9 Alasan Syifa Hadju dan El Rumi Menikah, Effort ke Satu Sama Lain

Pernikahan El Rumi dan Syifa Hadju digelar pada 26 April 2026.
Pernikahan pasangan ini seolah menandai akhir perjalanan cinta mereka yang berawal dari pertemanan sejak lama.
Keduanya merasa cocok karena bisa menjadi diri sendiri, saling memahami, serta memiliki visi dan tujuan hidup yang sejalan menuju hubungan serius.
Pernikahan El Rumi dan Syifa Hadju digelar pada Minggu (26/4/2026). Ini menjadi akhir dari kisah perjalanan cinta mereka sejak 2024 lalu. Eits, meski resmi sebagai pasangan baru di 2024, keduanya sudah menjalin pertemanan sejak dulu. Bahkan mereka berdua satu circle, lho.
Ada salah satu video di Youtube El & Syifa Family yang menceritakan awal mereka keduanya bertemu dan dekat. Sebelumnya, El dan Syifa punya pasangan masing-masing, tetapi sama-sama putus di tengah jalan. Setelah sama-sama single, mereka semakin dekat lewat DM Instagram.
Tidak hanya itu, setelah banyak ngobrol mereka juga ternyata punya visi yang sama. Dalam QnA di kanal YouTube mereka juga Syifa Hadju mengungkap alasan dirinya yakin memilih El Rumi sebagai pasangan hidupnya.
Berikut Popmama.com rangkum informasi selengkapnya.
Deretan Alasan Syifa Hadju dan El Rumi Menikah
1. Punya chemistry yang cocok, berawal dari teman lama

Sudah disebutkan kalau El Rumi dan Syifa Hadju berteman terlebih dahulu sebelum menjalin hubungan pacaran. El sendiri berteman cukup dekat dengan ex-kekasih Syifa Hadju saat itu. Keduanya dekat karena saling bertukar pesan di Instagram.
Dari sana, El dan Syifa menemukan kalau mereka cocok dan nyambung. Chemistry mereka pun terbentuk. Di videonya, Syifa mengaku kalau awalnya mereka berteman, sehingga memang terbiasa berinteraksi tapi tidak seintens setelah sama-sama putus dari pasangan masing-masing.
“Soalnya kita memang sudah temenan. Aku sudah kenal dia, dia sudah kenal aku, cuma ya aku nggak benar-benar berpikir kalau dia ngedeketin aku. Terus ternyata memang justru semakin ngobrol, semakin nyambung juga,” jelas Syifa.
2. Syifa Hadju merasa lebih percaya diri dengan El Rumi

Salah satu alasan yang membuat Syifa Hadju mantap memilih El Rumi sebagai pasangan hidup karena ia merasa sangat dicintai. Perhatian dan kasih sayang yang diberikan El membuatnya nyaman, sekaligus membangun rasa percaya diri dalam dirinya.
“Menurut aku mungkin karena dia tuh lucu, dia tuh wordlessly funny. Terus aku tuh lover girl banget kan. Aku suka dicintai dan aku suka mencintai. Jadi, dia tuh bisa memberi semua love language yang aku punya ke aku gitu, lho. Jadi, benar-benar aku merasa kayak takaran sayang dari dia buat aku tuh penuh banget,” jelas Syifa Hadju.
Syifa menjelaskan selama dengan El Rumi merasa lebih hopeful. Ia juga menjadi pribadi yang lebih percaya sama diri dan bahagia.
3. Sama-sama bisa menjadi diri sendiri

Dalam relasi hubungan romantis, dua orang rentan memalsukan diri mereka untuk disukai pasangannya. Namun, hal itu tidak terjadi antara Syifa Hadju dan El rumi. Mereka bisa menjadi diri sendiri tanpa harus saling mengatur!
Mereka membangun hubungan yang dilandasi kepercayaan, serta saling memahami batasan dan hal-hal yang tidak disukai masing-masing.
“Aku belajar kalau finding a good partner tuh sebenarnya bukan finding the perfect partner for you, tetapi seseorang yang bisa mengompromikan satu sama lain, karena pada dasarnya kan nggak ada orang yang sempurna, ya,” tutur Syifa.
Hubungan yang penuh larangan dan sikap mudah ngambek dirasa melelahkan. Hal-hal yang tidak disukai sudah saling diketahui dan menjaga kepercayaan satu sama lain. Syifa tidak mau terjebak di hubungan yang saling melarang atau mengatur.
4. Syifa Hadju dan El Rumi punya visi yang sama

Selain merasa nyambung, Syifa Hadju juga melihat adanya kesamaan visi dengan El Rumi, terutama terkait tujuan serius seperti pernikahan. Di awal pendekatan, ia sengaja membuka pembicaraan ke arah tersebut untuk mengetahui keseriusan El dalam menjalani hubungan.
“Ternyata visi kita nih sama. Goals-nya sama,” tutur Syifa.
Kesamaan ini membuatnya semakin yakin untuk melanjutkan hubungan, meski sempat merasa semuanya berjalan begitu cepat hingga menimbulkan keraguan di awal.
5. Kedua keluarga besar mendukung

Sejak masa pendekatan, hubungan Syifa Hadju dan El Rumi sudah mendapat perhatian dan dukungan dari keluarga. Bahkan, momen PDKT mereka sempat dipantau oleh mamanya Syifa, yang ikut mendorong komunikasi di antara keduanya.
“Alhamdulillah-nya orangtuaku sudah senang sama El dari awal,” ungkap Syifa.
Dukungan ini membuat hubungan mereka terasa lebih ringan dan tanpa hambatan dari pihak keluarga.
6. Saling mencintai tanpa harus banyak berkorban

Syifa Hadju mengaku memiliki pandangan berbeda tentang cinta sebelum bertemu El Rumi. Ia dulu mengira bahwa cinta harus diperjuangkan dengan pengorbanan besar dan proses yang sulit.
Namun setelah bersama El, pandangannya berubah. “Ternyata love should be easy,” ujarnya.
Ia merasakan bahwa mencintai dan dicintai bisa berjalan dengan alami, tanpa harus melalui perjuangan yang berat seperti yang ia bayangkan sebelumnya.
7. Keduanya ‘effort’ ke satu sama lain

Hubungan El Rumi dan Syifa Hadju terlihat kuat karena keduanya sama-sama menunjukkan effort, baik secara emosional maupun dalam keseharian. Mereka tidak hanya saling mencintai, tetapi juga hadir sebagai support system, saling memahami kebutuhan pasangan, hingga menjaga komunikasi tetap sehat tanpa saling mengatur.
Effort tersebut juga terlihat dari bagaimana mereka tumbuh bersama. Syifa merasa lebih percaya diri dan bahagia, sementara El juga mengalami perubahan positif dalam hidupnya.
Keduanya bahkan sejak awal sudah membicarakan hubungan ke arah yang lebih serius, menunjukkan bahwa effort yang dibangun bukan hanya untuk saat ini, tetapi juga untuk masa depan.
8. Membuktikan cinta dengan love language pasangan

Syifa Hadju mengaku bahwa El Rumi mampu memenuhi semua love language yang ia butuhkan. Ia merasa dicintai secara utuh tanpa harus “meminta lebih dulu” seperti di hubungan sebelumnya.
Di sisi lain, El juga merasa hubungan ini berbeda karena Syifa memberikan ketulusan yang membuatnya yakin. Ini menunjukkan adanya effort emosional dari kedua belah pihak.
9. Sudah memiliki rencana serius soal hubungan sejak awal

Menariknya, sejak awal hubungan, keduanya sudah membicarakan hal serius seperti pernikahan. Ini menunjukkan bahwa effort mereka bukan sekadar pacaran biasa, tapi memang diarahkan ke tujuan jangka panjang.
Kesamaan visi ini membuat hubungan mereka terasa lebih terarah dan minim drama.
Itulah tadi alasan Syifa Hadju dan El Rumi menikah, cocok satu sama lain dan saling effort. Inspiratif banget ya hubungan mereka berdua!

















-7rKUBW2n9HaahT92AiEcBDRJXaxRufM5.jpg)
