Tidur cukup, bangun pagi sesekali
Panggung masih stabil, seminggu dua kali
Tiada masalah yang buat ku frustrasi
Sampai jam tiga pagi
Hampir lupa cara menulis
Hidup terlalu lurus akhir-akhir ini
Senyum mengalir jalani hari
Namun laut yang tenang patut dicurigai
Separuh hatiku memintaku 'tuk
Menikmati kemenanganku
Separuh hatiku memaksaku 'tuk waspada
Nanti ombak 'kan datang
Mungkin besok suaraku tak keluar lagi
Atau mungkin celaka mengintai ikuti
Mungkin hilang yang dijaga sepenuh hati
Semoga yang kutakutkan hanya di mimpi
Namun laut yang tenang patut dicurigai
Separuh hatiku memintaku 'tuk
Menikmati kemenanganku
Separuh hatiku memaksaku 'tuk waspada
Nanti ombak 'kan datang
Separuh hatiku memintaku 'tuk
Menikmati kemenanganku
Separuh hatiku memaksaku 'tuk waspada
Nanti ombak 'kan datang
Ini air yang indah 'tuk diarungi
Namun laut yang tenang patut dicurigai
Yang kutakutkan semoga hanya di mimpi
Lirik Lagu 'Laut yang Tenang' Bernadya, Ketika Semua Baik-Baik Saja

Lagu 'Laut yang Tenang' karya Bernadya hadir dalam album Semoga Hanya di Mimpi.
Lagu 'Laut yang Tenang' seolah menggambarkan kisah hubungan, perasaan, dan hal-hal yang sulit diungkapkan secara langsung.
Baskara Putra atau Hindia turut menulis lagu ini bersama Bernadya, menghadirkan nuansa cemas tentang rasa takut kehilangan saat hidup tampak baik-baik saja.
Bernadya kembali menyampaikan cerita tentang hubungan dan perasaan melalui lagu 'Laut yang Tenang'. Lagu ini menjadi salah satu trek dalam album Semoga Hanya di Mimpi, yang berisi berbagai kisah tentang pertemuan, harapan, hingga hal-hal yang tidak selalu mudah diungkapkan dalam sebuah hubungan.
Sesuai judulnya, 'Laut yang Tenang' membawa gambaran tentang sesuatu yang terlihat damai di permukaan. Namun, di balik ketenangan tersebut ternyata ada banyak hal yang sedang disimpan dan tidak terlihat oleh orang lain.
Melalui liriknya, Bernadya mengajak pendengar melihat bahwa tidak semua perasaan bisa langsung terbaca. Ada kalanya seseorang tampak baik-baik saja, padahal sedang menyimpan banyak hal dalam dirinya.
Berikut Popmama.com telah merangkum makna dan lirik lagu 'Laut yang Tenang' Bernadya.
Lirik Lagu 'Laut yang Tenang' Bernadya
Makna Lagu 'Laut yang Tenang' Bernadya

Lagu Bernadya berjudul 'Laut yang Tenang' bercerita tentang seseorang yang berusaha terlihat baik-baik saja di hadapan orang lain. Ia tidak banyak menunjukkan apa yang sedang dirasakan, meski sebenarnya ada banyak hal yang sedang dipikirkan dan dipendam.
Judul lagu ini menjadi perumpamaan yang cukup kuat. Laut yang terlihat tenang belum tentu benar-benar tanpa gelombang. Begitu pula dengan manusia yang tampak biasa saja dari luar, tetapi mungkin sedang menghadapi banyak hal dalam hidupnya.
Lewat lagu ini, Bernadya seolah ingin menunjukkan bahwa tidak semua luka, kecewa, atau kekhawatiran selalu terlihat. Ada orang-orang yang memilih menyimpannya sendiri dan tetap menjalani hari seperti biasa.
Lagu 'Laut yang Tenang' Ditulis Bersama Baskara Putra atau Hindia

Salah satu fakta menarik di balik 'Laut yang Tenang', yakni keterlibatan Baskara Putra, yang dikenal lewat proyek musik Hindia. Bernadya menulis lagu ini bersama Baskara dan menghadirkan cerita tentang rasa cemas yang muncul saat hidup sedang berjalan baik-baik saja.
Lewat liriknya, lagu 'Laut yang Tenang' bercerita tentang seseorang yang berada di fase tenang, tetapi masih dihantui pikiran-pikiran buruk tentang kemungkinan yang bisa terjadi di masa depan. Ada keinginan untuk menikmati apa yang dimiliki saat ini, namun di saat yang sama muncul rasa takut bahwa semua itu bisa berubah sewaktu-waktu.
Kehadiran Baskara Putra dalam penulisan lagu ini membuat warna cerita 'Laut yang Tenang' terasa semakin kuat. Perasaan khawatir yang disampaikan dalam lagu tersebut menjadi salah satu alasan mengapa banyak pendengar merasa dekat dengan cerita yang dibawakan Bernadya.
Itulah tadi makna dan lirik lagu 'Laut yang Tenang' Bernadya. Apa Mama suka dengan lagu ini?


















