Popmama.com/Nita Ayu Amalia/AI
Menjaga etika saat berziarah adalah bentuk penghormatan kepada penghuni kubur dan menjaga kesucian tempat tersebut:
Menjaga kesucian diri
Sangat dianjurkan untuk berwudhu terlebih dahulu. Meskipun tidak diwajibkan, berada di pemakaman dalam keadaan suci menambah kekhusyukan saat membaca ayat-ayat Al-Qur'an.
Mengucapkan salam secara personal:
Saat sampai di makam yang dituju, berdirilah di sisi kanan wajah almarhum sambil mengucapkan salam seolah-olah sedang berbicara dengannya, karena dipercayai ruh dapat mendengar salam peziarah.
Posisi berdoa
Saat membacakan doa-doa panjang, disunnahkan untuk bergeser menghadap kiblat (membelakangi atau menyampingi kubur) untuk menegaskan bahwa kita memohon hanya kepada Allah SWT.
Membaca Al-Qur’an dengan tenang
Bacalah surat-surat pilihan seperti Yasin atau surat pendek lainnya dengan suara lirih, tidak perlu berteriak atau menggunakan pengeras suara yang dapat mengganggu kekhusyukan peziarah lain.
Menjaga kebersihan makam
Peziarah boleh mencabut rumput liar atau membersihkan sampah di sekitar makam sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan pemakaman.
Pada akhirnya, memahami sholawat ziarah kubur lengkap dengan adab dan doa tambahan bikin ziarah terasa lebih bermakna, bukan sekadar datang lalu pulang. Kita jadi tahu apa yang dibaca, bagaimana sikapnya, dan untuk apa semua itu dilakukan.
Dengan adab yang dijaga dan doa yang dibaca dengan hati tenang, ziarah kubur bisa jadi momen sederhana yang menguatkan, baik untuk yang didoakan maupun untuk diri sendiri.