"Dari semua tema yang ada, 'Bittersweet' ini yang paling personal buat aku. Aku merasa seperti dipaksa untuk menikmati momen bahagia saat ini. Padahal dalam hati, aku tahu kalau kebahagiaan ini tidak akan bertahan lama," ungkap Bernadya dengan jujur.
Menyelami Pesan 'Bittersweet' di Album Kedua Bernadya

- Bernadya mengakui 'Bittersweet' sebagai pesan paling personal dalam album keduanya.
- Pesan 'Bittersweet' bukan hanya soal kesedihan, melainkan soal kesadaran bahwa kebahagiaan itu fana.
- Adryanto Pratono menceritakan proses mencari benang merah musik untuk menggambarkan rasa pahit-manis dalam album ini.
Setelah sukses membuat banyak orang galau berjamaah melalui album pertamanya, Bernadya kini kembali membawa perspektif emosional yang lebih dalam untuk album keduanya. Salah satu pesan yang paling mencolok dan menjadi nyawa dalam karya terbarunya adalah konsep 'Bittersweet'.
Bukan sekadar judul atau rasa, 'Bittersweet' bagi Bernadya adalah sebuah manifestasi perasaan yang sangat personal. Ia mencoba menggambarkan bagaimana rasanya berada di sebuah momen indah, namun di saat yang sama hati kecilnya justru merasa waspada.
Transisi dari era "hitam" yang melankolis menuju era "oranye kekuningan" yang tampak segar ternyata tetap menyimpan kejujuran perasaan yang pahit-manis.
Bernadya dan Adryanto Pratono (CEO JUNI Records) berbincang mengenai proses kreatif dan makna mendalam di balik album ini press conference pada Kamis (5/2/2026).
Berikut Popmama.com rangkum mengenai pesan 'Bittersweet' dalam karya terbaru Bernadya.
Yuk, disimak!
1. Menjadi pesan yang paling personal bagi Bernadya

Di antara banyak tema yang diangkat dalam album keduanya, Bernadya mengakui bahwa 'Bittersweet' menjadi bagian yang paling menyentuh sisi pribadinya.
Pesan ini muncul dari pengalaman batinnya yang sulit untuk benar-benar menikmati kebahagiaan secara utuh tanpa memikirkan kemungkinan buruk di masa depan.
Bernadya mengungkapkan betapa lekatnya perasaan ini dalam kesehariannya.
2. Adanya "panggilan" yang mengingatkan bahwa kebahagiaan itu fana

Pesan 'Bittersweet' dalam album ini bukan hanya soal kesedihan, melainkan soal kesadaran bahwa hidup selalu berputar.
Bernadya merasa selalu ada bisikan atau firasat yang muncul ketika ia merasa terlalu senang, seolah-olah ia diingatkan untuk tidak terlalu berekspektasi tinggi pada situasi yang sedang dirinya jalani. Bernadya menceritakan kegelisahan yang sering muncul di tengah momen indahnya.
"Selalu ada semacam panggilan atau sesuatu yang membuatku merasa bahwa kebahagiaan ini hanya sementara saja. Aku merasa besok mungkin situasinya tidak akan seperti ini lagi, jadi ada rasa takut saat sudah merasa bahagia yang berlebihan," tambahnya.
3. Pencarian "benang merah" musik untuk menggambarkan rasa pahit-manis

"Pengerjaan yang paling lama itu sebenarnya mencari benang merah musiknya. Kami ingin nuansa nostalgia yang jujur, sampai akhirnya kami sepakat menggunakan gaya musik yang terasa seperti musik tongkrongan tahun 2000-an untuk mendukung pesan emosional Bernadya tersebut," ucap Adryanto Pratono.
Adryanto Pratono menjelaskan bagaimana mereka akhirnya menemukan identitas musik untuk album ini.
Adryanto Pratono selaku CEO JUNI Records bercerita bahwa menerjemahkan perasaan 'Bittersweet' Bernadya ke dalam bentuk musik bukanlah perkara mudah. Mereka harus melewati proses diskusi yang panjang untuk menemukan genre atau vibe yang bisa mewakili perasaan yang "katro", namun jujur dan menyentuh hati.
Duh, pesannya benar-benar dalam ya, Ma. Bernadya seolah mewakili perasaan banyak orang yang sering merasa takut saat segalanya sedang terasa baik-baik saja.
Apakah Mama pernah merasakan momen 'Bittersweet' di mana Mama merasa bahagia, tetapi sekaligus takut rasa itu cepat hilang?
FAQ Makna dan Produksi Karya Terbaru Bernadya
| Apa pesan kedewasaan yang ingin disampaikan Bernadya lewat single barunya? | Melalui liriknya, Bernadya ingin menyampaikan tentang seni memaafkan hal-hal kecil dalam sebuah hubungan. Tujuannya agar perjalanan cinta yang dijalani terasa lebih ringan, realistis, dan tentunya lebih menyenangkan bagi kedua belah pihak. |
| Bagaimana perkembangan proses pengerjaan album kedua Bernadya saat ini? | Hingga awal tahun 2026, pengerjaan album kedua Bernadya sudah mencapai tahap 85 persen. Dalam proyek besar ini, Bernadya tidak sendirian karena ia melibatkan kolaborasi dengan lebih dari dua produser musik untuk memperkaya warna lagunya. |
| Kapan album penuh kedua Bernadya direncanakan untuk dirilis? | Berdasarkan keterangan dari JUNI Records, album penuh kedua Bernadya direncanakan rilis pada bulan Juli 2026 mendatang, menyusul kesuksesan single pembukanya. |


















