Siapa Pemilik Amanda Brownies? Berikut Profil dan Sosok di Baliknya

Amanda Brownies didirikan oleh Sumi Wiludjeng, alumnus IKIP Jakarta jurusan Tata Boga, yang memulai bisnis brownies kukus rumahan di Bandung sejak tahun 1999.
Nama Amanda berasal dari akronim 'Anak Mantu Damai', mencerminkan doa dan harapan keluarga yang rukun serta usaha yang terus berkembang hingga menjadi merek nasional pada tahun 2004.
Setelah wafatnya Ibu Sumi pada Juli 2021, bisnis Amanda Brownies tetap berjalan dengan manajemen keluarga dan kini memiliki lebih dari 120 outlet di berbagai wilayah Indonesia.
Amanda Brownies kini sudah dikenal di jagad kuliner Indonesia. Bermula dari kue rumahan di Bandung, kini Amanda menjelma jadi ikon oleh‑oleh yang dikenal hampir di seluruh kota besar Tanah Air.
Tapi, siapa sebenarnya pemilik Amanda Brownies? Nama itu mungkin sering muncul dibenak banyak orang, tapi sedikit yang tahu bagaimana sosok di balik perintis bisnis hingga menjadi merek nasional.
Berikut Popmama.com, rangkum tentang siapa pemilik Amanda Brownies serta profilnya. Gulir sampai bawah untuk lengkapnya, ya!
1. Profil pendiri Amanda Brownies

Nama Lengkap: Sumi Wiludjeng
Nama Panggilan: Ibu Sumi
Agama: Islam
Pendidikan: Alumnus IKIP Jakarta jurusan Tata Boga
Awal Mula Bisnis: Tahun 1999
2. Asal mula Amanda Brownies

Mengutip dari IDN Times, sebelum dikenal oleh masyarakat dengan nama Amanda Brownies, awal mula usaha ini lahir dari bisnis rumahan di Bandung yang dijalankan oleh Ibu Sumi pada tahun 1999.
Selain itu, dulu Ibu Sumi pernah mengelolal katering kecil dan bereksperimen menggunakan resep dari brownies kukus yang ia dapat dari saudaranya.
Baru pada tahun 2000, ia membuka usaha kue brownies dengan nama Amanda lewat hasil usahanya mencari resep dengan rasa terbaik dengan respons yang positif dari para pelanggannya.
Nama Amanda ternyata bukan sekadar nama biasa, tetapi sebuah singkatan yang sarat doa. “Amanda” merupakan akronim dari “Anak Mantu Damai”, sebuah harapan agar keluarga, anak, dan mantunya hidup rukun dan damai, plus usahanya terus berjalan lancar. Doa sederhana tersebut seolah ikut menjadi dasar semangat Amanda Brownies hingga kini.
3. Dari home industry ke merek nasional
Setelah resmi berdiri sebagai merek pada tahun 2000, awalnya Amanda Brownies hanya menyajikan satu varian saja, yakni brownies kukus original, yang kemudian jadi “jantung” katalog produk Amanda hingga kini.
Kemudian pada 2004 nama Amanda resmi didaftarkan dan dipatenkan sebagai merek dagang. Sejak saat itu, ekspansi Amanda Brownies semakin terlihat dengan pembukaan cabang di berbagai kota besar seperti Surabaya, Yogyakarta, Medan, hingga ke Pulau Sulawesi.
Kini, jaringan Amanda Brownies mencapai ratusan outlet di seluruh Indonesia, menjadikannya salah satu ikon oleh‑oleh khas tanah air yang kerap dicari wisatawan maupun pengirim kue. Lebih menarik lagi, Amanda tetap mempertahankan citra sebagai bisnis keluarga yang dijalankan secara profesional, sehingga rasa dan kualitas tetap stabil meski skala usahanya jauh membesar.

4. Kesuksesan Amanda Brownies pasca ditinggal Ibu Sumi

Pada bulan Juli 2021, sang pemilik Amanda Brownies, Ibu Sumi meninggal dunia. Operasional dan bisnis Amanda Brownies hingga saat ini dilanjutkan oleh manajemen keluarga dan tim yang telah dibentuk.
Dilansir dari instgram @amandabrowniesjambi, Amanda Brownies kini telah memiliki 120 outlet yang tersebar di Jabodetabek, Sumatera, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara, Kalimantan, Sulawesi, hingga Jayapura. Yang dapat dipesan secara offline maupun online.
Nah, itu dia pembahasan mengenai siapa pemilik Amanda Brownies dan sosok di baliknya. Semoga bermanfaat, Ma.



















