Menjelajahi kuliner Padang rasanya belum lengkap jika belum mencicipi minuman khasnya. Bukan sekadar pelepas dahaga, berbagai minuman ini memiliki karakter yang unik, mulai dari yang berbahan telur, daun kopi, sampai olahan fermentasi tradisional.
10 Minuman Khas Padang, Unik dan Autentik Ala Minang

- Artikel mengenalkan sepuluh minuman khas Padang yang mencerminkan kreativitas masyarakat Minangkabau dalam memanfaatkan bahan lokal sederhana dengan cita rasa autentik dan nilai budaya yang kuat.
- Setiap minuman memiliki keunikan tersendiri, mulai dari Teh Talua berbahan telur, Kopi Kawa Daun tanpa biji kopi, hingga Ampiang Dadiah hasil fermentasi susu kerbau alami.
- Selain menyegarkan, banyak minuman seperti Jus Pinang dan Wedang Jahe Minang dipercaya memberi manfaat kesehatan serta menjadi bagian penting dari tradisi kuliner Minang.
Setiap gelasnya bukan hanya soal rasa, namun juga menyimpan cerita panjang tentang budaya dan kebiasaan masyarakat Minangkabau.
Menariknya, banyak dari minuman ini lahir dari kreativitas masyarakat dalam memanfaatkan bahan sederhana di sekitar mereka. Ada yang tercipta karena keterbatasan di masa lalu, dan ada juga yang berkembang dari kebiasaan turun-temurun.
Penasaran apa saja? berikut Popmama.com akan membahas 10 minuman khas Padang yang unik dengan rasa autentik ala Minang.
Table of Content
1. Teh Talua (Teh Telur)

Teh Talua merupakan salah satu minuman legendaris yang sering ditemukan di kedai nasi Padang. Penggunaan telur pada minuman ini menjadi daya tarik yang tidak jarang membuat banyak orang ingin mencobanya.
Perpaduan teh pekat dengan kuning telur, gula, dan sedikit perasan jeruk nipis menghasilkan minuman yang creamy, hangat, dan mengenyangkan.
Yang menarik, jeruk nipis di dalamnya bukan sekadar pelengkap. Fungsinya penting untuk menghilangkan aroma amis dari telur, sehingga rasa yang muncul justru lebih halus dan seimbang antara manis dan gurih.
Biasanya Teh Talua juga dipercaya dapat membantu menambah stamina, sangat cocok diminum saat tubuh terasa lelah.
2. Kopi Kawa Daun

Berbeda dari kopi pada umumnya, Kopi Kawa Daun justru tidak menggunakan biji kopi sama sekali. Minuman ini dibuat dari daun kopi yang dikeringkan lalu diseduh, menghasilkan rasa yang unik hasil perpaduan antara teh dan kopi dengan aroma yang agak smoky.
Penggunaan bahan yang berbeda tentu bukan tanpa alasan. Pada masa kolonial dulu, masyarakat tidak bisa menikmati biji kopi hasil panen mereka sendiri. Karena itu, daun kopi dipilih sebagai alternatif yang kemudian berkembang menjadi minuman khas.
Kopi Kawan Daun umumnya disajikan dalam tempurung kelapa. Hal inilah yang membuat pengalaman minumnya terasa lebih autentik.
3. Aia Aka (Air Akar)

Aia Aka merupakan minuman tradisional yang terkenal dengan sensasi menyegarkannya. Terbuat dari cincau hijau yang diperas hingga mengental secara alami, minuman ini sering menjadi pilihan saat cuaca panas.
Biasanya Aia Aka disajikan dengan tambahan santan dan gula merah cair sehingga menciptakan rasa manis yang lembut. Ada juga yang menambahkan sedikit asam agar terasa lebih segar.
Teksturnya yang lembut dipadu dengan rasa dingin membuat minuman ini cocok untuk mengembalikan energi di tengah hari.
4. Es Tebak

Es Tebak bisa dibilang merupakan es campur khas Padang. Minuman ini berisi tebak yang mirip cendol, namun teksturnya lebih padat dan kenyal. Dipadukan dengan es serut, sirup merah, susu kental manis, hingga tape ketan, rasanya menjadi semakin ramai dan menyenangkan.
Setiap suapan memberikan sensasi berbeda, mulai dari manis, legit, hingga sedikit asam dari tape. Tidak heran jika Es Tebak sering dipilih sebagai dessert atau penutup setelah menikmati makanan khas Padang yang kaya bumbu.
5. Ampiang Dadiah

Ampiang Dadiah sering disebut sebagai yogurt tradisional khas Minangkabau. Dadiah sendiri merupakan susu kerbau yang difermentasi secara alami di dalam bambu hingga mengental dan memiliki rasa asam segar.
Minuman ini kemudian dipadukan dengan ampiang (emping dari beras ketan), kelapa parut, dan gula merah cair. Perpaduan rasa asam, manis, dan gurihnya terasa sangat khas dan berbeda dari minuman pada umumnya. Selain unik, minuman ini juga cukup mengenyangkan.
6. Jus Pinang

Jus Pinang cukup dikenal sebagai minuman yang dipercaya membantu menjaga kebugaran tubuh. Bahan utamanya adalah buah pinang muda yang dihaluskan, lalu dicampur dengan bahan lain seperti madu atau susu.
Rasanya memang sedikit sepat, namun biasanya ditambah jahe agar lebih hangat di tenggorokan. Minuman ini lebih sering dikonsumsi sebagai minuman berkhasiat daripada sekadar pelepas dahaga.
7. Aia Mato Kucin (Air Mata Kucing)

Meski namanya unik, minuman ini sepenuhnya berbahan alami. Aia Mato Kucin terbuat dari lengkeng, biji selasih, dan buah kundur yang dimasak dengan gula batu.
Rasanya ringan dan menyegarkan, tidak terlalu berat di perut. Karena itu, minuman ini sering menjadi pilihan saat berbuka puasa atau saat cuaca panas.
8. Es Durian Padang

Padang terkenal dengan kualitas duriannya, dan Es Durian menjadi salah satu cara terbaik untuk menikmatinya. Daging durian disajikan dengan es serut dan kadang ditambah cokelat atau santan.
Teksturnya lembut dengan rasa manis yang kuat dan aroma khas durian. Sangat recommended untuk dicoba khususnya bagi penggemar durian.
9. Es Cendol Padang

Berbeda dari cendol di daerah lain, versi Padang biasanya menggunakan bahan seperti tepung sagu dengan kuah santan yang lebih kental dan gula aren yang lebih pekat.
Es Cendol Padang kadang juga disajikan dengan tambahan kelapa parut atau durian, membuat rasanya menjadi lebih kaya. Teksturnya pun terasa lebih padat dan mengenyangkan.
10. Wedang Jahe Minang

Sebagai penutup, Wedang Jahe Minang cocok diminum saat cuaca dingin. Jahe yang digunakan biasanya dibakar terlebih dahulu sebelum diseduh bersama kayu manis, cengkeh, kapulaga, dan daun pandan, sehingga aromanya lebih kuat.
Ditambah sedikit gula aren, rasanya menjadi hangat dan nyaman di perut. Minuman ini juga sering dipilih untuk membantu menjaga daya tahan tubuh.
Itulah 10 minuman khas Padang yang bukan hanya menyegarkan, tapi juga memiliki ciri khas masing-masing. Jika kamu punya kesempatan mencoba, kira-kira mana yang paling membuat penasaran?
FAQ Tentang Minuman Khas Padang
| 1. Padang, Indonesi terkenal karena apa? | Padang dikenal luas karena budaya Minangkabau, kuliner, dan pantai-pantai dengan pemandangan matahari terbenamnya yang indah. |
| 2. Apa saja oleh-oleh khas Padang? | Oleh-oleh khas dari Padang cukup beragam, mulai dari camilan seperti Keripik Balado, Kerupuk Jangek, Dakak-Dakak, dan Karak Kaliang, hingga makanan manis seperti Arai Pinang dan Galamai, serta produk lain seperti Dendeng dan kerajinan khas berupa Kain Sulam Karancang yang sering dijadikan buah tangan. |
| 3. Apa julukan kota Padang? | Padang, ibu kota Provinsi Sumatera Barat, dijuluki sebagai Kota Bengkuang karena dulunya menghasilkan banyak buah bengkuang. Selain itu, kota ini juga memiliki moto "Padang Kota Tercinta" dan dikenal sebagai kota budaya serta kuliner |


















