Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
For
You

Curhatan Sedih Yulia Baltschun Diselingkuhi Suami Berkali-Kali

Curhatan Sedih Yulia Baltschun Diselingkuhi Suami Berkali-Kali
Instagram.com/yuliabaltschun
Intinya Sih
  • Yulia Baltschun tidak berniat viral, suaminya yang lebih dulu mengunggah pengakuan selingkuh ke publik.

  • Yulia Baltschun merasa rasa sakit ini lebih menghancurkan jiwa daripada saat ia kehilangan anaknya.

  • Sebagai perempuan, Yulia Baltschun ingin melepaskan seutuhnya. Sebagai mama, hatinya masih berjuang.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Nama Yulia Baltschun mendadak menjadi perbincangan hangat di media sosial setelah suaminya, Scot Humphreys, secara terbuka mengaku telah berselingkuh, bukan untuk pertama kalinya. Bagian yang membuat publik terpukau bukan hanya pengakuan sang suami, tetapi bagaimana Yulia merespons semuanya dengan kejujuran yang luar biasa.

Lewat serangkaian unggahan di Instagram dan Threads, konten kreator sekaligus juara 3 MasterChef Indonesia Season 4 ini menuangkan perasaan yang paling dalam, sebagai perempuan yang hancur, sekaligus sebagai mama yang masih berjuang untuk tetap berdiri.

Berikut Popmama.com merangkum beberapa curhatan paling menyentuh dari Yulia Baltschun yang bikin siapa pun yang membacanya ikut terenyuh.

Yuk Ma, disimak!

1. Yulia Baltschun tidak berniat buka suara, tetapi suaminya yang duluan mengakui segalanya ke publik

Ini 5 Curhatan Paling Menyentuh Yulia Baltschun
Instagram.com/yuliabaltschun

Yulia Baltschun sebenarnya bukan tipe orang yang gemar curhat di media sosial. Ia sudah tahu masalah ini jauh sebelum semua ramai, tapi ia memilih untuk tidak membawa urusan rumah tangganya ke ranah publik. Sayangnya, keputusan itu diambil alih oleh suaminya sendiri.

Scot Humphreys, suami Yulia, secara mengejutkan mengunggah pengakuan perselingkuhannya sendiri ke InstaStory tanpa diminta. Barulah setelah unggahan itu menyebar luas dan DM membanjiri akun Yulia, ia merasa perlu angkat bicara untuk meluruskan informasi.

"Aku di posisi belum siap masalah ini ke publik tapi pasangan aku dengan inisiatif mengupload duluan, bahkan akupun nggak ngeh kalau bukan karena orang-orang yang DM bertanya perihal postingan tersebut," ungkap Yulia Baltschun, via Threads @yuliabaltschun.

Yulia kemudian memilih untuk speak up bukan untuk drama, tetapi semata-mata untuk meluruskan fakta yang sudah terlanjur beredar.

Sebuah pilihan yang justru menunjukkan betapa dewasanya ia dalam menghadapi situasi yang sama sekali tidak ia inginkan ini.

2. Rasa sakit ini lebih menghancurkan jiwa daripada saat ia kehilangan putra tercinta

Ini 5 Curhatan Paling Menyentuh Yulia Baltschun
Instagram.com/yuliabaltschun

Yulia Baltschun dan Scot diketahui pernah kehilangan anak kedua mereka. Sebuah duka yang dalam dan tidak ternilai. Tapi dalam salah satu ungkapannya yang paling mengguncang, Yulia menyebut bahwa pengkhianatan ini ternyata terasa jauh lebih menghancurkan secara mental.

Bukan berarti kehilangan sang anak tidak menyakitkan, tapi pengkhianatan menyerang dari sisi yang berbeda. Kehilangan anak memang duka yang datang dari luar. Sementara, pengkhianatan adalah luka yang datang dari orang yang paling dipercaya, dari dalam rumah sendiri.

"Kehilangan anak memang menderita, tapi ini lebih menghancurkan jiwa. Waktu anak aku meninggal meskipun sakit, aku masih bisa makan. Kalau ini, aku nggak bisa jelasin," kata Yulia.

Kalimat itu bukan keluhan, melainkan kesaksian jujur dari perempuan yang pernah menanggung dua jenis kehilangan terberat dalam hidupnya. Yulia memilih untuk tidak menyembunyikan satupun dari keduanya.

3. Sebagai perempuan hatinya hancur, tetapi sebagai mama hatinya masih menyala

Ini 5 Curhatan Paling Menyentuh Yulia Baltschun
Instagram.com/yuliabaltschun

Ini adalah bagian yang paling banyak dibicarakan dari seluruh unggahan Yulia Baltschun dan mudah dipahami kenapa.

Ia membelah dirinya menjadi dua peran dengan kejujuran yang menusuk, Yulia si perempuan, dan Yulia sebagai seorang mama. Kedua perannya ini merasakan hal yang berbeda di waktu yang bersamaan.

Sebagai perempuan, ia ingin pergi. Ingin melepaskan seutuhnya, ingin tidak pernah bertemu lagi, bahkan tidak ingin mencium baunya pun. Tapi sebagai mama, hatinya masih berjuang, masih mau ke couple therapy, masih berdoa, masih ingin memberikan yang terbaik untuk anaknya.

"Sebagai Perempuan, Hati aku hancur lebur. Rasa paling kuat adalah ingin melepaskan diri 100%. Aku tidak ingin ketemu dia lagi / cium baunya lagi / dengar apa-apa tentang dia lagi. Aku inginnya dia menghilang dari hidup aku selamanya," ungkap Yulia.

"Sebagai seorang ibu, hati aku masih bercahaya, masih siap berusaha, masih ingin ke couple therapy, masih ingin memberikan yang terbaik untuk anak aku, masih ingin bersujud kepada Tuhan untuk diberikan jalan supaya keluarga kecil aku ini bisa bertahan. Berada di tengah-tengah sangatlah beraaaaat sekali," ujar Yulia.

Sandwich hug, pelukan di mana ia berada di tengah antara suami dan anak, Yulia sebut sebagai momen di mana mereka bertiga merasa paling aman di dunia. Dan sekarang, momen itu menjadi bagian dari dilema terberat dalam hidupnya.

4. Permintaan Yulia Baltschun: Jangan sebut perempuan bodoh saat masih berdoa, dan jangan sebut egois saat melepaskan

Ini 5 Curhatan Paling Menyentuh Yulia Baltschun
Instagram.com/yuliabaltschun

Di tengah kesakitan yang ia rasakan sendiri, Yulia Baltschun masih sempat memikirkan perempuan lain yang sedang atau mungkin akan menghadapi posisi yang sama.

Pesannya jelas dan bagi banyak perempuan, kata-katanya terasa seperti pelukan yang sudah lama mereka butuhkan.

Yulia menyuarakan sesuatu yang selama ini sering tidak terucapkan, bahwa baik bertahan maupun pergi, keduanya adalah pilihan yang sama-sama berat. Tidak ada yang "benar" dan tidak ada yang pantas dihakimi dari luar.

"Jangan sebut dia BODOH saat masih berdoa & berharap. Dan jangan sebut dia EGOIS saat memutuskan untuk melepaskan diri. Karena kedua pilihan sama-sama bukan pilihan yang pernah kita pikirkan, bukan yang kita inginkan," tulis Yulia Baltschun via Instagram.

Ia melanjutkan bahwa pilihan-pilihan itu dipaksakan hadir di saat hati masih terluka dan bernapas pun masih terasa berat. Kalimat itu terasa sangat personal, sekaligus sangat universal bagi siapa saja yang pernah ada di posisi serupa.

5. Yulia Baltschun tidak akan cerita kronologinya, tetapi bersedia berbagi proses healingnya nanti

Ini 5 Curhatan Paling Menyentuh Yulia Baltschun
Instagram.com/yuliabaltschun

Yulia Baltschun memang tidak berencana membuka seluruh cerita kepada publik. Yulia tegas soal ini, bukan karena ia menutup diri, tetapi karena ia sadar bahwa menceritakan kronologi detail tidak akan membawa manfaat.

Yulia pun konsisten dengan karakternya yang selama ini dikenal tidak suka oversharing.

Tapi ada satu hal yang ia janjikan, dan justru itulah yang membuat banyak orang semakin respek. Setelah melewati semua ini, Yulia bersedia menceritakan proses healingnya, terapi apa yang ia jalani, buku apa yang membantunya, bagaimana cara ia menghadapi grief yang luar biasa berat ini.

"Aku nggak bisa cerita kronologinya karena menurut aku itu tidak bermanfaat dan aku memang tipe yang gak nyaman oversharing ke media sosial kalau bukan untuk kebutuhan edukasi. Tapi aku mungkin nanti bersedia menceritakan proses healing, apa terapinya? Apa buku yang membantu? Bagaimana cara coping dengan grieving-nya, dll," tulis Yulia.

Support yang datang pun ia akui sangat membantu kebangkitannya, dari sahabat dan keluarga yang lama tak kontak, bahkan dari orang-orang yang belum pernah ia temui sama sekali. Bagi Yulia, semua itu adalah pengingat bahwa ia tidak sendirian dalam perjalanan yang berat ini.

Itulah tadi curhatan paling menyentuh dari Yulia Baltschun yang banyak mengundang empati dan dukungan dari jutaan orang. Di balik semua rasa sakit yang ia rasakan, ada keberanian luar biasa untuk jujur kepada publik, dan yang terpenting, kepada dirinya sendiri.

Semoga Yulia Baltschun dan keluarga kecilnya selalu diberikan kekuatan dan jalan terbaik ya, Ma.

FAQ Yulia Baltschun

Apa pekerjaan Yulia Baltschun saat ini?

Yulia Baltschun dikenal sebagai konten kreator yang fokus pada gaya hidup sehat, olahraga, dan pola makan. Ia juga sering membagikan tips diet serta motivasi transformasi tubuh.

Dari mana Yulia Baltschun mulai dikenal publik?

Namanya mulai dikenal luas setelah menjadi peserta di ajang MasterChef Indonesia Season 4, di mana ia berhasil meraih posisi juara ketiga.

Apakah Yulia Baltschun aktif di media sosial?

Ya, Yulia Baltschun aktif di Instagram dan Threads, tempat ia sering membagikan konten seputar kesehatan, keluarga, serta pengalaman pribadinya.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Dimas Prasetyo
EditorDimas Prasetyo
Follow Us

Latest in Life

See More