Kain khas Kalimantan Timur ini dibuat dari serat daun doyo yang diolah menjadi benang lalu ditenun dengan teknik khusus. Motifnya mencerminkan budaya suku Dayak dengan pewarnaan alami yang tahan lama.
Selain berbentuk kain, beberapa pengrajin mengembangkan produk seperti tas, dompet, dan aksesoris berbahan dasar Ulap Doyo. Keindahan serta eksklusivitasnya menjadikannya oleh-oleh khas yang bernilai tinggi.
Itulah 10 oleh-oleh khas Samarinda terbaik yang bisa jadi referensi pilihan belanja kamu. Jadi, kalau berkunjung ke Samarinda, jangan lupa membawa salah satu oleh-oleh khas ini untuk keluarga di rumah, ya!
Apa saja jajanan khas Kalimantan Timur? | 1. Sate Payau. Makanan asal Kalimantan Timur.2. Nasi Bekepor. Nasi bekepor dimasak dengan menggunakan kayu bakar dan arang. 3. Gangan Manok. 4. Kue Gegicak. 5. Pulut Nasi. |
Apa nama makanan khas Samarinda? | Makanan khas Samarinda kaya akan olahan ikan dan rempah, dengan hidangan utama seperti Ayam Cincane (ayam bakar bumbu merah), Nasi Bekepor (nasi santan kukus), Sambal Raja (sambal terasi dengan pelengkap), dan Rabo Ruan (ikan gabus kering tumis). Camilan populer termasuk Amplang Ikan (kerupuk ikan), Keminting (kue cangkang kerang), dan Gula Gait (permen gula aren). |
Ciri khas Samarinda? | Ciri khas Samarinda meliputi ikon Sungai Mahakam, Masjid Islamic Center yang megah, habitat Pesut Mahakam, kuliner unik seperti Nasi Kuning Banjar, Ayam Cincane, dan Amplang, serta kerajinan kain Ulap Doyo dan Sarung Samarinda dengan motif etnik Dayak yang khas. Kota ini juga dikenal dengan julukan "Kota Tepian" karena posisinya di tepi sungai besar, serta menjadi pusat perpaduan budaya Kutai, Melayu, Banjar, dan Dayak. |