Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
Install

Fakta Cerita Video Klip 'Teh Hijau' Tulus, Bertema Monokrom

Fakta Cerita Video Klip 'Teh Hijau' Tulus, Bertema Monokrom
Youtube.com/musiktulus
  • Video klip ‘Teh Hijau’ Tulus menampilkan konsep monokrom yang menggambarkan kehampaan dan mati rasa, selaras dengan makna lagu tentang sulitnya menerima cinta dan kebahagiaan baru.

  • Latar alam menjadi simbol jeda dari rutinitas, menggambarkan proses self-healing sosok yang ada di video klipnya tengah mencari ketenangan dan makna di tengah rasa hampa.

  • Cerita video klip menyoroti refleksi diri dan penerimaan atas fase hidup tanpa gairah, di mana tokohnya memilih merayakan kehampaan sebagai bagian alami dari perjalanan emosional manusia.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Lagi-lagi Tulus menggebrak jagat media sosial lewat lagu terbarunya. Sejak awal perilisannya pada 30 Juni 2026, lagu barunya yang berjudul ‘Teh Hijau’ itu langsung viral dan sudah didengarkan banyak orang. Bukan tanpa alasan, Tulus sendiri memang sudah memberikan bocoran single ini lewat akun Instagram miliknya.

Terlebih, lagunya itu memang relate bagi orang-orang yang tengah merasa hampa dalam kehidupannya dan tak mampu untuk cinta terhadap segala sesuatu, baik dalam menjalin hubungan atau hal-hal yang disukai.

Tak lama merilis lagunya, Tulus langsung memberikan visual yang punya makna mendalam lewat video klip terbarunya yang baru saja rilis pada 10 Juli 2026. Menariknya, nuansa video klip ‘Teh Hijau’ bertema monokrom, seolah punya cerita tersendiri dibandingkan dengan video klip Tulus sebelumnya yang memiliki warna.

Penasaran dengan ceritanya? Berikut Popmama.com akan membagikan rangkuman terkait fakta cerita video klip ‘Teh Hijau’ Tulus.

Yuk, simak hingga akhir!

  1. Lirik Lagu ‘Teh Hijau’ Tulus

    Hari-hari berulang
    Misteri lenyap senang
    Ada saran kudengar
    Lebih sering keluar ke alam

    Saran makin kudengar
    Cari hal asing yang menantang
    Keluar dari benteng
    Dari tempatmu yang sekarang

    Tak ada yang hilang dariku belakangan
    Sedang tak mudah bertemu rasa senang
    Sedang kucari yang jadi pencetusnya
    Mungkin hilangnya atau siklus hidupku

    Mungkin aku sedang tak bisa
    Tak bisa jatuh cinta
    Membuka hati 'tuk apa pun, siapa pun
    Dan mungkin aku memang sedang tak bisa
    Tak bisa jatuh cinta
    Membuka hati 'tuk apa pun, siapa pun
    (Apa pun, siapa pun)

    Tambah gerak tubuhmu
    Baca buku yang baru
    Ragam saran brilian
    Yang belum kunjung jadi penawar

    Untuk yang hilang dariku belakang
    Senang kucoba memahami alurnya
    S'moga segera kutemukan jawaban
    Tapi kini kurayakan hampa ini, oh

    Mungkin aku sedang tak bisa
    Tak bisa jatuh cinta
    Membuka hati 'tuk apa pun, siapa pun
    Dan mungkin aku memang sedang tak bisa
    Tak bisa jatuh cinta
    Membuka hati 'tuk apa pun, siapa pun

    Kulihat mana di kendaliku
    Teh hijau ini yang di tanganku
    Di tengah seram sedih yang menghantamku, uh
    Lepaskan, lepas kemurunganku
    Hijau kembali jiwa gersangku
    Ambillah sayang sebanyak waktu yang kau perlu

    Mungkin (Aku sedang tak bisa)
    Aku sedang tak bisa (Tak bisa jatuh cinta)
    Tak bisa jatuh cinta (Membuka hati 'tuk apa pun, siapa pun)
    Dan mungkin aku sedang tak bisa
    Tak bisa jatuh cinta (Membuka hati 'tuk apa pun, siapa pun)

    Tanpa itu, tanpanya
    Apa pun yang mungkin hilang itu
    Mungkin ini siklusnya
    Sudah garis jalannya
    Esok, esok akan lebih elok

    Dan mungkin aku sedang tak bisa
    Tak bisa jatuh cinta
    Membuka hati 'tuk apa pun, siapa pun
    Dan mungkin aku sedang tak bisa
    Tak bisa jatuh cinta
    Membuka hati 'tuk apa pun, siapa pun

    Dan mungkin aku sedang tak bisa
    Tak bisa jatuh cinta
    (Apa pun, siapa pun)

  2. 1. Konsep video klipnya yang selaras dengan makna lagunya

    4 Fakta Cerita Video Klip 'Teh Hijau' Tulus
    Youtube.com/musiktulus

    Walau latar artwork single-nya berwarna sama seperti judul lagunya, video klip yang disuguhkan full menggunakan konsep monokrom.

    Bukan sekadar pilihan estetika visual, video klip ‘Teh Hijau’ seakan memberikan pandangan yang sesuai dengan makna lagunya yang penuh dengan kehampaan, mati rasa, atau sulit menerima cinta dan kebahagiaan yang baru.

    Dengan menanggalkan keramaian warna, visual hitam-putih berhasil membingkai kehidupan tokoh pada video klipnya yang tidak berwarna sebab memang sedang merayakan kehampaan.

    Berbeda dengan orang yang sedang merasakan cinta, entah itu terhadap seseorang atau hal lain seperti hobi, tentunya hidupnya akan penuh warna.

  3. 2. Latar alam menjadi gambaran untuk jeda sejenak

    4 Fakta Cerita Video Klip 'Teh Hijau' Tulus
    Youtube.com/musiktulus

    Dengan menggunakan latar tempat alam, video klip ‘Teh Hijau’ memberikan gambaran bahwa alam menjadi bisa menjadi tempat untuk lepas dari rutinitas sehari-hari dan kembali menenangkan pikiran. 

    Seperti pada bait awalnya yang berbunyi “Hari-hari berulang. Misteri lenyap senang. Ada saran kudengar. Lebih sering keluar ke alam”, seolah tokoh di video klip tersebut terjebak dalam rutinitas yang monoton sehingga perasaan senang dan semangatnya perlahan menghilang tanpa diketahui penyebabnya.

    Yang pada akhirnya, tokoh tersebut bepergian untuk self-healing dengan menikmati alam bebas. Dengan begitu, ia akan merasakan jeda sejenak dari segala aktivitas hariannya.

  4. 3. Refleksi diri tentang perasaan hambar dalam hidup

    4 Fakta Cerita Video Klip 'Teh Hijau' Tulus
    Youtube.com/musiktulus

    Tokoh tersebut kemudian melakukan refleksi diri dengan berjalan-jalan di alam bebas. Pada akhirnya, ia menyadari bahwa sebenarnya dirinya tidak kehilangan sesuatu dalam hidupnya dan ternyata baik-baik saja, tapi ia tetap merasa sulit menemukan rasa bahagia.

    Hal ini membuatnya bertanya-tanya apakah kondisi tersebut disebabkan oleh sesuatu yang tidak disadari atau hanya bagian dari siklus kehidupan yang memang harus dilalui olehnya.

    Yang jika disimpulkan, tak semua kesedihan memiliki penyebab yang jelas. Terkadang bisa saja seseorang merasa hampa meski hidupnya sedang baik-baik saja.

  5. 4. Menerima bahwa dirinya sedang tak bisa “jatuh cinta” dan merayakan kehampaan

    4 Fakta Cerita Video Klip 'Teh Hijau' Tulus
    Youtube.com/musiktulus

    Setelah mengetahui kalau dirinya sedang merasa hampa, ia menyatakan bahwa dirinya sedang “tak bisa jatuh cinta”. Akan tetapi, kalimat “jatuh cinta” dalam video klip ini punya makna yang lebih luas dari sekadar hubungan asmara.

    Seperti pada bait liriknya yang berbunyi “Tak bisa jatuh cinta. Membuka hati ‘tuk apa pun, siapa pun”, dapat diartikan kalau tokoh tersebut kehilangan kemampuan untuk menikmati hidup, menyukai sesuatu, atau membangun hubungan emosional dengan orang lain maupun aktivitas yang biasanya menyenangkan.

    Maka, bisa disimpulkan bahwa sosok di ‘Teh Hijau’ ini menerima dirinya sedang berada dalam fase “sulit membuka hati” hingga akhirnya “tak bisa jatuh cinta” terhadap segala apa pun karena hilangnya gairah hidup.

    Meskipun dirinya sedang dilanda rasa hampa dan mati rasa, ia justru memilih untuk merayakannya dengan menerimanya sebagai bagian dari perjalanan hidupnya tanpa menyalahkan dirinya sendiri.

    Itulah rangkuman terkait fakta cerita video klip ‘Teh Hijau’ Tulus. Siapa yang juga merasa relate dengan lagu ‘Teh Hijau’ Tulus, nih?

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More