Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
Haru! Yura Yunita Dampingi Vidi Aldiano hingga ke Liang Lahat
Instagram.com/yurayunita
  • Vidi Aldiano meninggal dunia pada 7 Maret 2026, dan meninggalkan duka mendalam bagi keluarga dan sahabat, terutama Yura Yunita.

  • Yura Yunita berjuang pulang dari Madinah ke Jakarta selama 14 jam demi menepati janji terakhirnya untuk melepas Vidi Aldiano.

  • Yura Yunita akhirnya tiba tepat waktu, mendampingi hingga prosesi pemakaman selesai, seolah menyampaikan salam perpisahan penuh haru dan rasa syukur karena sempat melihat sahabatnya untuk terakhir kali.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Kepergian penyanyi berbakat Vidi Aldiano pada Sabtu (7/3/2026) menyisakan duka mendalam, terutama bagi sahabat dekatnya, Yura Yunita.

Setelah sebelumnya sempat memanjatkan doa tulus di depan Ka'bah, Yura harus menerima kenyataan pahit bahwa sang sahabat telah berpulang saat dirinya masih berada di tanah suci.

Melalui rentetan unggahan di InstaStory pribadinya, Yura membagikan momen emosional sejak dirinya berada di Madinah hingga akhirnya berhasil tiba di Jakarta tepat waktu untuk melepas Vidi. Perjalanan yang penuh perjuangan ini membuktikan betapa eratnya ikatan persahabatan di antara mereka.

Simak ulasan lengkap Popmama.com mengenai perjalanan terakhir Yura Yunita untuk sang sahabat tercinta.

1. Doa tulus untuk keteguhan hati Sheila Dara

Instagram.com/yurayunita

Saat masih berada di Mekkah pada 5 Maret 2026, Yura Yunita sempat menuliskan doa yang sangat menyentuh untuk istri Vidi, Sheila Dara. Yura sangat mengagumi ketulusan Sheila yang selama ini setia mendampingi Vidi dalam setiap proses pengobatannya.

Dalam buku catatannya, Yura menuliskan doa yang sangat dalam.

"Ya Allah di hadapan ka'bah Mu yang mulia ini. Kami menyebut satu nama dengan penuh cinta, Sheila.

Engkau tahu betapa lembut hatinya, betapa setianya ia merawat yang tercinta dengan senyum, dengan kasih yang mungkin hanya Engkau yang benar-benar melihat setiap lelahnya. Ya Allah, ringankan setiap beban yang ia sembunyikan.

Balas setiap kesabarannya dengan kesehatan, balut hatinya dengan kebahagiaan yang tenang dan panjang. Jagalah sheila selalu, sehatkan tubuhnya, lapangkan hatinya, dan biarkan hidupnya dipenuhi cahaya seindah hatinya sendiri. aamiin, With Love, Yura Donne".

2. Rasa tidak percaya saat mendengar kabar duka

Instagram.com/yurayunita

Berita kepergian Vidi Aldiano yang begitu mendadak membuat Yura Yunita merasa sangat terpukul.

Hal ini dikarenakan mereka sebenarnya sudah memiliki janji untuk bertemu segera setelah Yura mendarat di Jakarta dari kepulangannya beribadah umrah.

Ungkapan rasa tidak percaya itu ia sampaikan dengan penuh haru di media sosialnya:

"Lohhh. Kan besok sepulang aku dari sini, janjian ketemu main kerumah kamu. Kannnn Yakann!!! Kan maaauu ketemu aku kannn!!" tulis Yura dengan latar belakang menara masjid di Madinah.

3. Bergegas pulang demi menepati janji terakhir

Instagram.com/yurayunita

Mendengar kabar sang sahabat telah tiada, Yura Yunita langsung berusaha secepat mungkin untuk kembali ke tanah air.

Yura terus memberikan pesan kepada mendiang Vidi agar "menunggu" kedatangannya untuk yang terakhir kali sebelum prosesi pemakaman dilakukan.

Yura mengunggah foto saat berada di bandara dengan pesan.

"Bebb aku pulang sekarang yaaaa, tungguin kita ketemu dirumah, yayayaya yakan!! Kan janjian mau ketemu dulu kaaaan @vidialdiano". Rasa cemas dan sedih campur aduk demi bisa melihat wajah sang sahabat untuk terakhir kalinya," tulis Yura.

4. Perjuangan 14 jam perjalanan Madinah ke Jakarta

Instagram.com/yurayunita

Yura Yunita menempuh perjalanan udara selama 14 jam dari Madinah menuju Jakarta.

Setibanya di bandara pada pukul 06.45 WIB, ia bahkan tidak sempat mengurus bagasinya dan langsung memacu kendaraan menuju rumah duka agar tidak kehilangan momen menyalatkan jenazah Vidi.

Yura menceritakan perjuangannya tersebut dengan penuh lega.

"Jujur kemarin pas di Madinah aku dapet kabar tentang kamu gga kepikiran dresscodenya kamu, benar-benar pakai yang ada, baju yang tersisa. Cuma kepikiran kebut langsung ke bandara, flight 14 jam Madinah -> Jakarta, landing jkt 06.45, koper ku tinggal di bandara, langsung kebut ke rumahmu, eh alhamdulillah masih bisa ketemu yaaaa," tulisnya.

5. Momen mengharukan di samping liang lahat

Instagram.com/yurayunita

Kesedihan Yura Yunita memuncak saat ia menyadari bahwa Vidi seolah benar-benar menunggunya datang sebelum dimakamkan.

Yura merasa bersyukur masih bisa berdiri tepat di depan liang lahat untuk melihat prosesi pemakaman sahabatnya yang ia sebut sangat indah.

Yura menuliskan perasaan syukurnya yang mendalam.

"Kata teman-teman yang bikin aku makin nangis 'tuh Vidi nungguin lo datang tuh'. Lah mewek maksimal aku, tapi lega, happy. Alhamdulillah keburu ketemu, Shalat jenazahmu, nganterin kamu, beridir tepat di depan liang lahatmu, liat proses menghadap kiblatmu, indah bebb, indah @vidialdiano," kata Yura.

6. Permintaan maaf mengenai warna baju terakhir

Instagram.com/yurayunita

Ada satu detail kecil yang membuat Yura Yunita merasa bersalah, yaitu warna baju yang ia kenakan saat mengantar Vidi ke tempat peristirahatan terakhir.

Dikarenakan terburu-buru dan hanya menggunakan baju yang tersisa di koper, Yura mengenakan warna merah, padahal ia tahu warna favorit Vidi adalah biru.

"Beb, maafin aku tadi nganterin kamunya pake baju warna merah yaa, bukan biru warna favorit kamu," ungkap Yura dalam unggahannya sembari memperlihatkan foto makam Vidi yang bertabur bunga.

7. Salam perpisahan yang menenangkan dan penuh haru

Instagram.com/yurayunita

Yura Yunita akhirnya melepas kepergian Vidi Aldiano dengan hati yang lebih tenang setelah semua prosesi selesai. Ia menuliskan pesan perpisahan yang sangat puitis di Instagram post-nya, menggambarkan betapa berartinya sosok Vidi Aldiano dalam hidup banyak orang.

"Vidi, hari ini tanah memelukmu lebih dulu... Terima kasih sudah pernah hidup di hari-hari kami menjadi tawa & haru yang menyenangkan, menenangkan. Jika langit adalah rumah barumu sekarang, semoga setiap angin yang turun ke bumi membawa sedikit dari wangimu. Kami akan terus hidup dengan kenangan yang kau lukis di hati kami. Selamat beristirahat, Vidi sayang," tulis Yura.

Kepergian Vidi Aldiano memang membawa duka bagi kita semua, namun semangat dan tawa yang pernah ia bagikan akan selalu abadi di hati para sahabat dan penggemarnya. Selamat jalan, Vidi.

Semoga keluarga dan sahabat yang ditinggalkan diberikan ketabahan yang luar biasa, ya.

FAQ Mengenang Sahabat Terkasih

Bagaimana cara memberikan dukungan terbaik bagi sahabat yang sedang berduka?

Hadir secara fisik adalah salah satu dukungan terbesar. Jika tidak memungkinkan, Mama bisa mengirimkan pesan hangat, doa, atau bantuan makanan untuk keluarga yang ditinggalkan agar mereka tidak merasa sendirian.

Apa makna dari warna bunga yang sering ditaburkan di atas makam?

Bunga mawar merah sering melambangkan cinta dan penghormatan yang mendalam, sementara melati melambangkan kesucian dan ketulusan. Taburan bunga adalah simbol penghormatan terakhir agar tempat istirahat almarhum terasa harum dan indah.

Mengapa penting untuk menuliskan kenangan atau doa seperti yang dilakukan Yura Yunita?

Menuliskan perasaan atau doa bisa menjadi sarana pelepasan emosi (catharsis) bagi mereka yang ditinggalkan. Hal ini membantu proses penerimaan duka agar hati menjadi lebih tenang dan ikhlas.

Editorial Team