7 Kasus Pembunuhan Terkejam, Pelakunya Keluarga Sendiri

Tanpa rasa belas kasihan, mereka tega membantai anggota keluarganya sendiri

31 Oktober 2021

7 Kasus Pembunuhan Terkejam, Pelaku Keluarga Sendiri
Freepik/senivpetro

Umumnya, keluarga merupakan tempat seseorang tumbuh dan memperoleh kasih sayang. Hingga sekarang, keluarga masih memegang peranan penting dalam menanamkan nilai moral dan melahirkan anak-anak yang berkualitas di masyarakat. Keluarga yang harmonis dapat memengaruhi kepribadian anggota keluarga tersebut.

Namun, sayangnya tidak semua orang dapat merasakan tumbuh di dalam keluarga yang harmonis sehingga berdampak pada mental mereka. Akibatnya, beberapa orang ini justru tega membunuh anggota keluarga sendiri.

Kebanyakan dari kasus pembunuhan yang terjadi diduga akibat adanya rasa dendam dan sakit hati yang dirasakan pelaku terhadap korban. Mirisnya, ada anggota keluarga yang sampai rela menyewa pembunuh bayaran demi menghabisi nyawa keluarganya sendiri.

Kasus-kasus tersebut pun berhasil menyita perhatian dan sempat ramai diperbincangkan publik. Berikut Popmama.com telah rangkum 7 kasus pembunuhan terkejam di dunia yang dilakukan oleh keluarga sendiri.

1. Kasus pembunuhan Angeline oleh ibu sambungnya di Bali

1. Kasus pembunuhan Angeline oleh ibu sambung Bali
Freepik/freepik

Masih ingat dengan seorang anak perempuan dari Bali bernama Angeline yang dibunuh oleh ibu sambungnya sendiri? Kasus ini sempat menghebohkan publik, baik dari dalam negeri maupun mancanegara. Banyak yang turut bersimpati atas kematian Angeline.

Angeline dibunuh secara sadis oleh Margareta. Ia ditemukan tak bernyawa dalam kondisi sudah sudah terkubur di halaman belakang rumahnya dekat dengan kandang ayam milik sang Mama angkat pada Rabu (10/06/2015).

Pihak kepolisian dapat menemukannya setelah mencium bau menyengat dan melihat terdapat gundukan tanah di sana. Sebelum ditemukan dalam kondisi meninggal, Angeline sempat dilaporkan hilang oleh pihak keluarga.

2. Suami tega membunuh istri dan dua orang anak di Tangerang

2. Suami tega membunuh istri dua orang anak Tangerang
Pixabay/PublicDomainPictures
Ilustrasi pembunuhan

Pada tahun 2018 lalu, kasus pembunuhan keluarga terjadi di Tangerang, Banten. Seorang suami tega menghilangkan nyawa istri dan dua orang anaknya lantaran merasa tidak senang ketika sang istri meminta uang untuk membayar cicilan mobil yang dibeli tanpa persetujuannya.

Pendi dan istrinya sempat cekcok selama tiga hari, dan selama itu pula ia berencana membunuh sang Istri. Jenazah istri dan dua orang anaknya ditemukan berlumuran darah di rumah dengan luka-luka di bagian perut dan leher.

Pendi melakukan aksi pembunuhan tersebut dalam kondisi sadar tanpa adanya gangguan kejiwaan. Ia yang menyesali perbuatannya sempat mengalami frustasi dan berencana mengakhiri hidupnya.

Editors' Picks

3. Istri membakar suami dan anak di Sukabumi

3. Istri membakar suami anak Sukabumi
Freepik/rawpixel.com

Masyarakat sempat dibuat heboh akibat adanya seorang istri yang tega membunuh dan membakar suami serta anak tirinya di dalam mobil. Peristiwa tersebut terjadi di Sukabumi pada hari Minggu (25/08/2019).

Sang pelaku bernisial AK (45) tega melakukan pembunuhan lantaran adanya masalah rumah tangga dan dendam karena tidak diperbolehkan menjual rumah untuk membayar hutang sebanyak Rp 10 miliar ke pihak bank.

Aksi tersebut tidak dilakukan AK seorang diri, ia rela menyewa empat orang pembunuh bayaran demi mengeksekusi suami dan anaknya sebelum dibakar di dalam mobil.

4. Dua orang kakak beradik bunuh diri setelah menghabisi nyawa anggota keluarganya

4. Dua orang kakak beradik bunuh diri setelah menghabisi nyawa anggota keluarganya
Freepik/senivpetro

Tak hanya dari dalam negeri, kasus pembunuhan yang dilakukan oleh keluarga sendiri juga pernah terjadi di Amerika Serikat. Salah satunya ialah dua orang kakak beradik yang melakukan aksi bunuh diri setelah tega menghabisi nyawa kedua orang tua, adik perempuan, dan nenek mereka.

Aparat kepolisian menemukan seluruh jasad mereka pada Senin (05/04/2021). Dua saudara laki-laki yang berusia 21 tahun dan 19 tahun ini melakukan hal tersebut sesuai kesepakatan bersama. Dalam catatan yang sengaja ditinggalkan keduanya, kakak beradik ini diduga mengalami depresi.

Sang adik yang berusia 19 tahun mengaku menyayangi keluarganya. Sehingga ia tidak ingin keluarganya ikut merasa sedih dan bersalah setelah menemukan dirinya bunuh diri.

“Dari pada harus menghadapi masalah akibat dari bunuh diriku, aku bisa membantu mereka dengan membawa mereka bersamaku,” katanya dalam catatan peninggalannya yang beredar di internet.

5. Seorang suami membunuh dua anak dan istrinya yang sedang hamil

5. Seorang suami membunuh dua anak istri sedang hamil
Freepik/Jcomp

Seorang laki-laki bernama Chris Watts dari negara bagian Colorado, Amerika Serikat, mengaku bersalah setelah membunuh dua orang putrinya dan sang istri yang sedang hamil.

Aksinya terungkap kurang dari 24 jam setelah Watts melaporkan pada media bahwa istrinya Shanann Watts yang tengah mengandung 15 minggu dan dua putrinya, Bella dan Celeste, dinyatakan hilang.

Berdasarkan kesaksian polisi, jenazah Shanann ditemukan dikubur di bawah tanah yang dangkal. Jasad kedua anaknya didapatkan tidak jauh dari lokasi yang sama, tepatnya berada di dalam tangki minyak.

Kronologinya, Watts mengklaim telah membunuh salah satu putrinya setelah mengaku kepada istrinya bahwa ia berselingkuh. Tanpa berpikir panjang, Watts langsung menyerang istri dan putrinya yang lain. Dirinya juga menggugurkan kandungan sang istri secara tidak sah.

6. Perempuan lanjut usia membunuh suami dan tiga orang kekasihnya

6. Perempuan lanjut usia membunuh suami tiga orang kekasihnya
Freepik/kjpargeter

Pelaku pembunuhan memang tidak memandang umur, bahkan dapat dilakukan oleh manula sekalipun. Seorang perempuan lanjut usia bernama Chisako Kakehi asal Jepang tega menghabisi nyawa tiga orang kekasihnya dan satu orang suaminya.

Chisako melakukan aksinya karena sang suami tidak pernah memberinyaa uang secara cukup. Ia menggunakan racun sianida yang didapat dari rekan bisnisnya untuk menghabisi nyawa suaminya.

Tak sampai disitu, perempuan yang dijuluki sebagai ‘Black Widow’ oleh media Jepang itu juga menjadi penyebab dari kematian tiga orang lelaki yang pernah menjadi kekasihnya. Jaksa penuntut mengatakan bahwa Chisako sengaja membunuh lantaran mengincar uang mereka.

Semua laki-laki yang tewas di tangan Chisako berusia antara 70 hingga 80 tahun. Rangkaian peristiwa tersebut terjadi antara tahun 2007 sampai 2013.

7. Seorang lelaki menghabisi nyawa keluarga mantan istrinya

7. Seorang lelaki menghabisi nyawa keluarga mantan istrinya
Freepik/Jcomp

Tak pernah terpikirkan oleh Melanie Kaye Lyon bahwa dengan menceraikan suaminya, Ronald Lee Haskell, malah menimbulkan masalah baru di hidupnya. Setelah berusaha terbebas dari penganiayaan yang dilakukan sang suami selama bertahun-tahun, Melanie justru mendapatkan lebih banyak rasa sakit dari Haskell dengan menewaskan anggota keluarganya.

Usai bercerai dengan Haskell, Melanie tinggal bersama saudarinya bernama Katie di Texas, Amerika Serikat. Pada Juli 2014, Haskell menyamar sebagai kurir dan mendatangi kediaman Katie. Singkatnya Haskell melakukan penyekapan pada enam orang keluarga Melanie dengan mengikat dan membuat mereka semua berbaring telungkup di lantai.

Haskell kerap menanyakan keberadaan Melanie namun tidak ada satu orang pun yang mengatakan di mana sang mantan istri berada. Tanpa rasa kasihan, Haskell menembak masing-masing kepala korban sebelum melarikan diri dari lokasi kejadian dengan mobil.

Enam korban termasuk Katie dinyatakan meninggal dunia. Sedangkan anak dari Katie, Cassidy, menjadi satu-satunya anggota keluarga yang selamat setelah berpura-pura mati usai terkena peluru. Akibat perbuatannya, Haskell divonis hukuman mati.

Itu dia 7 kasus pembunuhan terkejam yang dilakukan oleh keluarga sendiri.

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.