Popmama.com/Sania Chandra
Menurut Financial Educator Aliyah Natasya, tantangan terbesar menjelang Idulfitri bukan karena masyarakat tidak siap, melainkan karena banyak kebutuhan hadir secara bersamaan dalam waktu singkat.
Ia menekankan bahwa THR sebaiknya dipandang sebagai momentum untuk menata prioritas keuangan.
“Tunjangan Hari Raya sebaiknya dilihat sebagai momentum untuk menata prioritas. Mudik adalah kebutuhan emosional yang penting, dan ketika direncanakan sejak awal, pengeluarannya bisa lebih terkontrol dan terasa lebih ringan,” ungkapnya.
Mudik merupakan kebutuhan emosional yang penting bagi banyak keluarga. Ketika direncanakan sejak awal, pengeluarannya bisa lebih terkontrol dan terasa lebih ringan.
Terlebih mendekati Lebaran, harga tiket memang cenderung menyesuaikan dengan tingkat permintaan. Karena itu, early booking bukan hanya soal penghematan, tetapi juga soal mengamankan jadwal, rute, dan harga terbaik sebelum kehabisan.
Melihat kebutuhan tersebut, tiket.com menghadirkan fitur tiket DownPayment sebagai solusi pembayaran fleksibel. Melalui fitur ini, konsumen dapat membayar uang muka 25% terlebih dahulu untuk mengamankan tiket pesawat, kemudian melunasi sisanya secara fleksibel sebelum tanggal keberangkatan.
“Kami melihat tantangan terbesar menjelang mudik bukan hanya soal ketersediaan tiket, tetapi juga soal timing finansial. Banyak masyarakat sudah tahu kapan ingin pulang kampung, tetapi belum tentu siap melakukan pembayaran penuh di awal. tiket DownPayment memungkinkan pengguna mengunci harga lebih cepat, mengurangi risiko kehabisan tiket, sekaligus menjaga arus pengeluaran tetap sehat,” jelas Gaery.
Dengan kombinasi promo Tiket Hari Raya, fitur tiket DownPayment, serta edukasi finansial yang relevan, tiket.com mendorong masyarakat untuk mulai mengamankan rencana perjalanan sejak awal agar dapat menikmati lebih banyak pilihan dan fleksibilitas pembayaran.
Nah, itu dia tren mudik Lebaran 2026. Bagaimana menurut pendapat Mama?