Usir Nyamuk dengan 5 Bahan Alami Ini

Bahan-bahannya mudah didapatkan, murah, dan tentunya aman bagi si Kecil

1 Desember 2018

Usir Nyamuk 5 Bahan Alami Ini

Nyamuk adalah binatang yang sangat mengganggu.

Bukan hanya mengganggu, tapi juga dapat membawa berbagai penyakit membahayakan seperti malaria atau demam berdarah.

Meski sudah banyak sekali obat nyamuk mulai dari semprotan, lotion, maupun sticker anti nyamuk yang dijual di pasaran, tapi bahan-bahan tersebut tentu mengandung banyak bahan kimia berbahaya dan tidak aman.

Jangankan untuk anak-anak, bahan-bahan kimia pada obat nyamuk juga tidak baik untuk kita lho, Ma.

Jika Mama mau yang aman pastinya bahan alami dapat menjadi pilihan.

Berikut terdapat beberapa bahan alami yang bisa dijadikan sarana pengusir nyamuk di rumah.

Selain aman, mudah didapat, harganya pun murah. Apa saja sih?

1. Sereh atau serai

1. Sereh atau serai
drweil.com

Cara pertama yang Mama butuhkan untuk mengusir nyamuk adalah tanaman sereh atau serai.

Ambil beberapa batang sereh, lalu potong tipis-tipis.

Taruh dalam wadah terbuka, lalu letakkan di bawah kasur, sudut-sudut ruangan atau di dekat tempat tidur.

Dijamin dengan cara ini nyamuk tidak akan berani dekat-dekat karena baunya sangat tidak disukai nyamuk.

Selain itu perlu Mama tahu, semakin kering sereh, semakin manjur khasiatnya untuk mengusir nyamuk.

Dibanding pakai obat semprot yang mengandung bahan kimia, lotion anti nyamuk yang belum tentu aman untuk anak kecil, atau sticker anti nyamuk, cara ini bisa Mama coba nih.

Editors' Picks

2. Kulit jeruk kering

2. Kulit jeruk kering
http://seth-in-the-kitchen.blogspot.co.id

Selain sebagai pewangi alami, ternyata kulit jeruk kering juga dapat menghalau nyamuk.

Nyamuk sangat tidak suka dengan bau jeruk.

Kulit jeruk tentu mudah didapat, murah, dan cara ini aman Ma bagi anak Mama.

Jangan lupa siapapun yang habis makan jeruk, jangan dibuang ya kulitnya.

Taruh di pojokan-pojokan kamar, atau di tempat yang banyak nyamuknya.

Semakin banyak kulit jeruk yang Mama sebarkan akan semakin baik.

3. Minyak kayu putih

3. Minyak kayu putih
amazon.com

Ternyata bukan hanya dapat mengurangi bentol pada kulit yang terkena gigitan nyamuk, tapi minyak kayu putih juga dapat mengusir nyamuk.

Caranya mudah, Mama hanya perlu memasukan minyak kayu putih ke dalam wadah yang memiliki semprotan, baru kemudian semprotkan minyak kayu putih di sudut-sudut ruangan atau di seluruh ruangan.

Baunya dijamin akan membuat nyamuk pergi!

Untuk menambah kemanjurannya, selain disemprotkan Mama juga bisa oleskan pada tubuh si Kecil supaya menghindarinya digigit nyamuk.

4. Minyak lavender dan ragi

4. Minyak lavender ragi
myology2011.org

Wewangian lainnya yang tidak disukai nyamuk adalah lavender.

Mama bisa membeli minyak lavender, dan mencampurkannya dengan ragi untuk mengusir nyamuk.

Campurkan kedua bahan tersebut dan taruh di wadah terbuka, seperti toples atau gelas tak terpakai, dan letakkan di pojok ruangan atau kamar.

Wangi lavender yang menenangkan juga dapat menjadi aromaterapi loh, Ma.

Selain minyak lavender, Mama juga bisa menanam tanaman ini di pekarangan rumah untuk mengurangi nyamuk masuk ke rumah.

5. Tanaman pengusir nyamuk

5. Tanaman pengusir nyamuk
johnnyseeds.com

Selain bahan-bahan alami di atas, cara lain yang bisa Mama lakukan adalah dengan menanam beberapa jenis tanaman di kebun Mama.

Dengan cara ini, dapat mengurangi bahkan menghindari nyamuk lebih banyak bersarang di rumah.

Tanaman yang bisa Mama tanam antara lain adalah : Geranium, Zodia, Rosemary, Kecombrang, Akar wangi, dan Lavender.

Mama bisa memilih salah satu dari tanaman tersebut atau bahkan menanam semuanya sekaligus.

Dijamin, rumah Mama bisa bebas dari nyamuk.

Di samping menggunakan bahan-bahan alami, Mama juga perlu menjaga kebersihan, menguras bak mandi secara teratur, dan menghindari adanya genangan air dimana nyamuk bisa bersarang.

Memelihara ikan dalam kolam juga dapat menjadi salah satu alternatif untuk mengurangi nyamuk.

Jadi, sebelum menggunakan bahan-bahan kimia, coba dengan bahan alami dulu ya Ma!

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.