Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
Install

Siapa Pencipta Lagu 'Ibu Kita Kartini'?

Siapa Pencipta Lagu 'Ibu Kita Kartini'?
Instagram.com/yayasanwrsoepratman
Share Article

Setiap tanggal 21 April, Indonesia memperingati Hari Kartini untuk mengapresiasi perjuangan dan kontribusi Raden Ajeng Kartini dalam mendorong emansipasi perempuan.

Salah satu lagu yang sangat identik dengan Hari Kartini adalah 'Ibu Kita Kartini', yang liriknya menggambarkan perjuangan sosial dan pendidikan perempuan.

Lagu ini telah menjadi simbol penghormatan terhadap Kartini dan perannya dalam sejarah Indonesia yang melibatkan penciptaan lagu oleh WR Soepratman. WR Soepratman, seorang komponis dan musisi yang lahir pada awal abad ke-20, menciptakan lagu ini dalam konteks kongres perempuan yang memperjuangkan hak dan posisi perempuan di masyarakat.

Berikut Popmama.com merangkum siapa pencipta lagu 'Ibu Kita Kartini'? secara lebih detail. Yuk, disimak informasinya!

  1. 1. Siapa pencipta lagu 'Ibu Kita Kartini'?

    Instagram.com/yayasanwrsoepratman
    Instagram.com/yayasanwrsoepratman

    Lagu 'Ibu Kita Kartini' diciptakan oleh Wage Rudolf Soepratman, yang lebih dikenal dengan nama WR Soepratman. Ia lahir pada 19 Maret 1903 di Desa Somongari, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah.

    Meskipun kemudian ia menjalani sebagian besar kehidupannya di Jatinegara, jejak awal dari perjalanan musik WR Soepratman sudah menunjukkan potensi besarnya dalam bidang seni.

    WR Soepratman dikenal sebagai salah satu pencipta lagu nasional Indonesia yang berpengaruh. Selain 'Ibu Kita Kartini', ia juga terkenal sebagai pencipta lagu 'Indonesia Raya'.

    Karya-karyanya selalu mencerminkan semangat nasionalisme, dan 'Ibu Kita Kartini' khusus ditujukan untuk menginspirasi perempuan dalam menggapai cita-cita, dan memperjuangkan hak-hak mereka di tengah tantangan zaman.

  2. 2. Lirik lagu 'Ibu Kita Kartini'

    Dok. Wikipedia
    Dok. Wikipedia

    Ibu Kita Kartini

    Putri sejati

    Putri Indonesia

    Harum namanya

     

    Ibu kita Kartini

    Pendekar bangsa

    Pendekar kaumnya

    Untuk merdeka

     

    Wahai ibu kita Kartini

    Putri yang mulia

    Sungguh besar cita-Citanya

    Bagi Indonesia

     

    Ibu kita Kartini

    Putri jauhari

    Putri yang berjasa

    Se Indonesia

     

    Ibu kita Kartini

    Putri yang suci

    Putri yang merdeka

    Cita-citanya

     

    Wahai ibu kita Kartini

    Putri yang mulia

    Sungguh besar cita-citanya

    Bagi Indonesia

     

    Ibu kita Kartini

    Pendekar bangsa

    Pendekar kaum ibu

    Se Indonesia

     

    Ibu kita Kartini

    Penyuluh nadi

    Penyuluh bangsanya

    Karena cintanya

     

    Wahai Ibu kita Kartini

    Putri yang mulia

    Sungguh besar cita-citanya

    Bagi Indonesia

  3. 3. Sejarah lagu 'Ibu Kita Kartini'

    Instagram.com/yayasanwrsoepratman
    Instagram.com/yayasanwrsoepratman

    Lagu 'Ibu Kita Kartini' diciptakan oleh WR Soepratman pada saat Kongres Wanita Indonesia yang berlangsung pada 22 Desember 1929. Pada momen penting ini, perhatian tertuju pada perjuangan Raden Ajeng Kartini, yang dikenal sebagai pelopor emansipasi perempuan di Indonesia.

    WR Soepratman mencetuskan lagu ini sebagai bentuk penghormatan atas jasa-jasanya, yang kala itu sangat relevan dengan gerakan perjuangan perempuan. Sumber inspirasi dari lagu ini juga berasal dari tulisan-tulisan Kartini yang diabadikan dalam buku Door Duisternis tot Licht (Habis Gelap Terbitlah Terang).

    Buku tersebut merupakan kumpulan surat-surat Kartini yang memuat pemikirannya tentang pendidikan dan hak-hak perempuan. WR Soepratman menemukan motivasi dan semangat dari buku ini untuk menciptakan lagu yang dapat menggugah semangat wanita Indonesia.

    Meskipun awalnya dikenal dengan judul "Raden Ajeng Kartini," lagu ini kemudian lebih populer dengan judul 'Ibu Kita Kartini'. Perubahan judul ini belum ada kepastian kapan terjadi, tetapi lagu ini tetap menjadi simbol penting bagi gerakan perempuan di Indonesia.

    Nah, itulah penjelasan terkait siapa pencipta lagu 'Ibu Kita Kartini'? yang begitu mengisnpirasi.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More