Instagram.com/vidialdiano
Melalui pesan kerasnya, Deddy Corbuzier secara tidak langsung mengajak masyarakat dan para pengikutnya di media sosial untuk tidak mudah terpengaruh oleh ramalan mengenai kematian. Urusan hidup dan mati seseorang adalah hal sakral yang tidak seharusnya dijadikan bahan konten atau ajang pembuktian kesaktian bagi para peramal.
Dukungan pun mengalir dari netizen yang setuju dengan sikap tegas Deddy. Banyak yang merasa bahwa keluarga yang sedang berduka perlu dihormati privasinya, dan mengonsumsi ramalan tentang kematian hanya akan menambah beban psikologis bagi orang-orang terdekat almarhum.
Sikap Deddy ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk selalu memiliki empati di tengah kemudahan mengakses informasi ya, Ma. Mari kita fokus mendoakan yang terbaik untuk almarhum Vidi Aldiano dan keluarga yang ditinggalkan.
Mengapa ramalan tentang kematian seringkali viral di media sosial? | Topik mengenai masa depan dan kematian kerap memicu rasa penasaran alami manusia. Sayangnya, algoritma media sosial sering mengangkat konten yang bersifat kontroversial atau mengejutkan, sehingga oknum peramal sering memanfaatkan celah ini untuk mendapatkan engagement yang tinggi dari netizen yang penasaran. |
Bagaimana cara melindungi diri dan keluarga dari konten ramalan yang meresahkan? | Mama bisa mulai dengan menyaring akun-akun yang sering membagikan konten spekulatif. Mengajarkan anak untuk berpikir logis dan berpegang pada nilai-nilai agama juga sangat penting agar mereka tidak mudah merasa cemas atau takut saat melihat konten serupa di internet. |
Apa yang harus dilakukan jika melihat konten yang tidak menghargai orang yang baru meninggal dunia? | Langkah terbaik adalah dengan tidak memberikan interaksi apa pun, baik berupa komentar, like, maupun membagikannya kembali. Interaksi negatif tetap dianggap sebagai dukungan oleh algoritma media sosial. Jika dirasa sudah sangat melampaui batas, Mama bisa menggunakan fitur report atau laporkan konten agar segera ditindaklanjuti oleh platform terkait. |