari Institut Teknologi Bandung merancang alat pintar yang dapat mencegah microsleep selama mengendarai sepeda motor. 

Alat tersebut merupakan sebuah helm dengan sensor Internet of Things (IoT). Helm akan mendeteksi tanda-tanda microsleep dan memberikan peringatan preventif untuk cegah kecelakaan.

Simak penjelasan selengkapnya yang telah Popmama.com rangkum berikut ini untuk cegah microsleep saat berkendara, mahasiswa ITB rancang helm pintar.

Mahasiswa ITB Ciptakan Helm Pencegah Microsleep

itb.ac.id

Sekelompok mahasiswa dengan nama tim iConic dari Institut Teknologi Bandung berhasil menciptakan helm cerdas berbasis IoT yang dapat mendeteksi microsleep pada pengendara sepeda motor. 

Alat ini dapat mendeteksi secara real time dan memberikan peringatan preventif melalui getaran, suara, hingga notifikasi digital sebagai langkah untuk mencegah kecelakaan.

Melansir dari laman Institut Teknologi Bandung, alat ini dikembangkan sebagai salah satu solusi atas tingginya angka kecelakaan lalu lintas akibat microsleep dan kelelahan pengendara di Indonesia. 

Tim iConic yang berhasil merancang alat ini menemukan keresahan dari sebagian besar sistem keselamatan berkendara bekerja setelah kecelakaan terjadi, bukan mencegahnya sejak awal. Selain itu, banyak kecelakaan fatal juga terjadi karena pengendara kehilangan kesadaran selama beberapa detik. 

Inovasi Ini Berhasil Raih Prestasi Nasional

itb.ac.id

Tim yang tergabung dari mahasiswa jurusan Teknik Industri angkatan 2023 bernama Mahesya Friemay Romadhoni, Muhammad Yasse Saputro, dan Rizky Miftah Alfiah tersebut meraih juara 2 dari 80 peserta pada ajang Smart Safety Competition (SASECOM) dengan merancang helm pintar bernama SADAR Helmet

Perlombaan yang diselenggarakan OSH Forum Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Diponegoro tersebut mengangkat isu keselamatan, kesehatan kerja, transportasi aman, dan inovasi digital.

Inovasi tersebut diketahui mengintegrasikan sensor Photoplethysmography (PPG), akselerometer, dan giroskop guna memantau kondisi fisiologis serta gerakan kepala pengendara. 

“Perkembangan teknologi IoT dan smart mobility juga membuka peluang besar untuk menghadirkan sistem keselamatan yang lebih preventif, murah, dan mudah diimplementasikan,” kata Mahesya, dikutip dari laman ITB.

Helm Dapat Mendeteksi Kondisi Pengendara

ilustrasi naik motor (pexels.com/Markus Winkler)

Tidak seperti helm pada umumnya yang fungsi utamanya melindungi kepala saat kecelakaan, SADAR Helmet memiliki fungsi tambahan, yakni mendeteksi kondisi pramicrosleep pada pengendara sebelum kecelakaan.

Sistem pada helm tersebut menggunakan kombinasi multi sensor untuk hasil yang lebih akurat, dengan biaya implementasi yang relatif terjangkau dibandingkan sistem berbasis kamera atau EEG. Sistem tersebut juga dapat dipasang secara retrofit pada helm standar SNI tanpa mengubah struktur helm.

Teknologi IoT pada helm dirancang untuk pemantauan dan komunikasi data, sensor PPG untuk membaca detak jantung dan Heart Rate Variability (HRV), serta akselerometer dan giroskop untuk mendeteksi pola gerakan kepala.

Sistem akan memanfaatkan machine learning dan sensor fusion untuk mengklasifikasikan kondisi kantuk yang dialami pengendara.  

Ingin Dikembangkan Lebih Lanjut, Berharap Bisa Diproduksi Massal

ilustrasi helm Ducati (Ducati Indonesia

Lewat inovasi ini tim iConic juga berharap agar SADAR Helmet mampu menekan angka kecelakaan akibat microsleep di Indonesia.

Diketahui inovasi ini ingin dikembangkan lebih lanjut dengan integrasi aplikasi mobile, GPS tracking, cloud monitoring, dan analisis berbasis AI untuk tingkatkan akurasi deteksi kantuk.

Untuk memaksimalkan kajian ini, sekelompok mahasiswa tersebut juga berharap dapat bekerja sama dengan industri helm, sektor, otomotif, hingga pemerintah agar inovasi ini dapat diproduksi dan digunakan masyarakat.

Itu dia penjelasan mengenai cegah microsleep saat berkendara, mahasiswa ITB rancang helm pintar.

Helm ini menggunakan teknologi canggih yang dapat mendeteksi kondisi pengendara agar tetap sadar.

Keren, ya, Ma!

Curated For You

Editorial Team

Related Article