Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Pendiri Ayam Goreng Suharti Meninggal Dunia di Usia 86 Tahun
Instagram.com/ayamgorengsuhartiofficial
  • Pendiri Ayam Goreng Suharti, Hj. Suharti, meninggal dunia pada usia 86 tahun, Jumat malam 30 Oktober 2026. Kabar duka diumumkan keluarga melalui Instagram resmi.

  • Hj. Suharti merintis usaha ayam goreng sejak 1956 dengan berjualan keliling, lalu mendirikan Rumah Makan Ayam Goreng Suharti di Maguwoharjo, Yogyakarta, pada 1970.

  • Setelah berpisah dari suaminya, Hj. Suharti mempertahankan merek Ayam Goreng Suharti dan memperoleh hak merek pada 1992. Ia dimakamkan di Makam Keluarga Candisari, Kalasan.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Hj. Suharti, yang membuat rumah makan Ayam Goreng Suharti, meninggal saat berumur 86 tahun. Ia meninggal pada Jumat malam. Keluarganya memberi kabar pada Sabtu. Dulu ia jual ayam goreng naik sepeda. Ia dimakamkan di Makam Keluarga Candisari di Kalasan, Sleman.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Pendiri rumah makan legendaris Ayam Goreng Suharti, Hj. Suharti, meninggal dunia pada Jumat (30/10/2026) pukul 23.21 WIB. Almarhumah mengembuskan napas terakhir pada usia 86 tahun.

Kabar duka tersebut disampaikan pihak keluarga melalui akun Instagram resmi @ayamgorengsuhartiofficial pada Sabtu (31/10/2026). 

Dalam pengumuman itu, keluarga turut memohon doa agar almarhumah mendapat ampunan dan tempat terbaik di sisi Tuhan.

Jenazah Hj. Suharti disemayamkan di rumah duka RM Ayam Goreng Suharti, Jalan Laksda Adisucipto Nomor 208, Yogyakarta. 

Ia kemudian dimakamkan pada Sabtu (31/10/2026) pukul 14.00 WIB di Makam Keluarga Candisari, Kalasan, Sleman.

Berikut Popmama.com sajikan informasi lengkap pendiri Ayam Goreng Suharti meninggal dunia pada usia 86 tahun. Simak di bawah!

1. Pendiri rumah makan Ayam Goreng Suharti

google.com/Windi Yudanto

Nama Hj. Suharti dikenal luas melalui bisnis kuliner ayam goreng yang dirintis sejak 1956. Saat itu, ia membawa bakul besar berisi dagangan menggunakan sepeda tua dan berkeliling menawarkan ayam goreng dari Yogyakarta hingga Surakarta. 

Selain itu, ia juga dikenal sebagai cucu Mbok Berek, sosok yang dikenal sebagai pelopor ayam goreng khas Kalasan.

Setelah menikah dengan Sachlan Prato Hardjono pada 1961, usaha tersebut mulai dikembangkan. 

Keduanya kemudian mendirikan rumah makan di kawasan Maguwoharjo, Yogyakarta, yang mulai beroperasi pada 1970 dengan nama Rumah Makan Ayam Goreng Suharti.

2. Memiliki merek berbeda dengan usaha mantan suami

instagram.com/ayamgorengnysuharti.yogyakarta

Dalam perjalanan bisnisnya, Hj. Suharti dan Sachlan Prato Hardjono kemudian berpisah.

Setelah itu, Sachlan mengelola rumah makan dengan merek Ayam Goreng Ny Suharti, sedangkan Hj. Suharti tetap menjalankan usaha Ayam Goreng Suharti.

Pada 1992, Hj. Suharti memperoleh hak atas merek dagang Rumah Makan Ayam Goreng Suharti. 

Ia juga menggunakan foto dirinya sebagai logo rumah makan untuk membedakan identitas bisnisnya dari usaha yang dikelola mantan suaminya.

3. Kabar duka disampaikan melalui akun resmi keluarga

Instagram.com/ayamgorengsuhartiofficial

Kabar meninggalnya Hj. Suharti diumumkan melalui akun Instagram resmi @ayamgorengsuhartiofficial pada Sabtu (31/10/2026). 

Dalam pernyataannya, keluarga menyampaikan bahwa almarhumah merupakan ibunda dan eyang tercinta.

Keluarga juga memohon maaf atas segala kesalahan almarhumah semasa hidup serta meminta doa dari masyarakat agar beliau mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan.

"Innalillahi wa inna ilaihi raji'un. Dengan penuh duka, kami sekeluarga mengabarkan bahwa telah berpulang ke rahmatullah Ibunda dan Eyang tercinta, Hj. Suharti," tulis pernyataan resminya.

Itu dia informasi mengenai pendiri Ayam Goreng Suharti yang meninggal dunia pada usia 86 tahun. Selamat jalan, semoga almarhumah mendapat tempat terbaik di sisi-Nya.

Curated For You

Editorial Team

Related Article