Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
8 Tanda Tubuh Kekurangan Kalium, Awas Bisa Ganggu Jantung!
Freepik/freepik

Intinya sih...

  • Otot mudah berkedut karena sinyal saraf tidak stabil

  • Jantung berdebar lebih cepat akibat rendahnya kadar kalium

  • Badan terasa sangat lemah karena energi menurun akibat kekurangan kalium

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Kalium adalah mineral penting yang membantu tubuh menjaga keseimbangan cairan, mengatur kontraksi otot, hingga menjaga ritme jantung tetap stabil.

Saat tubuh Mama kekurangan kalium, beberapa fungsi ini mulai “ngadat” dan menimbulkan perubahan yang sering kali tidak disadari. Karena gejalanya cenderung pelan, banyak orang baru menyadari setelah tubuh terasa sangat lemas.

Menurut The American Heart Association, kadar kalium yang rendah dapat memengaruhi saraf, otot, serta tekanan darah. Itu sebabnya Mama perlu mengenali tanda-tandanya sejak dini, supaya kondisi tidak berkembang menjadi masalah serius.

Berikut Popmama.com akan membahas tentang 8 tanda tubuh kekurangan kalium. Yuk simak pembahasan berikut ini.

1. Otot mudah berkedut

Freepik/8photo

Ketika kalium turun, sinyal saraf ke otot jadi tidak stabil sehingga otot bisa berkedut tanpa sebab. Mama mungkin merasakan getaran kecil di betis atau kelopak mata yang muncul berulang.

Hal ini terjadi karena tubuh kesulitan menjaga keseimbangan elektrolit. Beberapa orang juga merasakan otot seperti “melompat” sendiri saat sedang istirahat.

Bila dibiarkan, kedutan bisa berubah menjadi kram atau kontraksi yang menyakitkan. Jangan sepelekan tanda ini karena dapat berbahaya.

Menurut National Institutes of Health (NIH), ketidakseimbangan kalium langsung mempengaruhi fungsi neuromuskular. Maka dari itu, Mama wajib waspada bila kedutan muncul lebih sering dari biasanya.

2. Jantung berdebar lebih cepat

Freepik/Msgrowth

Kalium berperan penting dalam menjaga ritme jantung tetap teratur. Saat kadarnya rendah, jantung dapat berdetak tidak normal atau terasa seperti “loncat”.

Sensasi ini biasanya muncul tiba-tiba, bahkan saat Mama sedang duduk diam. Pada beberapa kasus, tubuh juga terasa cepat lelah setelah aktivitas ringan.

American Heart Association menyebut bahwa hipokalemia (kekurangan kalium) bisa meningkatkan risiko aritmia. Jika Mama sering merasakan jantung berdebar tanpa pemicu yang jelas, segera konsultasikan ke dokter untuk memastikan kondisi tetap aman.

3. Badan terasa sangat lemah

Freepik/8photo

Kalium membantu mengalirkan energi ke sel-sel otot. Jadi saat kadarnya turun, tenaga Mama ikut menurun. Aktivitas kecil seperti naik tangga atau membawa belanjaan bisa terasa jauh lebih berat dari biasanya.

Banyak orang mengira ini hanya kelelahan biasa, padahal bisa jadi tanda elektrolit di tubuh sedang menurun. Jika diarasa sering terjadi, Mama harus lebih waspada.

Cleveland Clinic menjelaskan bahwa kalium yang rendah mengganggu kontraksi otot dan penyaluran energi, sehingga tubuh mudah lemas. Kalau kelemahan ini muncul setiap hari, Mama perlu lebih perhatian pada asupan mineral harian.

4. Sembelit tanpa sebab jelas

Freepik/8photo

Kalium berfungsi mengatur gerakan otot di saluran pencernaan. Jika kurang, usus jadi lambat dan memicu sembelit. Mama mungkin merasa perut penuh, kembung, atau buang air besar lebih jarang.

Kondisi ini bisa berulang walaupun Mama sudah makan cukup serat. Bahkan beberapa orang mengalami nyeri perut karena proses pencernaan terhambat.

Menurut Mayo Clinic, hipokalemia dapat memperlambat motilitas usus secara signifikan. Kalau sembelit terjadi berkepanjangan, jangan abaikan ya Ma.

5. Kesemutan pada tangan atau kaki

Freepik/freepik

Ketika elektrolit terganggu, sinyal saraf juga ikut berubah. Itulah yang membuat tangan dan kaki terasa kesemutan atau seperti ditusuk-tusuk kecil. Kadang muncul saat Mama bangun tidur atau duduk terlalu lama.

Sensasi ini bisa berlangsung beberapa menit hingga berjam-jam. Pada kasus berat, bisa muncul rasa baal atau lemah di bagian tubuh tertentu.

Johns Hopkins Medicine menyebutkan bahwa kalium rendah mempengaruhi transmisi impuls saraf yang menjaga sensasi tubuh. Jadi kalau kesemutannya makin sering, Mama perlu curiga.

6. Mudah merasa pusing saat berdiri

Freepik/freepik

Kekurangan kalium dapat mengganggu kestabilan tekanan darah. Ketika Mama berdiri tiba-tiba, tubuh kesulitan menyesuaikan aliran darah sehingga kepala terasa ringan atau gelap sesaat.

Ini disebut orthostatic dizziness. Banyak orang mengabaikannya, padahal bisa menjadi tanda tubuh kehilangan elektrolit penting.

American Journal of Hypertension mencatat bahwa kalium berhubungan langsung dengan regulasi tekanan darah. Jadi jika Mama sering merasa limbung, ada kemungkinan kadar kalium sedang menurun.

7. Sulit konsentrasi

Freepik/jcomp

Kalium membantu sel otak bekerja optimal. Saat kekurangan, fokus Mama bisa menurun, sulit mengingat informasi, atau merasa “blank” saat bekerja.

Perubahan ini sering dianggap stres biasa, tetapi bisa menandakan tubuh sedang kekurangan mineral. Pada beberapa orang, kekurangan kalium juga memicu suasana hati mudah berubah.

NIH menjelaskan bahwa gangguan elektrolit dapat mempengaruhi fungsi kognitif dan komunikasi antar sel saraf di otak. Jadi kalau Mama merasa sering linglung, jangan dianggap remeh ya.

8. Tangan dan kaki cenderung bengkak

Freepik/freepik

Rendahnya kalium mengganggu keseimbangan cairan tubuh dan membuat cairan tertahan di jaringan. Akibatnya, tangan, kaki, atau pergelangan Mama terlihat membesar dan terasa kencang.

Bengkaknya mungkin tidak selalu sakit, tetapi sangat mengganggu. Kondisi ini bisa muncul lebih parah setelah Mama makan makanan asin.

Dalam penelitian Journal of Electrolytes & Blood Pressure, kadar kalium yang rendah meningkatkan retensi natrium sehingga memicu pembengkakan. Ini tanda jelas bahwa tubuh butuh mineral tambahan.

Kekurangan kalium bisa menimbulkan banyak keluhan yang berdampak pada energi, jantung, dan sistem saraf Mama. Walaupun gejalanya tampak sepele, kondisi ini tidak boleh dibiarkan karena dapat berkembang menjadi masalah serius.

Menurut Harvard T.H. Chan School of Public Health, kalium merupakan kunci penting dalam menjaga stabilitas tekanan darah dan fungsi otot.

Untuk menjaga kadarnya, Mama bisa mengkonsumsi makanan seperti pisang, alpukat, kentang, bayam, yogurt, dan kacang-kacangan.

Sekarang Mama sudah mengetahui 8 tanda tubuh kekurangan kalium. Dengan perawatan sederhana dan pola makan seimbang, tubuh Mama bisa kembali bertenaga dan lebih sehat setiap hari.

Editorial Team