Cara Efektif Menghilangkan Lembab di Kamar Mandi tanpa Jendela

Kamar mandi yang lembap dan kotor dapat menjadi sumber penyakit lho, Ma

10 September 2019

Cara Efektif Menghilangkan Lembab Kamar Mandi tanpa Jendela
Pexels/Joey

Kamar mandi adalah ruangan yang paling rawan lembab di rumah. Pasalnya, ruangan ini selalu bersentuhan dengan air dan biasanya berukuran kecil dengan pencahayaan yang minim.

Padahal, kebersihan kamar mandi sangat penting untuk kesehatan seisi rumah lho, Ma. Kamar mandi yang kotor dan lembab dapat menyebabkan masalah pernapasan. Kelembapan juga mempermudah jamur untuk tumbuh.

Agar kamar mandi tetap segar dan nyaman, biasanya desain kamar mandi diberikan ventilasi atau jendela. Keberadaan jendela menjaga sirkulasi udara di kamar mandi. Ia juga meloloskan sinar matahari sehingga daerah-daerah yang basah lebih cepat mengering.

Namun, tidak perlu khawatir jika kamar mandi Mama terlanjur didesain tanpa jendela atau ventilasi. Cara-cara berikut ini dapat Mama lakukan untuk mengusir kelembapan di kamar mandi tanpa jendela:

1. Memasang exhaust fan

1. Memasang exhaust fan
Pexels/Min An

Exhaust fan adalah alternatif yang bisa Mama pilih untuk menggantikan fungsi jendela. Alat ini berfungsi mempercepat sirkulasi udara dan mengganti udara kotor yang ada di dalam kamar mandi. Ketika dinyalakan, ia menghisap udara di dalam dan membuangnya keluar, kemudian menarik udara segar dari luar ruangan.

Selain menjaga sirkulasi udara, exhaust fan juga dapat membuang bau tidak sedap di kamar mandi dan membuat kamar mandi lebih dingin lho, Ma.

Mama bisa memilih exhaust fan tipe sirocco. Tipe ini diletakan di plafon dan mampu menghisap udara.

Tapi jika Mama ingin memasang tipe ini, perhatikan jarak antara plafon dengan atap. Minimal harus ada jarak 1,5 meter agar ada jalur untuk udara keluar masuk. Jika jarak plafon dan atap tidak mencukupi, Mama bisa memilih exhaust fan tipe baling-baling.

Editors' Picks

2. Memisahkan daerah kering dengan daerah basah

2. Memisahkan daerah kering daerah basah
Pexels/NTWRK

Cara selanjutnya yang bisa Mama lakukan untuk mengurangi kelembapan adalah dengan memisahkan daerah kering di kamar mandi dengan daerah basah.

Daerah kering meliputi wastafel dan toilet (jika Mama menggunakan toilet duduk). Sedangkan daerah basah meliputi bathub, tempat shower, wadah air.

Cara ini akan meminimalisir daerah basah di kamar mandi yang menjadi sumber kelembapan. Mama bisa memasang tirai atau pembatas antara keduanya.

Selain itu, dengan terpisahnya daerah kering dengan basah, kamar mandi juga lebih mudah dibersihkan lho, Ma.

3. Meletakkan tanaman hias di kamar mandi

3. Meletakkan tanaman hias kamar mandi
Pexels/Dominika Roseclay

Tanaman hias mampu mengurangi kelembaban. Ia akan menyerap kelembaban sehingga udara di kamar mandi Mama tetap segar.

Selain itu, tanaman ini tidak membutuhkan tempat yang luas. Cukup letakkan tanaman kecil di atas toilet duduk atau di dekat wastafel.

Tanaman yang biasa digunakan adalah lidah buaya, lidah mertua, dan bunga anggrek. Selain menjaga kelembaban, tanaman-tanaman ini tentunya akan mempercantik kamar mandi Mama.

Tapi ingat untuk selalu merawat dan membersihkan pot tanaman dengan rutin agar tanaman ini tidak membuat kamar mandi Mama kotor ya.

4. Meletakan produk penyerap kelembaban

4. Meletakan produk penyerap kelembaban
Pexels/Pixabay

Benda lain yang mampu menyerap kelembaban di kamar mandi adalah produk penyerap kelembaban. Produk ini memiliki banyak jenis dan dapat dengan mudah Mama beli di toko. Jenis yang manapun tidak masalah karena mereka memiliki fungsi yang sama.

Biasanya, produk penyerap kelembaban berbentuk kapur atau butiran. Produk ini sangat praktis, Mama hanya perlu membuka bungkusnya dan meletakkan di tempat tertentu. Ia dapat digunakan selama beberapa minggu sebelum akhirnya harus diganti dengan yang baru.

5. Membersihkan kamar mandi secara teratur

5. Membersihkan kamar mandi secara teratur
Pexels/Rawpixel.com

Cara yang terakhir ini wajib dilakukan agar kamar mandi tetap bersih dan segar. Kamar mandi yang terbengkalai tentunya akan menjadi sumber penyakit. Jika membiarkannya dalam waktu lama, Mama tidak akan sadar apabila jamur sudah tumbuh di beberapa tempat.

Selain tidak sehat, kamar mandi yang kotor dapat menyebarkan bau tidak sedap ke seluruh rumah lho, Ma.

Jadi, biasakan untuk membersihkan kamar mandi secara teratur. Lap bagian-bagian yang basah sampai kering, sikat kotoran-kotoran yang menempel, dan segera angkat pakaian atau handuk basah yang menggantung di kamar mandi.

Desain kamar mandi tanpa jendela atau ventilasi tidak boleh menjadi alasan untuk membiarkan kamar mandi kotor dan lembab.

Kebersihan dan kesegaran kamar mandi adalah tanggung jawab kita sebagai pemilik rumah. Tidak hanya untuk kesehatan, tapi juga keindahan dan kenyamanan. Yuk, bersihkan kamar mandi Mama dan hilangkan kelembaban yang ada.

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.