Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
Install

Rieke Diah Pitaloka Akui Kisah Film Seni Merayu Tuhan Relate Dengannya

Rieke Diah Pitaloka Akui Kisah Film Seni Merayu Tuhan Relate Dengannya
Popmama.com/Muhammad Haqqi
Intinya Sih
  • Rieke Diah Pitaloka merasa kisah Bu Halimah di Seni Merayu Tuhan sangat dekat dengan kehidupan pribadinya.

  • Sebagai single parent, Rieke Diah Pitaloka mengaku tengah mengalami fase ketika anak laki-lakinya mulai memiliki dunianya sendiri dan perlahan menjadi lebih mandiri.

  • Menurut Rieke Diah Pitaloka , film ini juga memberikan solusi bagi para orangtua. Karakter Bu Halimah mengajarkan pentingnya tetap berkomunikasi dan menjalin hubungan dengan lingkungan sekitar agar tidak larut dalam rasa sepi saat anak mulai sibuk dengan kehidupannya.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Rieke Diah Pitaloka kembali tampil di layar kaca perfilman Indonesia seletah memerankan Bu Halimah dalam film Seni Merayu Tuhan. Dalam film yang akan tayang 13 Agustus 2026 ini, ia berperan sebagai orangtua dari hikmah yang diperankan oleh Ari Irham.

Di balik perannya sebagai Bu Halimah, Rieke mengaku ada alasan khusus yang membuatnya langsung tertarik bergabung dalam proyek film ini. Menurutnya, kisah yang diangkat terasa begitu dekat dengan kehidupan pribadinya sebagai seorang mama.

Tak hanya memberikan pengalaman baru sebagai aktris, proses syuting Seni Merayu Tuhan juga meninggalkan pelajaran berharga bagi Rieke. Berikut Popmama.com telah merangkum alasan Rieke Diah Pitaloka menerima film tersebut hingga kebiasaan baru yang ia lakukan setelah proses syuting selesai.

Yuk, disimak selengkapnya!

1. Rieke merasa cerita Bu Halimah mirip dengan kehidupan pribadinya

Rieke Diah Pitaloka
Instagram.com/riekediahp

Rieke Diah Pitaloka mengaku tak butuh waktu lama untuk menerima tawaran bermain dalam Seni Merayu Tuhan. Pasalnya, kisah Bu Halimah terasa begitu dekat dengan kehidupan yang sedang ia jalani sebagai seorang mama.

Sebagai single parent yang memiliki anak laki-laki, Rieke mengaku putranya kini tengah memasuki fase baru menuju dewasa. Ia memahami bahwa di usia tertentu, anak akan memiliki dunianya sendiri, sehingga hubungan dengan orangtua secara alami menjadi lebih berjarak. Pengalaman itulah yang membuatnya merasa kisah Bu Halimah begitu relate dengannya.

"Ceritanya mirip dengan diri saya. Anak saya laki-laki, saya single parent juga sama seperti Bu Halimah. Sekarang dia sedang menjauhi saya karena dia ada fase hidup yang baru. Ya biasa lah, siklus manusia menuju remaja, yang tadinya nempel sama mamanya, tiba-tiba masuk usia tertentu secara natural dia akan menjauh dari orangtuanya," ujar Rieke.

2. Bu Halimah mengajarkan cara menghadapi rasa sepi

Rieke Diah Pitaloka dan Ari Irham
Instagram.com/filmsenimerayutuhan

Rieke Diah Pitaloka menilai Seni Merayu Tuhan tidak hanya bercerita tentang hubungan mama dan anak, tetapi juga menyampaikan pesan yang relevan bagi para orangtua. Menurutnya, karakter Bu Halimah memberikan contoh bagaimana menghadapi perubahan hubungan dengan anak.

Bu Halimah memilih untuk tidak larut dalam rasa sepi saat Hikmah mulai sibuk dengan kehidupannya sendiri. Ia justru mengantisipasi keterpurukan dengan tetap menjalin komunikasi bersama orang-orang di lingkungan sekitarnya dan melakukan hal-hal baik.

"Film ini juga ngasih solusi, cara Bu Halimah mengantisipasi keterpurukan hatinya yang ditinggal oleh kesibukan Hikmah sendiri di rumah, dengan berkomunikasi di lingkungan sekitar dan melakukan hal-hal baik," ungkap Rieke.

3. Rieke jadi rutin menggelar Jumat berkah

Rieke Diah Pitaloka
Instagram.com/riekediahp

Pengalaman memerankan Bu Halimah ternyata membawa kebiasaan baru dalam kehidupan Rieke Diah Pitaloka. Sejak proses syuting Seni Merayu Tuhan, ia mengaku mulai rutin melakukan kegiatan Jumat Berkah.

Melalui kegiatan tersebut, Rieke memberikan dukungan kepada pelaku UMKM dengan mempromosikan usaha mereka secara gratis lewat media sosial pribadinya. Baginya, kebiasaan ini lahir dari pelajaran yang ia dapat setelah mendalami karakter Bu Halimah.

"Semenjak syuting itu aku sekarang bikin Jumat Berkah. Jumat Berkah aku endorse UMKM secara free. Aku jadi benar-benar menemukan si Jumat Berkah ku ini karena aku menemukan Ibu Halimah di film Seni Merayu Tuhan," ujarnya.

Bagi Rieke Diah Pitaloka, Seni Merayu Tuhan bukan sekadar film, tetapi juga menjadi ruang refleksi sebagai seorang mama. Pengalaman memerankan Bu Halimah juga membuatnya memiliki perspektif baru, bahkan melakukan kebiasaan Jumat berkah yang kini terus ia lakukan dalam kehidupan sehari-hari.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More