Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
For
You

7 Penyebab Eksim di Kelopak Mata dan Faktor Pemicunya

7 Penyebab Eksim di Kelopak Mata yang Diam-diam Memicu Kambuh
Istock/Pawel Kacperek
Intinya sih...
  • Produk Perawatan Wajah yang Tidak Ramah Kelopak Mata
  • Kosmetik Mata sebagai Pemicu Dermatitis Kontak
  • Kebiasaan Mengucek Mata yang Terlihat Sepele
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Eksim di kelopak mata sering kali terasa lebih mengganggu dibandingkan eksim di area tubuh lain. Selain karena letaknya yang terlihat jelas, kulit di sekitar mata memiliki struktur yang sangat tipis dan sensitif.

Dalam dunia medis, kondisi ini dikenal sebagai eyelid dermatitis, yaitu peradangan kulit yang mudah bereaksi terhadap iritan dan alergen ringan sekalipun. Berbeda dengan kulit tangan atau kaki, kelopak mata hampir tidak memiliki “cadangan perlindungan” alami.

Paparan kecil yang mungkin tidak menimbulkan masalah di area lain justru bisa memicu reaksi berlebihan di sini. Tak heran jika banyak orang merasa eksim di kelopak mata mudah kambuh dan sulit sembuh, meski sudah dirawat.

Kira-kira apa saja ya penyebab eksim di kelopak mata? Berikut, Popmama.com akan membahas tentang 7 penyebab eksim di kelopak mata yang diam-diam memicu kambuh. Yuk simak pembahasannya dibawah ini.

1. Produk perawatan wajah yang tidak ramah kelopak mata

7 Penyebab Eksim di Kelopak Mata yang Diam-diam Memicu Kambuh
Freepik/freepik

Banyak produk perawatan wajah dirancang aman untuk kulit wajah secara umum, tetapi belum tentu cocok untuk kelopak mata. Kandungan aktif seperti retinol, asam eksfoliasi, atau pewangi dapat memicu reaksi pada kulit yang jauh lebih tipis. Dampaknya sering tidak langsung terasa.

Paparan berulang membuat kulit kelopak mata perlahan kehilangan daya tahannya. Awalnya hanya terasa kering atau sedikit perih, lalu berkembang menjadi kemerahan dan gatal. Pada tahap ini, eksim sering muncul dan disangka datang secara tiba-tiba.

Tanpa menghentikan paparan produk pemicu, peradangan akan terus berulang. Inilah yang membuat eksim terasa sulit benar-benar pulih meski sudah diobati.

2. Kosmetik mata sebagai pemicu dermatitis kontak

7 Penyebab Eksim di Kelopak Mata yang Diam-diam Memicu Kambuh
Freepik/jcomp

Kosmetik mata merupakan salah satu pemicu paling umum eksim di kelopak mata. Maskara, eyeliner, dan eyeshadow mengandung pigmen, pengawet, serta zat perekat yang dapat memicu dermatitis kontak. Reaksinya tidak selalu muncul sejak awal pemakaian.

Dalam banyak kasus, sensitivitas berkembang setelah penggunaan jangka panjang. Kulit yang sebelumnya toleran menjadi semakin reaktif, akibatnya eksim muncul meski produk yang digunakan terasa “aman-aman saja”.

Jika pemicu tidak diidentifikasi, eksim akan terus kambuh meski diberi obat. Kulit kelopak mata membutuhkan periode bebas iritan agar bisa kembali stabil.

3. Kebiasaan mengucek mata yang terlihat sepele

7 Penyebab Eksim di Kelopak Mata yang Diam-diam Memicu Kambuh
Freepik/jcomp

Mengucek mata sering dilakukan tanpa disadari, terutama saat mata terasa gatal atau lelah. Padahal, gesekan ringan saja sudah cukup memicu peradangan pada kulit kelopak mata. Efeknya bersifat kumulatif dan berlangsung perlahan.

Selain gesekan, tangan juga bisa membawa residu sabun, debu, atau bahan kimia ke area mata. Paparan ini memperburuk kondisi kulit yang sudah sensitif, akibatnya eksim menjadi lebih sulit dikendalikan.

Tanpa disadari, kebiasaan kecil ini memperpanjang siklus peradangan. Kulit tidak pernah benar-benar mendapat kesempatan untuk pulih.

4. Paparan alergen lingkungan yang sering tak terlihat

7 Penyebab Eksim di Kelopak Mata yang Diam-diam Memicu Kambuh
Freepik/8photo

Kelopak mata merupakan area yang mudah terpapar alergen lingkungan seperti debu halus, serbuk sari, tungau, dan bulu hewan. Alergen ini dapat menempel di sekitar mata tanpa menimbulkan gejala langsung.

Namun, paparan berulang memicu respons imun ringan yang berlangsung terus-menerus. Karena tidak terlihat secara kasat mata, alergen sering tidak dianggap sebagai penyebab utama.

Padahal, kulit kelopak mata yang sensitif akan merespons paparan ini dengan peradangan perlahan. Eksim pun muncul tanpa pemicu yang jelas. Jika paparan lingkungan tidak dikendalikan, perawatan topikal sering terasa kurang efektif. Kulit terus “diserang” oleh faktor yang sama setiap hari.

5. Kerusakan skin sarrier di area kelopak mata

7 Penyebab Eksim di Kelopak Mata yang Diam-diam Memicu Kambuh
Freepik/freepik

Kulit kelopak mata memiliki lapisan pelindung (skin barrier) yang jauh lebih tipis dibandingkan area wajah lainnya. Ketika lapisan ini melemah, kulit kehilangan kemampuannya mempertahankan kelembapan. Akibatnya, kulit menjadi kering, perih, dan mudah bereaksi.

Kerusakan skin barrier sering terjadi secara bertahap akibat paparan produk aktif, cuaca ekstrem, atau pembersihan berlebihan. Kondisi ini membuat peradangan lebih mudah muncul dan bertahan lama. Eksim pun menjadi lebih kronis.

Tanpa pemulihan lapisan pelindung kulit, pengobatan hanya memberikan efek sementara. Gejala mungkin mereda, tetapi mudah kambuh kembali.

6. Penggunaan krim atau obat yang tidak sesuai area mata

7 Penyebab Eksim di Kelopak Mata yang Diam-diam Memicu Kambuh
Freepik/8photo

Tidak semua krim aman digunakan di sekitar mata, meski efektif di area kulit lain. Beberapa produk dapat memperburuk iritasi jika digunakan tanpa pengawasan medis. Hal ini sering terjadi saat mencoba berbagai salep sendiri.

Penggunaan produk yang tidak sesuai dapat membuat kulit kelopak mata semakin tipis dan reaktif. Akibatnya, eksim terasa semakin mudah kambuh. Kondisi ini sering disalah artikan sebagai eksim yang “bandel”.

Pemilihan perawatan yang tepat sangat krusial karena area mata memiliki toleransi yang sangat terbatas. Pendekatan yang keliru justru memperpanjang masalah.

7. Faktor internal seperti stres dan kondisi imunitas

7 Penyebab Eksim di Kelopak Mata yang Diam-diam Memicu Kambuh
Freepik/stokking

Eksim tidak selalu dipicu dari luar. Stres emosional dapat memengaruhi sistem imun dan memicu peradangan kulit. Pada area sensitif seperti kelopak mata, dampaknya bisa muncul lebih cepat.

Selain stres, kelelahan dan daya tahan tubuh yang menurun juga berperan dalam kekambuhan. Kulit menjadi lebih reaktif dan sulit mempertahankan keseimbangan alaminya. Faktor ini sering luput diperhatikan. Tanpa mengelola kondisi internal, eksim akan lebih sulit dikendalikan meski perawatan kulit sudah optimal.

Eksim di kelopak mata yang sering kambuh jarang disebabkan oleh satu faktor tunggal. Paparan produk, kebiasaan kecil, kondisi lingkungan, hingga faktor internal saling berkaitan dan memicu peradangan berulang.

Dengan memahami 7 penyebab eksim di kelopak mata secara menyeluruh, perawatan tidak hanya berfokus meredakan gejala, tetapi juga mencegah kekambuhan dalam jangka panjang. Semoga bermanfaat, ya!

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Denisa Permataningtias
EditorDenisa Permataningtias
Follow Us

Latest in Life

See More

Profil dan Biodata Veda Ega Pratama, Gabung Red Bull di MOTO3 2026

29 Jan 2026, 09:33 WIBLife