Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
8 Manfaat Jalan Kaki setelah Makan, Bikin Tubuh Makin Sehat
Pexels/Daniel Reche
  • Jalan kaki 10–30 menit setelah makan membantu pencernaan lebih lancar, mengurangi kembung, dan menstabilkan kadar gula darah sehingga tubuh terasa lebih ringan.
  • Kebiasaan ini juga berdampak positif pada kualitas tidur, tekanan darah, serta kesehatan jantung berkat aktivitas fisik ringan yang menjaga fungsi tubuh tetap optimal.
  • Selain manfaat fisik, jalan kaki setelah makan turut meningkatkan kesehatan mental, memperbaiki suasana hati, dan mendukung penurunan berat badan bila dilakukan rutin.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Orang-orang sekarang suka jalan kaki sebentar setelah makan. Katanya itu bikin badan jadi lebih sehat. Kalau jalan, perut nggak kembung, gula darah bisa lebih baik, dan tidur jadi nyenyak. Jalan juga bantu jantung kuat, pikiran tenang, dan badan nggak gampang gemuk. Sekarang banyak orang coba kebiasaan ini tiap habis makan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Artikel ini menyoroti betapa kegiatan sederhana seperti berjalan kaki setelah makan dapat memberikan dampak positif yang luas bagi tubuh dan pikiran. Dari membantu pencernaan hingga menjaga tekanan darah serta meningkatkan kualitas tidur, kebiasaan ringan ini menunjukkan bahwa langkah kecil pun mampu menghadirkan keseimbangan antara kesehatan fisik dan ketenangan mental dalam rutinitas sehari-hari.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Habis makan, males dan ingin langsung duduk santai atau bahkan rebahan? Wajar saja, tapi ternyata ada kebiasaan kecil yang jauh lebih menguntungkan buat tubuh, yaitu jalan kaki santai selama beberapa menit.

Aktivitas sesederhana ini justru sedang jadi tren karena manfaatnya ternyata tidak main-main.

Melansir dari Healthline, jalan kaki setelah makan bukan sekadar tren belaka, melainkan kebiasaan yang benar-benar bisa meningkatkan kesehatan tubuh secara nyata. 

Cukup luangkan waktu 10 hingga 30 menit dengan intensitas ringan hingga sedang, dan tubuh akan merasakan sederet manfaat.

Penasaran apa saja manfaatnya? Berikut Popmama.com mengulas 8 manfaat jalan kaki setelah makan. Yuk, simak sampai habis!

1. Mengurangi kembung

Pexels/Amina Filkins

Perut begah setelah makan besar memang menyebalkan. Kabar baiknya, jalan kaki ternyata bisa jadi solusi sederhana untuk mengatasinya. Gerakan tubuh saat berjalan membantu merangsang kerja lambung dan usus, sehingga makanan bisa bergerak lebih cepat melewati saluran pencernaan.

Mengutip dari Healthline, sebuah studi kecil pada 2021 menemukan bahwa jalan kaki selama 10 hingga 15 menit setelah setiap kali makan selama empat minggu terbukti membantu mengurangi gejala pencernaan seperti gas berlebih, perut kembung, dan sering bersendawa.

2. Membantu mengatur gula darah

Pexels/Artem Podrez

Selain meredakan kembung, jalan kaki setelah makan juga punya manfaat besar untuk kadar gula darah, terutama buat yang punya risiko diabetes. Saat tubuh bergerak, otot-otot akan menyerap glukosa dari darah sebagai sumber energi, sehingga lonjakan gula darah setelah makan bisa lebih terkendali.

Menurut Healthline, jalan kaki dalam waktu 30 menit setelah makan terbukti lebih efektif untuk mengatur kadar gula darah dibandingkan dengan jalan kaki 30 menit sebelum makan. 

Bahkan, riset lain menyebutkan bahwa jalan kaki singkat selama 10 menit langsung setelah makan sama efektifnya dengan jalan kaki 30 menit yang dilakukan setengah jam kemudian. Jadi, semakin cepat bergerak setelah makan, semakin baik pula efeknya bagi gula darah.

3. Memperbaiki kualitas tidur

Pexels/Polina

Siapa sangka, kebiasaan jalan kaki setelah makan malam juga bisa berdampak pada kualitas tidur di malam hari. Olahraga ringan seperti jalan kaki dipercaya mampu meningkatkan porsi tidur nyenyak atau deep sleep, sehingga tubuh terasa lebih segar keesokan harinya.

Melansir dari Medical News Today, olahraga rutin, termasuk jalan kaki, dapat membantu meredakan insomnia dan bahkan pada sebagian orang efeknya bisa sebanding dengan obat tidur. 

Selain itu, paparan cahaya matahari saat jalan kaki di sore hari juga membantu mengatur ritme sirkadian tubuh, yang pada akhirnya membuat tidur malam jadi lebih berkualitas. Hanya saja, hindari olahraga dengan intensitas terlalu berat menjelang tidur karena justru bisa membuat tubuh makin terjaga.

4. Menurunkan tekanan darah

Pexels/Yaroslav Shuraev

Buat yang punya kecenderungan tekanan darah tinggi, kebiasaan jalan kaki setelah makan patut dicoba. Aktivitas fisik ringan yang dilakukan secara rutin terbukti membantu menjaga tekanan darah tetap stabil.

Mengutip dari Healthline, sebuah studi tahun 2020 pada orang-orang dengan gaya hidup kurang aktif menemukan bahwa memulai program jalan kaki membantu menurunkan tekanan darah sistolik, bahkan pada mereka yang mengalami hipertensi resisten.

5. Membantu kesehatan mental

Pexels/Polina Zimmerman

Selain baik untuk fisik, jalan kaki setelah makan ternyata juga menenangkan pikiran. Sensasi melangkah santai sambil menghirup udara segar bisa jadi momen kecil untuk melepas penat setelah menjalani hari yang padat.

Menurut Sparsh Diagnostic Center, aktivitas berjalan kaki, apalagi di lingkungan yang asri, mampu meredakan kecemasan, memperbaiki suasana hati, dan meningkatkan kejernihan pikiran. 

Momen ini juga bisa dimanfaatkan untuk bersantai sejenak dari layar gawai dan berbagai distraksi lainnya. Kalau dilakukan bersama keluarga atau teman, jalan kaki setelah makan malah bisa jadi waktu berkualitas yang mempererat hubungan.

6. Memperbaiki pencernaan

Pexels/Kindel Media

Tak cuma mengatasi kembung, jalan kaki setelah makan secara keseluruhan juga mendukung sistem pencernaan bekerja lebih optimal. Gerakan tubuh saat berjalan merangsang kontraksi otot saluran cerna, sehingga proses pencernaan makanan berjalan lebih lancar.

DIlansir dari Healthline, riset menunjukkan bahwa rutin jalan kaki cepat setidaknya 300 menit per minggu turut dikaitkan dengan risiko kanker saluran pencernaan yang lebih rendah. Meski begitu, manfaat utama yang paling terasa sehari-hari tetaplah pencernaan yang lebih nyaman dan lancar setelah makan.

7. Mengurangi risiko penyakit jantung

Pexels/Towfiqu barbhuiya

Jalan kaki setelah makan juga berkontribusi besar terhadap kesehatan jantung dalam jangka panjang. Aktivitas fisik secara rutin dikenal luas mampu menjaga kondisi kardiovaskular tetap prima.

Melansir dari Healthline, jalan kaki setelah makan secara khusus dapat membantu mengurangi peradangan dan risiko penyakit kardiovaskular.

Riset lain juga menunjukkan bahwa olahraga rutin dapat menurunkan tekanan darah dan kadar kolesterol jahat atau LDL, sekaligus mengurangi risiko stroke maupun serangan jantung. 

Mengutip American Heart Association, 150 menit olahraga intensitas sedang per minggu bisa dicapai dengan tiga kali jalan kaki 10 menit setiap hari setelah makan selama lima hari.

8. Membantu menurunkan berat badan

Pexels/Ketut Subiyanto

Terakhir, jalan kaki setelah makan juga bisa jadi senjata rahasia buat yang sedang berjuang menurunkan berat badan. Aktivitas fisik seperti ini membantu tubuh membakar kalori tambahan, yang penting untuk mencapai defisit kalori.

Menurut Healthline, sebuah studi tahun 2021 menemukan bahwa rata-rata seseorang membakar 100 hingga 112 kalori hanya dengan berjalan kaki sejauh 1,6 kilometer.

Kalau dilakukan secara konsisten setelah setiap makan besar, jumlah kalori yang terbakar tentu bisa menumpuk dan turut mendukung program penurunan berat badan, tentunya diimbangi dengan pola makan yang sehat.

Nah, itulah pembahasan mengenai 8 manfaat jalan kaki setelah makan. Semoga bermanfaat!

Curated For You

Editorial Team

Related Article