Popmama.com/Kevin Daniel Karalo/AI
Alat yang digunakan untuk mengeksekusi daging juga sangat berpengaruh pada hasil potongan dan tekstur akhir yang didapatkan. Menggunakan pisau yang tumpul tidak hanya membahayakan tangan, tetapi juga akan merusak serat daging karena tekanan yang berlebihan saat memotong.
Pisau daging yang benar-benar tajam akan meluncur dengan mulus menembus serat tanpa menghancurkan tekstur asli atau memeras sari daging keluar. Hasil potongan yang mulus dan rapi ini akan membuat bumbu lebih mudah meresap dan daging matang secara merata.
Itulah beberapa cara memotong daging sapi yang benar agar empuk. Menerapkan teknik pemotongan yang tepat menjadi investasi waktu yang sangat sepadan untuk menyajikan hidangan berkualitas di rumah.
Mengapa daging sapi tetap alot padahal sudah direbus lama? | Penyebab utamanya biasanya karena daging dipotong searah dengan serat, sehingga otot daging tetap utuh dan panjang. Selain itu, bagian daging sapi yang digunakan mungkin memang memiliki banyak jaringan ikat yang membutuhkan teknik khusus. |
Apakah daging sapi perlu dicuci sebelum dipotong? | Mencuci daging sapi mentah dengan air mengalir sangat tidak disarankan karena cipratan airnya bisa menyebarkan bakteri ke seluruh area dapur. Cukup bersihkan kotoran yang menempel menggunakan lembaran tisu dapur (paper towel). |
Bagian daging sapi apa yang paling empuk untuk ditumis? | Bagian has dalam (tenderloin) adalah pilihan terbaik untuk tumisan karena memiliki tekstur yang paling lembut dan minim lemak. Selain itu, bagian has luar (sirloin) dan daging paha depan (chuck) juga bisa menjadi alternatif asalkan dipotong berlawanan arah serat. |