Ternyata Inilah 5 Cara Tepat Menghilangkan Bau Amis Telur pada Kue

Kue enak jadi tidak lezat jika masih berbau amis telur. Ini cara menghilangkan bau tidak sedap itu

15 September 2019

Ternyata Inilah 5 Cara Tepat Menghilangkan Bau Amis Telur Kue
Unplash/Jennie Brown

Mama suka membuat kue yang dikukus? Kue kukus seperti bolu kukus atau cake kukus, memang lezat, lembut, dan paling menyenangkan dibuat karena mudah. Namun sayangnya, kue yang diolah dengan dikukus dan berbahan telur cenderung menimbulkan aroma amis.

Tentu saja, telur wajib dimasukkan ke dalam daftar bahan pembuatan kue. Telur memiliki fungsi untuk melembutkan adonan. Meskipun begitu, kadang sebagian orang merasa dirugikan karena hasil kuenya jadi bau amis telur. 

Agar bau amis tidak mengganggu, berikut ini ada 5 cara tepat menghilangkannya. Yuk, simak penjelasannya dari Popmama.com di bawah ini. Siap-siap bikin kue kukus yang lezat dan harum, yuk!

1. Mengecek kesegaran telur sebelum diolah menjadi adonan kue

1. Mengecek kesegaran telur sebelum diolah menjadi adonan kue
Freepik/Jcomp

Langkah berikutnya agar kue yang dibuat tidak mengeluarkan bau amis telur, sebaiknya Mama menggunakan telur yang segar.

Untuk mengecek kesegaran telur, masukkan butir telur yang masih utuh perlahan ke bagian bawah wadah yang berisi air dingin. Jika posisi telurnya dalam keadaan miring (ujungnya menunjuk ke samping) maka telur itu masih segar.

Lebih baik mama membuka telur di wadah lain sebelum dicampurkan ke adonan untuk mengecek kesegarannya. Telur segar memiliki kuning telur yang cerah. Jika warna kuning telur pucat, artinya telur sudah tidak segar.

Dengan memakai telur yang berkualitas dan segar, aroma telur tentunya tidak terlalu menyengat pada kue yang sudah matang.

2. Mengurangi jumlah kuning telur dalam adonan kue

2. Mengurangi jumlah kuning telur dalam adonan kue
Pixabay/congerdesign

Mama dapat mengurangi jumlah kuning telur pada adonan kue untuk mengurangi bau amis. Misalnya butuh tiga butir telur untuk membuat kue bolu, maka cobalah kurangi dengan memakai 2 butir telur saja. Namun, mengurangi jumlah telur berpotensi membuat kue menjadi kurang lembut. 

Editors' Picks

3. Berikan sedikit vanila pada adonan kue

3. Berikan sedikit vanila adonan kue
Realsimple.com

Jika kamu mendapatkan aroma atau rasa telur menganggu adonan kue, sebaiknya jangan langsung panik.

Tenang, hal yang bisa dilakukan ialah dengan menambahkan bahan-bahan beraroma khas seperti vanila.

Vanila bisa mengharumkan kue dan menyamarkan bau amis telur atau susu yang ada pada adonan kue. Vanila yang dibuat secara alami memiliki aroma harum yang sangat kuat dan memberi cita rasa lebih lezat pada kue. 

Tapi ingat, cukup berikan sedikit saja. Jika kebanyakan, akan membuat kue jadi terasa pahit.

4. Bubuhkan bubuk kayu manis untuk menghasilkan aroma harum pada kue

4. Bubuhkan bubuk kayu manis menghasilkan aroma harum kue
Srisatymev.com

Tentu siapa yang tidak tahu dengan kayu manis. Ya, di Indonesia yang kaya akan rempah-rempah, memakai kayu manis sebagai bahan makanan. Tidak hanya digunakan sebagai bumbu masakan, rempah-rempah seperti kayu manis juga bisa digunakan untuk membuat adonan kue.

Kayu manis dapat menambah cita rasa masakan dan memberi aroma harum pada kue. Tumbuhan dengan nama latin Cinnamomum verum ini bisa menghilangkan bau amis telur di kue.

Sama halnya dengan vanili, untuk roti, cake, atau kue kering Mama cukup menambahkan satu sendok teh bubuk kayu manis ke dalam adonan kue. Jangan terlalu banyak juga sebab akan membuat kue menjadi pahit.

5. Tambahkan perasan air jeruk lemon ke dalam adonan kue

5. Tambahkan perasan air jeruk lemon ke dalam adonan kue
Freepik

Mama bisa juga memakai jeruk lemon untuk mengurangi bau amis. Tapi pastikan jeruk tersebut tidak merusak rasa utama pada kuenya.

Cara membuat bau amis hilang dengan jeruk lemon, cukup sedikit perasan air jeruk lemon ke dalam adonan kue Mama. Maka campuran bahan tersebut bisa memberikan efek segar di adonan.

Itulah 5 cara menghilangkan bau amis telur pada kue. Sekarang tak perlu bingung lagi, ya. Selamat mencoba.

Berlangganan Newsletter?

Mau dapat lebih banyak informasi seputar parenting?
Daftar sekarang!