Syekh Ali Jaber: Suami dan Istri yang Romantis a la Rasulullah 

Syekh Ali Jaber menjelaskan sedekah belum tentu dengan uang, lakukan suapan makanan pada pasangan

15 Januari 2021

Syekh Ali Jaber Suami Istri Romantis a la Rasulullah 
Pexels/ Jack Sparrow

Syekh Ali Jaber dalam ceramahnya yang diunggah dalam YouTube mengatakan bahwa sedekah tidak harus berupa uang, sedekah dapat dilakukan dengan meningkatkan rasa romantis kepada pasangan.

"Saat makan berdua dengan suami atau istri, suapan pertama bukan untuk mulut kita melainkan untuk pasangan kita, apakah keberatan?" tanyanya pada para jemaah.

Syekh Ali mengatakan, Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda bahwa suapan pada istrimu adalah sedekah. 

Bukan hanya makan sepiring berdua, Syekh Ali Jaber menjelaskan beberapa amalan sedekah yang bisa dilakukan antara suami dan istri dalam ceramahnya. Cek selanjutnya di Popmama.com:

1. Minum gelas milik istri

1. Minum gelas milik istri
Freepik/pressfoto

Dikutip dalam ceramahnya, Syekh Ali Jaber mengatakan bahwa meminum minuman dari gelas bekas istri pun menjadi sebuah sedekah. 

"Ketika suami minum dari gelas istri, suami berkata kenapa teh ini terasa manis, sang istri bilang ia tidak menambahkan gula. Sang suami bilang, mungkin karena ada bekas bibir kamu menempel pada gelas," ujarnya. Sanjungan sederhana ini mungkin saja dapat membuat istri merasa tersipu bahagia. 

Dilansir dari konsultasislam.com, Aisyah radhiyallhu 'anha berkata:
“Aku biasa minum dari gelas yang sama (dengan Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam ) bahkan ketika haidh, lalu Nabi  mengambil gelas tersebut dan meletakkan mulutnya di tempat aku meletakkan mulut, lalu beliau minum.” (HR Abdurrazaq)

Demikian pula  dalam riwayat imam Muslim Nabi shallallahu 'alaihi wasallam pernah minum di gelas yang digunakan Aisyah. 

Editors' Picks

2. Mandi bersama pasangan

2. Mandi bersama pasangan
Pexels/Pixabay

Dalam YouTube MataHati Islami, Syekh Ali Jaber mengatakan momen romantis yang bisa dilakukan dengan pasangan sekaligus menjadi sebuah sedekah adalah mandi bareng suami atau istri.

Aisyah radhiyallahu 'anha berkata,“ Aku biasa mandi berdua bersama dari satu bejana.” (HR. Al-Bukhari). 

 Syekh Ali Jaber dalam ceramahnya mengatakan mengapa harus malu mandi bareng dengan suami atau istri. "Rasulullah pernah mandi bareng dengan istrinya, paham mandi bersama dengan pasangan?," Kata Syekh.

Syekh Ali mengatakan mandi bersama di satu kamar mandi. Sama-sama bebas dan terbuka. Ini adalah salah satu ajaran Rasulullah. Kita manusia, punya jiwa dan perasaan. Kalau kita bisa jalankan yang diamalkan oleh Rasulullah, kita sendiri yang akan merasakan kenikmatan.

3. Persolek diri di hadapan suami

3. Persolek diri hadapan suami
Pexels/cottonbro

Hal ini juga disinggung oleh Syekh Ali Jaber, banyak istri yang terlihat mempersolek diri ketika ada acara di luar. Wajah yang memesona, harus parfum yang semerbak, dan pakaian yang elok. Namun, saat di rumah dan di hadapan sang Suami, istri justru terlihat tidak berdandan. 

"Cantik saat menghadiri acara, pas di rumah kayak hantu. Padahal kecantikan perempuan diwajibkan hanya di hadapan suami. Perempuan yang mempercantik diri di luar, namun bukan buat suami dianggap dosa zina dalam hukum Islam. Ia akan dilaknati oleh Malaikat sampai pulang ke rumah," katanya.

"Ingat, yang boleh bilang 'Wow' saat melihat penampilan kamu adalah suami," tambahnya.

4. Jika ingin rumah tangga mendapatkan nikmat maka perbaiki dalamnya

4. Jika ingin rumah tangga mendapatkan nikmat maka perbaiki dalamnya
Freepik/Karlyukav

Dalam ceramahnya Syekh Ali Jaber juga mengingatkan bahwa permasalahan di Indonesia banyak sekali berasal dari rumah tangga. Belum lagi adanya perselingkuhan.

Ia mengingatkan, jika ingin bersedekah dan mendapatkan kenikmatan dalam menjalani biduk rumah tangga, maka perbaiki setiap akar permasalahan yang ada. Mulai lakukan kegiatan romantis bersama pasangan sesuai dengan anjuran Rasulullah. 

"Semua permasalahan bermula dari rumah tangga. Inshaa Allah jika rumah tangga bahagia, maka pekerjaan, rezeki, dan semuanya bisa lancar dan masalah bisa diatasi," katanya. 

5. Saat pasangan marah, jangan menambahkan bobot stres

5. Saat pasangan marah, jangan menambahkan bobot stres
Freepik/karlyukav

Syekh Ali Jaber mengatakan bahwa ketika suami lelah bekerja dan sedang pusing dengan pekerjaannya, maka sebaiknya istri jangan menambah stres suami, begitupula sebaliknya. Jika istri sedang merasa kesal, maka suami menenangkan. "Kita harus bisa menyesuaikan keadaan dihadapan pasangan," kata Syekh Ali. 

Dikutip dari konsultasislam.com, Nabi shallallahu 'alaihi wasallam biasa memijit hidung Aisyah jika ia marah dan beliau berkata, “Wahai ‘Aisy, bacalah do’a: ‘Wahai Tuhanku, Tuhan Muhammad, ampunilah dosa-dosaku, hilangkanlah kekerasan hatiku, dan lindungilah diriku dari fitnah yang menyesatkan.” (HR. Ibnu Sunni).

Ma, itulah pesan Syekh Ali Jaber untuk menumbuhkan rasa romantis pasangan suami dan istri yang bisa dijadikan amalan dan sedekah. Dengan membenah kehidupan rumah tangga yang harmonis, Inshaa Allah segala urusan lainnya pun akan lancar.

Semoga bermanfaat!

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.