7 Fakta Tentang Tanda Lahir yang Perlu Mama Ketahui

Jika perlu, periksakan tanda lahir bayi pada dokter untuk memastikan kondisinya

11 April 2020

7 Fakta Tentang Tanda Lahir Perlu Mama Ketahui
Freepik/Yanalya

Hampir semua orang memiliki tanda lahir di bagian tubuhnya. Ada yang hanya satu atau bahkan ada yang memiliki lebih dari satu tanda lahir. Semua bergantung pada kondisi kesehatan dan faktor genetik lainnya.

Perlu diketahui juga bahwa ada tanda lahir yang muncul seiring bertambahnya usia, tetapi ada juga tanda lahir yang terlihat langsung setelah dilahirkan.

Meskipun tanda lahir adalah hal normal yang dapat dimiliki siapa pun, ada beberapa informasi penting tentang tanda lahir yang perlu Mama ketahui. Dirangkum Popmama.com dari Parenting First Cry, berikut informasi lengkapnya, Ma.

1. Ada dua jenis tanda lahir: vaskular dan berpigmen

1. Ada dua jenis tanda lahir vaskular berpigmen
Freepik/Rawpixel.com

Tanda lahir bersifat unik, ini berarti setiap tanda lahir yang dimiliki oleh masing-masing orang berbeda dan hampir tidak sama. Tetapi pada intinya, ada dua jenis tanda lahir yang bisa terlihat pada bayi baru lahir, yaitu vaskular dan berpigmen.

Tanda lahir vaskular adalah tanda lahir dengan penampakan pembuluh darah di kulit, biasanya akan terlihat berwarna kemerahan pada kulit bayi. Sementara tanda lahir berpigmen terlihat datar dan umumnya memiliki warna yang berbeda dengan kulit.

2. Tak selalu perlu pengobatan khusus

2. Tak selalu perlu pengobatan khusus
Freepik/Yanalya

Jika si Kecil terlahir dengan tanda lahir, Mama mungkin bertanya-tanya apakah ia perlu mendapatkan perawatan atau pengobatan khusus supaya tanda tersebut hilang?

Menurut Medical News Today, sebagian besar tanda lahir pada bayi secara alami akan hilang dengan sendirinya seiring waktu. Tetapi jika tanda lahir tersebut tidak kunjung hilang, maka sebaiknya Mama berkonsultasi dengan dokter untuk mencari tahu lebih lanjut.

Untuk memastikan kondisinya, diperlukan pemeriksaan secara menyeluruh untuk menentukan apakah tanda lahir tersebut berbahaya atau tidak.

Tenang, Ma. Mayoritas tanda lahir pada bayi adalah normal dan bukan merupakan sesuatu yang berbahaya. Bahkan tanda lahir bisa menjadi ciri khas unik bagi mereka yang memilikinya.

Editors' Picks

3. Bisa muncul di bagian tubuh mana saja

3. Bisa muncul bagian tubuh mana saja
Freepik/Dashu83

Banyak orang berpikir bahwa satu-satunya tempat tanda lahir dapat muncul pada bayi adalah pada wajah, tetapi hal ini tidak sepenuhnya benar. Diketahui bahwa tanda lahir dapat muncul di bagian tubuh mana saja.

Selain itu, perlu diketahui juga bahwa tempat munculnya tanda lahir tidak mewakili apa pun tentang perkembangan si Kecil saat masih di dalam kandungan.

Jadi, jangan salahkan diri Mama sendiri saat si Kecil memiliki tanda lahir di tubuhnya, misalnya karena Mama merasa pernah terjatuh saat hamil. Tanda lahir bisa muncul di bagian tubuh mana pun tanpa alasan yang jelas, Ma.

4. Punya berbagai macam warna saat tumbuh

4. Pu berbagai macam warna saat tumbuh
Rawpixel/259705

Umumnya tanda lahir muncul dengan warna cokelat tua atau kehitaman. Namun sebenarnya tanda lahir juga bisa muncul dan tumbuh dengan beberapa warna lainnya.

Beberapa contoh kasus yang dilaporkan misalnya ada tanda lahir yang memiliki warna cokelat muda, kebiru-biruan, merah muda, merah, atau bahkan keunguan. Perbedaan warna ini muncul karena faktor pigmentasi kulit, tetapi jika Mama ragu cobalah untuk berkonsultasi dengan dokter mengenai tanda lahir si Kecil.

5. Penyebab pastinya masih belum diketahui secara ilmiah

5. Penyebab pasti masih belum diketahui secara ilmiah
Freepik/Pressfoto

Tanda lahir sejauh ini diketahui muncul sebagai proses pigmentasi pada kulit, tetapi mengapa proses tersebut bisa terjadi, masih belum diketahui. Menurut Medical News Today, para peneliti sampai saat ini belum memiliki pemahaman penuh tentang mengapa tanda lahir bisa muncul pada beberapa bayi.

Meskipun beberapa dokter memiliki keyakinan tentang mengapa tanda lahir terbentuk, nyatanya belum ada penelitian ilmiah yang jelas mengenai hal ini, Ma.

6. Perlu diperiksa ke dokter pada bayi baru lahir

6. Perlu diperiksa ke dokter bayi baru lahir
Freepik/Freepic.diller

Jika bayi terlahir dengan tanda lahir, tak ada salahnya untuk memeriksakan ia ke dokter kulit. Ini untuk memastikan bahwa benar tidak ada yang abnormal pada tanda lahir tersebut.

Meski sebagian besar tanda lahir tidak berbahaya, Mama boleh saja berkonsultasi ke dokter untuk memastikan apakah tanda lahir yang dimiliki si Kecil memerlukan penanganan lebih lanjut atau tidak.

7. Tahi lalat bisa menjadi tanda lahir

7. Tahi lalat bisa menjadi tanda lahir
Freepik/Zilvergolf

Banyak orang percaya bahwa tahi lalat dan tanda lahir itu berbeda. Meskipun tahi lalat umumnya ditemukan pada tubuh saat tumbuh besar, namun beberapa bayi dilahirkan dengan tahi lalat di tubuhnya.

Tahi lalat dianggap sebagai tanda lahir jika muncul saat bayi dilahirkan. Jadi, jika Mama melihat ada tahi lalat pada bayi yang baru lahir, jangan khawatir karena itu hanya tanda lahir awal, Ma.

Lain halnya jika tahi lalat baru terlihat saat anak menginjak usia 10 tahun, ini berarti murni tahi lalat karena pigmen dan bukan merupakan tanda lahir.

Demikian informasi tentang tanda lahir yang perlu Mama ketahui. Waspadalah bila tanda lahir berubah warna, bentuk, ukuran, atau menyebabkan keluhan yang mengganggu kualitas hidup si Kecil ya, Ma. Segera konsultasikan ke dokter untuk mendapatkan solusinya.

Baca Juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.