5 Cara Menghadapi Pasangan yang Cuek

Pasanganmu cuek? Jangan marah-marah dulu, coba lakukan hal ini yuk!

9 Desember 2020

5 Cara Menghadapi Pasangan Cuek
Pexels/Ketut Subiyanto

Memiliki pasangan yang cuek, pasti sangat menjengkelkan ya! 

Mungkin beberapa dari kalian pernah merasakan hal berikut ini. Ketika si Kecil menangis, dan Mama sedang sibuk melakukan sesuatu, tapi Papa dengan santainya masih memainkan handphone dan mengindahkan tangis si Kecil.

Atau ketika Mama sudah membereskan rumah dengan sangat rapi, pulang dari kantor, Papa melepaskan baju dan membuangnya di lantai begitu saja, dan tidak merapikan sepatu di rak sepatu kembali, dan dengan kaki kotor langsung naik ke tempat tidur untuk sekedar tiduran.

Ya! Hal tersebut memang terdengar menjengkelkan! Berbahagialah jika Mama tidak pernah merasakan salah satu dari hal di atas, tapi jika Papa terlalu cuek, jangan langsung marah-marah Ma, mungkin ada beberapa hal yang bisa Mama lakukan untuk merubah sifat cueknya tersebut.

Cek informasi yang telah Popmama.com rangkum berikut ini, yuk Ma!

1. Utarakan yang sering membuat Mama merasa kesal pada pasangan

1. Utarakan sering membuat Mama merasa kesal pasangan
Freepik/master1305

Langkah pertama yang harus dilakukan adalah mengajak pasangan bicara. Lebih baik utarakan terlebih dahulu padanya kekesalan dan keresahan kamu, kemudian bicarakan apa yang kalian berdua inginkan supaya hubungan berjalan dengan lancar. 

Papa tentu tidak senang melihat Mama marah-marah terus, sebaliknya Mama juga tidak senang dengan ketidakpekaan Papa. Bicarakan baik-baik dan cari jalan tengah dari masalah tersebut.

Apakah ini hanya reaksi berlebihan dari Mama atau memang Papa yang tidak peka dengan keadaan di sekitar? Bicarakan apa yang paling baik menurut kalian sebelum terjadi pertengkaran ya.

Editors' Picks

2. Hindari marah-marah

2. Hindari marah-marah
freepik/shurkin_son

Ketika melihat suami cuek, pasti hal spontan yang kamu lakukan adalah marah-marah bukan?

Tapi tahukah Mama, semakin kita marah-marah, pasangan bukannya akan mengerjakan apa yang kita minta atau kita inginkan, justru akan semakin malas melakukannya.

Meski rasa kesal dan marah memang sulit dibendung, cobalah untuk menarik nafas dalam-dalam dan mintalah baik-baik jika Mama membutuhkan bantuan. 

Misalnya si Kecil sedang menangis, dan Papa sedang bersantai, sedangkan Mama sedang memasak.

Coba minta baik-baik pada Papa untuk menenangkan si Kecil tanpa perlu menyuruhnya dengan nada tinggi atau marah-marah. Dengan begitu Papa tentu akan lebih merasa dihargai dan membantu Mama. 

3. Berikan dia perhatian

3. Berikan dia perhatian
Freepik/bearfotos

Banyak yang kesal dengan sifat cuek pasangannya sehingga ia juga akhirnya menjadi ikut cuek supaya pasangannya merasakan apa yang ia rasakan.

Hal ini tidak akan merubah pasangan, tapi malah memperkeruh suasana rumah tangga dan dapat memicu pertengkaran yang lebih besar lho! Ketika pasangan memiliki sifat cuek dan kamu menjadi ikut cuek, hubungan kalian dijamin tidak akan berjalan dengan lancar.

Jika keduanya sama-sama cuek dan tidak peduli, hubungan akan berakhir pada perselingkuhan atau pertengkaran. Seharusnya, jika kamu memang kesal dengan sifat pasangan, berikan ia pengertian bukan balas dendam.

Coba deh sesekali beri suami perhatian seperti memasaki makanan kesukaannya, atau menciumnya sepulang kerja. Dari suasana yang menyenangkan, kamu bisa kemudian mengutarakan jika kamu juga ingin diperhatikan dengan cara yang bisa kamu ungkapkan.

4. Berikan ruang sendiri untuk pasangan

4. Berikan ruang sendiri pasangan
freepik/cookie_studio

Sifat cuek juga bisa muncul karena rasa bosan. Mungkin pasangan merasa bosan dengan rutinitas yang itu-itu saja. Pergi kerja, macet-macetan, pulang kerja, macet-macetan lagi, sampai rumah masih dimarahi istri, disuruh ini itu.

Dibanding menuntut, memaksanya atau memarahi pasangan, coba berikan ia waktu untuk berkumpul bersama teman-temannya sesekali atau melakukan hobinya di waktu senggang. Mama juga bisa mengajaknya refreshing dengan berjalan-jalan. Tentu bukan hanya Papa yang akan merasakan refreshing, tapi Mama juga bisa dapat berlibur, bukan?

Dengan memberinya kelonggaran, Mama juga dapat membicarakan untuk bergantian menjaga si Kecil, supaya Mama bisa mengurus diri sendiri dan menghilangkan stres.  

Dengan saling bekerja sama dan mengerti satu sama lain, tentu hubungan jadi lebih terasa menyenangkan. Siapa tahu, setelah refreshing, pasangan jadi lebih peka dan dapat lebih perhatian dengan Mama ya!

5. Cari kegiatan yang menyibukkan diri kamu

5. Cari kegiatan menyibukkan diri kamu
Freepik/cookie_studio

Jika sifat cuek pasangan tidak bisa diubah, lebih baik Mama mencari pengalihan lain dan berlapang dada menerima kekurangan pasangan satu ini.

Coba deh cari dan lakukan hal positif seperti mengikuti kegiatan bersama teman atau kegiatan yang menambah ketrampilan supaya Mama tidak hanya uring-uringan memikirkan sifat pasangan yang seperti itu.

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.