Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
For
You

5 Perbedaan Kolesterol dan Darah Tinggi, Jangan Anggap Sama!

5 Perbedaan Kolesterol dan Darah Tinggi, Jangan Anggap Sama!
Freepik/jcomp
Intinya Sih

  • Kolesterol adalah zat lemak di dalam darah, sedangkan darah tinggi adalah tekanan darah yang tinggi.

  • Kadar kolesterol normal berada di bawah 200 mg/dL, sementara tekanan darah normal berada di kisaran 120/80 mmHg.

  • Kolesterol dipicu oleh pola makan berlebihan lemak jenuh, sedangkan darah tinggi berkaitan dengan kebiasaan mengonsumsi garam secara berlebihan.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Kolesterol dan darah tinggi sering dianggap sama karena sama-sama berkaitan dengan kesehatan jantung. Padahal, keduanya adalah kondisi yang berbeda dan memiliki risiko tersendiri bagi tubuh.

Meski kerap disebut bersamaan, tidak sedikit orang yang masih bingung membedakan keduanya. Padahal, memahami perbedaannya penting agar tidak salah kaprah dalam menjaga kesehatan.

Agar lebih jelas, berikut Popmama.com rangkum 5 perbedaan kolesterol dan darah tinggi. 

Table of Content

1. Secara definisi

1. Secara definisi

5 Perbedaan Kolesterol dan Darah Tinggi, Jangan Anggap Sama! (1).jpg
Freepik/KamranAydinov

Menurut Mayo Clinic, kolesterol adalah zat lemak seperti lilin di dalam darah yang diproduksi tubuh dan juga berasal dari makanan tertentu. Tubuh butuh kolesterol untuk membangun sel dan hormon, tapi jika terlalu tinggi, kolesterol buruk (LDL) bisa menumpuk di dinding pembuluh darah.

Sedangkan darah tinggi atau hipertensi adalah kondisi di mana tekanan darah dalam arteri lebih tinggi dari normal, membuat jantung bekerja lebih keras untuk memompa darah.

Singkatnya, kolesterol itu zat di darah, darah tinggi itu tekanan darah yang tinggi.

2. Pengukuran

5 Perbedaan Kolesterol dan Darah Tinggi, Jangan Anggap Sama! (6).jpg
Freepik

Secara umum, kadar kolesterol total dikatakan aman jika berada di bawah 200 mg/dL, sementara kategori tinggi berada di atas 240 mg/dL.

Sementara tekanan darah normal berada di kisaran 120/80 mmHg, sedangkan tekanan darah dikategorikan tinggi jika mencapai 140/90 mmHg atau lebih.

3. Penyebab yang berbeda

5 Perbedaan Kolesterol dan Darah Tinggi, Jangan Anggap Sama! (2).jpg
Popmama.com/Shalsabhilla Putri/AI

Meski sama-sama berkaitan dengan kesehatan jantung, kolesterol tinggi dan darah tinggi memiliki penyebab yang tidak sepenuhnya sama.

Kolesterol umumnya dipicu oleh pola makan yang mengandung lemak jenuh berlebihan, seperti gorengan dan makanan olahan yang sering dikonsumsi sehari-hari. Kebiasaan ini dapat menyebabkan penumpukan lemak di dalam pembuluh darah.

Selain faktor makanan, kurangnya aktivitas fisik, faktor keturunan atau genetik, serta kondisi obesitas atau berat badan berlebih juga berperan dalam meningkatkan kadar kolesterol dalam darah.

Sementara itu, darah tinggi atau hipertensi sering berkaitan dengan kebiasaan mengonsumsi garam secara berlebihan dalam menu sehari-hari. Asupan garam yang tinggi dapat membuat tekanan darah meningkat karena tubuh menahan lebih banyak cairan.

Selain pola makan, gaya hidup yang tidak sehat, tingkat stres yang tinggi, kurang bergerak, serta faktor usia dan genetik juga berperan dalam meningkatkan risiko hipertensi. 

4. Gejala pada tubuh

5 Perbedaan Kolesterol dan Darah Tinggi, Jangan Anggap Sama! (5).jpg
Freepik/Lifestylememory

Kolesterol sering disebut silent killer karena biasanya tidak menimbulkan gejala sampai kondisi tubuh sudah parah atau menyebabkan penyumbatan arteri.

Darah tinggi juga kerap tak terasa dan baru diketahui saat diperiksa. Kadang muncul pusing, sakit kepala, atau sesak napas bila tekanan darah sangat tinggi.

5. Dampak bagi kesehatan

5 Perbedaan Kolesterol dan Darah Tinggi, Jangan Anggap Sama! (4).jpg
Freepik/Drazen Zigic

Jika dibiarkan tanpa penanganan yang tepat, kondisi ini dapat memicu berbagai masalah kesehatan serius. 

  • Kolesterol: Penyempitan pembuluh darah (aterosklerosis), serangan jantung, stroke.
  • Darah Tinggi: Kerusakan pembuluh darah, gagal jantung, stroke, penyakit ginjal.

Melansir dari laman WebMD, hubungan antara tekanan darah tinggi dan kolesterol tinggi bersifat dua arah. Saat tubuh tidak mampu membersihkan kolesterol dari aliran darah, kolesterol berlebih dapat menumpuk di dinding arteri.

Penumpukan ini membuat arteri menjadi kaku dan menyempit. Akibatnya, jantung harus bekerja lebih keras untuk memompa darah agar tetap mengalir ke seluruh tubuh.

Meski begitu, kolesterol tinggi bukan penyebab utama tekanan darah tinggi. Namun, jika dikombinasikan dengan faktor risiko lain seperti pola hidup tidak sehat, kondisi ini dapat memperbesar risiko gangguan kesehatan jantung.

Nah, itulah perbedaan kolesterol dan darah tinggi beserta dampaknya bagi kesehatan.

FAQ Seputar Perbedaan Kolesterol dan Darah Tinggi

Bagaimana cara mengetahui kadar kolesterol?

Kadar kolesterol dapat diketahui melalui tes darah di laboratorium, yang biasanya mencakup kolesterol total, LDL, HDL, dan trigliserida.

Bagaimana cara mengecek darah tinggi?

Tekanan darah diukur menggunakan alat tensimeter.

Apakah kolesterol tinggi bisa menyebabkan darah tinggi?

Keduanya berbeda, tetapi saling berkaitan. Penumpukan plak kolesterol di pembuluh darah dapat mempersempit aliran darah sehingga berkontribusi pada peningkatan tekanan darah.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Denisa Permataningtias
EditorDenisa Permataningtias
Follow Us

Latest in Life

See More