10 Film Indonesia Bertema Keluarga yang Menguras Emosi

Lebih dekat dengan keluarga sambil nonton film!

30 Maret 2021

10 Film Indonesia Bertema Keluarga Menguras Emosi
Freepik/gpointstudio

Akhir pekan dirumah saja menjadi waktu yang tepat untuk family time, Mama dan keluarga bisa duduk bersama di depan tv sambil menonton film bertema keluarga. Kegiatan seru ini bisa bikin hubungan antar anggota keluarga lebih erat dan semakin dekat.

Beberapa film karya tanah air berikut selain kualitasnya bagus, alur ceritanya pun sarat akan makna. Karenanya tak jarang penonton merasa terharu dan menitikkan air mata setelah menyaksikannya.

Penasaran apa saja film Indonesia bertema keluarga yang mampu menguras air mata? Simak ulasan lengkapnya yang sudah Popmama.com rangkum berikut ini!

1. Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini (NKCTHI)

1. Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini (NKCTHI)
Instagram.com/poster_filmindonesia

Film pertama yang cocok untuk ditonton bersama keluarga ialah, Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini atau yang populer dikenal dengan singkatannya NKCTHI.

Disutradarai oleh Angga Dwimas Sasongko, layar lebar yang dirilis pada 2020 ini diangkat dari kumpulan quotes karya Marchella F.P. 

Film NKCHTI menceritakan keluarga Narendra dari sudut pandang tiga kakak beradik yang diperankan oleh Rio Dewanto sebagai Angkasa, Sheila Dara Aisha sebagai Aurora Rachel Amanda yang memerankan si bungsu, Awan.

Penonton akan diajak untuk mendalami satu persatu kehidupan para tokohnya dengan berbagai bumbu-bumbu konflik seputar keluarga. Pertikaian di antara kakak beradik ini mengungkap sebuah rahasia keluarga dan trauma di masa lalu yang tersembunyi.

Selain itu, alur ceritanya yang mengesankan dapat membuat kita ikut merasakan emosi sehingga tanpa sadar Mama dan keluarga pasti akan menitikkan air mata saat menontonnya.

2. Keluarga Cemara

2. Keluarga Cemara
Instagram.com/poster_film_indonesia

Serial televisi yang booming pada tahun 90-an ini diangkat ke layar lebar pada tahun 2019 dengan nuansa baru yang lebih fresh. Dibintangi oleh Ringgo Agus Rahman, Nirina Zubir, Adhisty Zara, dan Widuri Putra Sasono. Sederet aktor dan artis tanah air ini sukses mengaduk-aduk emosi penonton saat memerankan setiap karakternya.

Film ini mengisahkan Abah yang mengajak keluarganya pindah ke desa terpencil di Jawa Barat lantaran rumah dan hartanya di kota disita oleh debt collector. Cerita berlanjut ketika ketiga putri Abah harus beradaptasi di rumah kecil nan sederhana peninggalan orang tua Abah. Kehidupan mereka semakin sulit mengingat kenyataan bahwa keluarga Abah harus hidup miskin selamanya.

Layar lebar ini menyuguhkan adegan-adegan keluarga penuh haru yang mengiris hati. Namun, Mama dan keluarga bisa mendapatkan banyak pesan moral mengenai kehidupan dari cerita perjuangan Abah untuk keluarganya.

3. June & Kopi

3. June & Kopi
Instagram.com/poster_filmindonesia

Film selanjutnya mengisahkan tentang interaksi keluarga dengan anjing. Di industri perfilman Indonesia sendiri, film yang memuat kisah antara manusia dan anjing masih terbilang jarang. Hingga akhirnya muncul karya berjudul June & Kopi pada tahun 2021 yang disutradarai oleh Noviandra Santosa.

June & Kopi dibintangi oleh Acha Septriasa sebagai Aya dan Ryan Delon sebagai Ale yang merupakan pasangan suami istri sekaligus majikan dari dua anjing lucu bernama June dan Kopi. 

June adalah seekor anjing jalanan yang diadopsi oleh keluarga Aya dan Ale. Dikisahkan Ale menentang June yang merupakan anjing jalanan, Bahkan, ia ragu untuk membiarkan June bermain dengan anaknya, Karin. Namun perkembangan cerita masih akan terus berlanjut. Penonton akan dibuat terharu saat melihat Ale yang mulai menerima keberadaan June sebagai bagian dari keluarganya.

4. Kulari ke Pantai

4. Kulari ke Pantai
Dok. Popmama.com/Miles Films

Film Kulari ke Pantai mengisahkan tentang hubungan antar dua saudara sepupu. Layar lebar yang disutradarai oleh Riri Riza ini dirilis pada tahun 2018 dan diperankan oleh Maisha Kanna, Lil'li Latisha dan Marsha Timothy.

Dikisahkan Sam merupakan bocah 10 tahun yang dibesarkan di kepulauan Rote, Nusa Tenggara Timur. Sementara sepupunya Happy tumbuh sebagai anak kota yang serba modern. Happy melihat Sam sebagai bocah kampung yang ketinggalan zaman.

Pada satu waktu Sam dan ibunya berangkat ke Jakarta untuk mengahadiri acara ulang tahun nenek Sam. Di hadapan banyak orang, Happy merendahkan Sam. Melihat hal ini Ibu Happy, Kirana, meminta putrinya untuk ikut dalam perjalanan Sam dan Uci dengan harapan ia bisa mengenal dan menghargai sepupunya lebih baik.

Meskipun mengangkat alur cerita yang sederhana, film Kulari ke Pantai berisi pesan moral mengenai perbedaan yang seharusnya bisa membuat kita saling menghargai satu sama lain, terutama keluarga.

Editors' Picks

5. Super Didi

5. Super Didi
Disnep+ hotstar

Film bertema keluarga ternyata tak melulu berisi adegan-adegan yang bikin banjir air mata dari awal sampai endingnya. Saat menonton film Super Didi, Mama dan keluarga akan menemukan selipan unsur komedi yang membuat kalian terbahak-bahak.

Layar lebar yang dirilis pada tahun 2016 ini mengisahkan tentang seorang ayah, Arka yang diperankan oleh Vino G Bastian. Karena suatu alasan, istrinya Wina harus pergi ke Hongkong. Hal ini membuat Arka harus menjadi bapak rumah tangga yang mengurus semua keperluan kedua putrinya.

Lewat film ini, para ayah akan mendapat sudut pandang beru mengenai pekerjaan rumah tangga. Ternyata tugas sehari-hari yang biasa dilakukan oleh para Mama itu sebenarnya tak mudah, lho!

6. Ayah Menyayangi Tanpa Akhir

6. Ayah Menyayangi Tanpa Akhir
Youtube.com/MD Pictures

Ayah Menyayangi Tanpa Akhir adalah film layar lebar yang dirilis pada tahun 2015. Diangkat dari novel berjudul sama, sosok ayah dalam film ini dibintangi oleh Fedi Nuril dan Naufal Azhar sebagai anak.

Dikisahkan Arjuna sebagai ayah harus merelakan kepergian istri tercintanya. Sang istri meninggal setelah melahirkan anak pertamanya yang bernama Mada. Sebagai ayah tunggal Arjuna harus melanjutkan hidup dan merawat sang buah hati dengan penuh kasih sayang. 

Cobaan hidupnya tak berakhir disana, Arjuna harus menghadapi kenyataan bahwa ia akan kehilangan Mada yang terkena penyakit mematikan.

7. Tampan Tailor

7. Tampan Tailor
imdb.com

Tampan Tailor dirilis pada 2013. Ceritanya mengisahkan tentang perjuangan hidup seorang ayah tunggal dan anaknya yang masih SD.

Dikisahkan Topan (Vino G Bastian) harus kehilangan istrinya karena mengidap penyakit. Penderitaan Topan semakin bertambah ketika ia kehilangan pekerjaannya sebagai tukang jahit karena tak bisa bayar sewa kiosnya. Hal ini membuat anaknya, Bintang (Jefan Nathanio) juga terancam dikeluarkan dari sekolah karena tidak ada lagi biaya.

Topan mulai menjajal segala pekerjaan untuk terus menyambung hidup. Mulai dari calo tiket kereta, kuli bangunan hingga pekerjaan yang berbahaya, stuntman. Ditengah nasibnya yang tak menentu, Topan dibantu oleh orang-orang baik disisinya, sehingga ia bisa kembali melanjutkan hidup.

Pesan moral yang dapat diambil drari film ini adalah, seseorang bisa saja kehilangan segalanya namun ia tidak boleh kehilangan harapan.

8. Sabtu Bersama Bapak

8. Sabtu Bersama Bapak
imdb.com

Film Sabtu Bersama Bapak diadaptasi dari sebuah novel karya Adhitya Mulya dengan judul sama. Pada tahun 2016 kisahnya diangkat ke layar lebar dan dibintangi oleh sederet aktor dan artis papan atas seperti, Abimana Aryasatya, Ira Wibowo, Deva Mahenra, Arifin Putra, Acha Septriasa, serta Sheila Dara Aisha. 

Sabtu Bersama Bapak mengisahkan tentang seorang bapak yang tetap hadir di hari Sabtu meskipun sebenarnya beliau telah tiada. Sang Bapak Gunawan yang diperankan oleh Abimana Aryasatya mengidap penyakit yang parah dan sisa hidupnya hanya tinggal satu tahun lagi.

Supaya anak-anaknya tetap tidak kehilangan sosok ayah setelah ia berpulang, Gunawan membuat rekaman video. Kemudian istrinya, Itje akan memutarkan pesan pesan yang telah direkam seminggu sekali pada hari Sabtu untuk kedua anaknya Cakra dan Satya.

Menonton film ini rasanya seperti kita menyimak nasihat-nasihat bapak yang menghangatkan. Dengan membaca sinopsisnya saja, Mama tentu sudah bisa membayangkan kisah yang menyayat hati dan menguras air mata. 

9. Rumah Tanpa jendela

9. Rumah Tanpa jendela
imdb.com

Meski termasuk film lama yang rilis di tahun 2011, Rumah Tanpa jendela merupakan film keluarga yang wajib ditonton. Layar lebar yang dibintangi oleh Raffi Ahmad ini menceritakan tentang mimpi  seorang anak dari keluarga miskin yang ingin punya jendela di rumahnya

Disini Raffi berperan sebagai Raga, seorang ayah yang hidupnya susah. Diceritakan Raga seorang penjual ikan hias dan tukang sol sepatu yang memiliki seorang putri berusia 8 tahun bernama Rara.

Rara sangat ingin rumahnya punya jendela. Hal ini karena keluarga kecil mereka tinggal di rumah yang terbuat dari tripleks bekas di kampung kumuh tempat para pemulung.

Keluguan dan kepolosan mimpi seorang anak yang ingin punya jendela di rumahnya itu mampu menggetarkan hati banyak orang. Film ini sayang sekali kalau dilewatkan, Ma!

10. Bunda: Kisah Cinta dua Kodi

10. Bunda Kisah Cinta dua Kodi
Youtube.com/Inspira Pictures

Bunda: Kisah Cinta 2 Kodi, ini merupakan film keluarga yang penuh inspirasi. Dirilis tahun 2018, film produksi Inspira Pictures ini mengangkat kisah nyata kehidupan seorang woman enterpreneur bernama Tika Kartika, pemilik Keke Busana yang produknya sudah terkenal di tanah air.

Tika yang diperankan oleh Acha septriasa ini mengumpulkan keberanian untuk merintis bisnis baju muslim anak. Kata 2 kodi memiliki arti, Tika yang hanya punya modal untuk menjual baju sebanyak 2 kodi saat memulai bisnisnya.

Banyak rintangan dalam perjalanan hidup Tika. Mulai dari patriarki saat memulai bisnis, hingga kejadian yang membuat Tika dihadapkan untuk memilih keluarga atau usaha yang dirintisnya. 

Yuk, tonton filmnya dan simak apa yang akan dilakukan Tika untuk menyelamatkan kehidupan rumah tangganya!

Nah Ma, itulah beberapa film Indonesia bertema keluarga yang menguras air mata. Siapkan tisu sebelum menontonnya ya!

Baca Juga

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.