Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
For
You

Peneliti LIPI: Madu Asli & Palsu Sulit Dibedakan, Belilah dari Petani!

Peneliti LIPI: Madu Asli & Palsu Sulit Dibedakan, Belilah dari Petani!
Unsplash/Meggyn Pomerleau

Madu adalah produk hewani buatan lebah yang oleh banyak orang dimanfaatkan khasiatnya di dunia kesehatan. 

Tak lepas dari rasanya yang juga nikmat untuk disantap, madu memang memiliki fungsi yang amat baik bagi siklus kehidupan manusia.

Sebut saja, menjaga stamina, itu adalah salah satu alasan yang banyak dipakai oleh kita dalam mengonsumsi madu. 

Akan tetapi lain ceritanya bila itu adalah madu artificial atau madu tiruan, akankah produk 'hanya mirip' dengan yang dihasilkan lebah ini mampu memberikan efek sama ketika dionsumsi atau malah berbahaya. 

Untuk menanggapi berita yang beredar tentang madu palsu yang raup keuntungan fantastis di Banten, Popmama.com akan bahas beberapa fakta mengenai produksi madu bersama dengan Dr. Sih Kahono yang merupakan Peneliti Utama Ekologi Serangga. Pusat Penelitian Biologi, LIPI (Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia), dalam artikel dibawah ini simak ya Ma. 

1. Madu sangat mudah dibuat tiruannya

Unsplash/Shelby Cohron
Unsplash/Shelby Cohron

Madu yang kita ketahui hanya dapat dibuat oleh hewan berjenis serangga bernama lebah ternyata sangat mungkin dibuat untuk dibuat tiruannya. Bahkan mampu lolos standarisasi Badan Pengawas Obat dan Makanan lho Ma.

"Memang macam-macam yang mirip madu. Mungkin namanya saja madu, tapi bukan madu murni melainkan madu yang yang dibuat secara artificial." 

"Madu tiruan itu juga yang buat orang pintar. Karena kandungannya ketika di uji secara lab bisa lolos standar yang ada, karena ya memang bahan-bahannya sesuai dengan apa yang terkandung dalam madu," jelas Dr. Sih Kahono ketika di wawancara via telepon. 

2. Bahan yang ditiru adalah kandungannya

Unsplash/Wolfgang Hasselmann
Unsplash/Wolfgang Hasselmann

Karena secara kimia zat-zat yang terkandung dalam madu dapat dipetakan, maka madu bisa dibuat oleh manusia. Meski begitu madu yang dibuat tetap beda kandungan dan khasiatnya dengan madu asli atau murni.

"Meski madu dapat dibuat itu semua tetap artificial, semisal glukosa, sukrosa, dan fruktosa itu semua kan dijual bebas, jadi bahan tersebut bisa digunakan dalam membuat madu dan ketika diteskan secara lab juga positif hasilnya," kata peneliti LIPI tersebut. 

3. Bahkan enzim hasil produksi lebah yang terkandung dalam madupun dapat ditiru

Unsplash/Aaron Burden
Unsplash/Aaron Burden

Adapun hal yang terbilang cukup sulit ditiru dalam kandungan madu yakni enzim yang dihasilkan salah satu kelenjar di dalam otak lebah, itupun tetap mampu dibuat tiruannya. 

"Kalau di cek secara kimia bisa hampir sama. Bahkan ada produk berupa enzim tertentu yang dihasilkan oleh kelenjar di dalam otak lebah, bisa dibuat juga. Karena enzim itu kan secara kimia strukturnya ketahuan. Jadi bisa ditiru," lanjutnya menjelaskan mengenai kasus peniruan madu. 

4. Banyak trik dalam penjualan madu tiruan

Unsplash/Behzad Ghaffarian
Unsplash/Behzad Ghaffarian

Oleh karena bahan yang bisa dibuat tiruannya, saat ini sulit bagi kita untuk memastikan madu itu alami atau murni dari hasil proses alam. Karena madu yang dihasilkan langsung dari sarang lebahpun nyatanya ada yang artificial.

"Untuk memastikan asli, harus berasal dari sarang lebah yang bahan nektarnya itu dari bunga. Karena ada yang bahannya dari sirup sintesis atau cairn gula atau cairan pemanis buatan."

"Meski terdapat pada sarangnya bisa jadi juga bukan asli dari bunga. Namun hasil hisapan lebah dari cairan semacam pemanis atau sirup, itu juga trik dari pembudidaya ketika musim bunga sedang kurang," ungkapnya mengenai fakta dibalik madu yang dibudidaya. 

5. Sistem kepercayaan menjadi kunci mendapatkan madu asli

Unsplash/Pavan Reddy
Unsplash/Pavan Reddy

Saat ini membeli madu murni yang bersumber dari alam terbilang sulit, namun sistem kepercayaanlah yang membuat penjualan madu asli dari alam tetap terjual dan sampai ke konsumen madu. 

Karena harga tinggi tidaklah jaminan dalam hal memperoleh madu murni. Banyaknya trik dari peternak lebah penghasil madu seperti yang telah dijelaskan pada nomor empat. 

"Kalau tidak bisa memastikan, sistem kepercayaanlah yang dipakai. Yaitu belilah dari petani langsung atau orang yang memang menjaga kualitas. Belialah yang petaninya manjat pohon untuk mengambil sarang lalu diperas baru jadi madu," tutup Dr. Sih Kahono mengenai pembahasan madu palsu. 

Sudah tahu kan ya Ma? Memang sulit sih, tapi bila Mama ingin merasakan khasiat madu tak perlu khawatir. Mulai sekarang pastikan membeli dari yang sudah terpercaya atau dari petaninya langsung agar mendapat apa yang dimau. Semoga Mama terhindar dari produk madu palsu ya!

Share
Topics
Editorial Team
Onic Metheany
EditorOnic Metheany
Follow Us

Latest in Life

See More

Resep Nasi Kuning Manado Tradisional yang Pulen dan Wangi

03 Apr 2026, 16:03 WIBLife