Ucapan sederhana seperti “aku tidak bisa”, “aku memang tidak pintar”, atau “aku pasti gagal” terkadang keluar begitu saja ketika seseorang sedang menghadapi kesulitan.
Jika terus diulang, cara berbicara kepada diri sendiri atau self-talk ikut memengaruhi bagaimana seseorang menilai kemampuan, mengatur perhatian, hingga menghadapi tantangan.
Hal inilah yang dibahas Dr. Riza Arief Putranto dalam sebuah potongan video di Instagram @kaisar_tv. Riza sendiri merupakan akademisi dan peneliti di bidang bioteknologi Universitas Esa Unggul.
Berdasarkan profil akademiknya, bidang keilmuannya meliputi biologi molekuler, genomik, transkriptomik, bioinformatika, hingga genome editing.
Dalam video tersebut, Riza mengingatkan agar seseorang tidak terlalu cepat memberi label negatif pada kemampuan dirinya sendiri.
Adakah dasar ilmiah di balik perkataan yang terus kita ucapkan kepada diri sendiri? Berikut Popmama.com rangkum informasi selengkapnya.
