5 Makanan yang Dilarang untuk Penyakit Herpes Zoster

- Makanan manis seperti kue, permen, minuman bersoda, dan es krim mengandung gula tambahan yang dapat menurunkan fungsi imun tubuh.
- Makanan tinggi arginin seperti cokelat, kacang-kacangan, dan biji-bijian dapat memperburuk gejala herpes zoster karena memicu sensitivitas pada beberapa penderita.
- Makanan pedas seperti sambal, cabai rawit, bubuk cabai, dan masakan pedas lainnya dapat merangsang ujung saraf di permukaan kulit dan memperkuat rasa nyeri serta sensasi terbakar pada area yang terkena herpes zoster.
Mengalami herpes zoster memang tidak mudah karena rasa nyeri, panas, dan perih dapat mengganggu aktivitas. Selain pengobatan, pilihan makanan juga berpengaruh besar pada proses penyembuhan. Tanpa disadari, beberapa makanan justru bisa memperburuk gejalanya.
Herpes zoster muncul ketika virus varicella-zoster aktif kembali saat imun menurun. Karena itu, Mama perlu lebih selektif memilih makanan yang bisa memicu peradangan atau melemahkan daya tahan tubuh.
Berikut Popmama.com rangkum daftar makanan yang sebaiknya dihindari saat Mama atau keluarga sedang mengalami herpes zoster.
1. Makanan manis

Makanan manis seperti kue, permen, minuman bersoda, dan es krim mengandung gula tambahan yang cukup tinggi.
Melansir dari Medical News Today, konsumsi gula berlebih dapat menurunkan fungsi imun tubuh. Saat imun melemah, tubuh menjadi kurang efektif dalam melawan virus penyebab herpes zoster.
Gula juga bisa memicu peradangan, yang kemudian memperkeras sensasi nyeri dan rasa terbakar pada ruam. Kondisi ini dapat membuat pemulihan jadi lebih lama dan kurang nyaman.
Selama masa penyembuhan, Mama sebaiknya memilih sumber manis alami seperti buah segar dalam porsi terbatas. Mengurangi makanan manis memberi kesempatan tubuh untuk fokus memperbaiki jaringan kulit.
2. Makanan tinggi arginin

Makanan yang tinggi arginin meliputi cokelat, kacang-kacangan seperti almond dan kacang tanah, serta berbagai jenis biji-bijian seperti wijen atau bunga matahari.
Dilansir Healthline, sebagian orang percaya bahwa makanan tinggi arginin dapat memperburuk gejala herpes zoster karena dianggap memicu sensitivitas pada beberapa penderita.
Virus varicella-zoster memerlukan asam amino bernama arginin untuk berkembang biak. Ketika tubuh mendapatkan pasokan arginin berlebih, virus memiliki peluang lebih besar untuk aktif dan memicu gejala yang lebih parah.
Dengan membatasi asupan arginin, tubuh dapat lebih fokus memerangi virus tanpa memberi makan kebutuhan pertumbuhan virus tersebut.
3. Makanan pedas

Sambal, cabai rawit, bubuk cabai, dan masakan pedas seperti kari dapat merangsang ujung saraf di permukaan kulit. Medical News Today menjelaskan, makanan pedas bisa memperkuat rasa nyeri dan sensasi terbakar pada area yang terkena herpes zoster.
Rasa pedas juga dapat meningkatkan aliran darah ke kulit, yang membuat area yang terinfeksi terasa lebih panas dan tidak nyaman.
Menghindari masakan pedas sementara waktu membantu meredakan rasa perih pada kulit. Mama bisa kembali menikmatinya setelah ruam benar-benar sembuh.
4. Junk food

Melansir healthline, bahwa makanan olahan dan junk food umumnya mengandung garam berlebih, pengawet, serta lemak trans yang dapat memicu peradangan dalam tubuh. Jenis makanan ini menciptakan lingkungan yang tidak baik bagi proses pemulihan kulit.
Makanan olahan seperti sosis, nugget, bakso instan, atau daging kaleng mengandung natrium dan bahan pengawet tinggi. Bahan-bahan ini dapat meningkatkan inflamasi dan memperparah ketidaknyamanan yang dirasakan.
Makanan olahan juga mengandung nitrat yang kurang baik untuk sistem imun. Jika dikonsumsi saat infeksi aktif, proses penurunan peradangan bisa lebih lambat.
5. Snack kemasan

Snack kemasan seperti keripik, biskuit, popcorn instan, atau makanan ringan serupa biasanya tinggi natrium, bumbu buatan, dan pengawet. Kandungan ini bisa meningkatkan peradangan di tubuh, sehingga nyeri saraf dan sensasi terbakar pada kulit akibat herpes zoster terasa lebih kuat.
Selain itu, snack kemasan hampir tidak mengandung vitamin, mineral, atau antioksidan yang dibutuhkan kulit untuk memperbaiki diri. Kekurangan nutrisi ini dapat membuat proses penyembuhan ruam menjadi lebih lama, kulit tetap terasa kering, dan risiko iritasi meningkat.
Untuk membantu pemulihan, Mama sebaiknya mengganti camilan kemasan dengan pilihan yang lebih sehat, seperti buah segar, sayuran, atau kacang rebus tanpa garam.
Itulah 5 makanan yang sebaiknya Mama hindari saat mengalami herpes zoster.



















