7 Hal yang Perlu Mama Hindari agar Persalinan Berjalan Lancar

Jangan lakukan ini bila Mama ingin segera bertemu si Kecil

22 September 2020

7 Hal Perlu Mama Hindari agar Persalinan Berjalan Lancar
Pixabay/Parentingupstream

Proses persalinan menjadi salah satu momen yang paling menegangkan bagi para calon mama, terutama saat menghadapi persalinan pertama kali.

Ada beberapa hal yang perlu dihindari agar proses persalinan bisa berjalan lebih lancar. Apa saja ya, Ma?

Yuk, disimak rangkuman informasinya dari Popmama.com berikut ini:

1. Memaksakan diri

1. Memaksakan diri
Pexels/Pixabay

Persalinan dapat menjadi proses yang melelahkan dan kadang-kadang cukup intens. Seringkali para Mama pun dibuat seperti ingin menyerah, terutama saat proses mengejan.

Mama sebaiknya membiarkan proses persalinan berjalan secara alami. Jangan memaksakan diri atau melawan semua proses tersebut.

Melawan dan terlalu memaksakan diri justru akan membuat Mama merasa lebih cepat lelah. Proses persalinan pun bisa terhenti karena Mama merasa frustasi.

Apabila Mama sudah terlalu lelah dan frustasi, Mama akan kehabisan tenaga untuk mengejan.

Sebaliknya, jika Mama tetap santai dan rileks, pembukaan serta proses mengejan pun akan berjalan lebih mudah.

2. Membiarkan rambut tergerai

2. Membiarkan rambut tergerai
Pexels/Pixabay

Saat menyiapkan tas perlengkapan persalinan, salah satu benda yang sebaiknya tak Mama lupakan adalah ikat rambut.

Jangan sengaja membiarkan rambut tergerai saat persalinan ya, Ma. Terutama jika Mama memiliki rambut yang panjang.

Persalinan faktanya adalah proses yang melelahkan dan dipastikan Mama akan banyak berkeringat. Apabila Mama sengaja membiarkan rambut tergerai, rasa lembap dan panas di bagian belakang leher akan membuat Mama tidak nyaman.

Meski terkesan sepele, hal ini juga bisa mengganggu proses persalinan dan membuat Mama menjadi tidak fokus.

Editors' Picks

3. Memakai pakaian yang tak nyaman

3. Memakai pakaian tak nyaman
Pixabay/Mvorocha

Salah satu aktivitas yang kini banyak dilakukan saat persalinan adalah pemotretan persalinan alias birth photography. Tak heran jika Mama kemudian menyiapkan pakaian khusus agar tetap terlihat menawan selama proses persalinan.

Tapi jangan lupa ya, Ma. Selama persalinan, Mama juga membutuhkan suasana yang nyaman, termasuk juga pakaian.

Ada alasan khusus mengapa saat siap bersalin rumah sakit biasanya akan memberikan Mama pakaian khusus, seperti seragam. Pakaian ini sudah dibuat dengan bahan yang nyaman dan memiliki akses khusus untuk menyusui.

Namun apabila pihak rumah sakit tidak memberikan pakaian semacam ini dan membebaskan Mama untuk memakai pakaian apa saja selama persalinan, maka pilihlah yang berbahan katun, memudahkan proses menyusui, dan tidak menyulitkan Mama saat bersalin.

4. Mengejan tidak teratur

4. Mengejan tidak teratur
Pexels/Pixabay

Mengejan adalah salah satu fase penting dalam proses persalinan. Dilansir ABC News, baru-baru diungkapkan bahwa pada dasarnya saat persalinan Mama tidak harus mengejan.

Ini karena diyakini bayi sudah bisa menemukan sendiri jalan keluarnya. Biasanya para ibu akan mengejan mengikuti arahan bidan atau dokter, namun ada pula yang melakukannya dengan insting sendiri.

Apapun yang terjadi di ruang persalinan, pastikan Mama mengejan sesuai dengan arahan dan hindari melakukannya secara asal-asalan ya, Ma.

5. Menahan napas

5. Menahan napas
Pexels/Andreas Wohlfahrt

Cara bernapas yang efektif biasanya sudah diajarkan kepada ibu hamil sebelum menghadapi proses persalinan. Cara bernapas ini penting dipelajari agar Mama tetap tenang.

Namun demikian, ada kalanya Mama justru refleks untuk menahan napas atau bernapas pendek selama persalinan dengan asumsi akan mengurangi rasa sakit.

Padahal, menahan napas justru bisa membuat Mama kekurangan oksigen. Risikonya Mama justru bisa pingsan.

Oleh sebab itu, tetap upayakan untuk bernapas efektif selama proses persalinan ya, Ma. Jika perlu, jangan ragu untuk meminta arahan dari dokter, perawat, atau bidan.

6. Selalu melihat jam

6. Selalu melihat jam
Pixabay/Silviarita

Setiap ruang bersalin biasanya terdapat jam dinding, yang kemudian sering membuat Mama jadi terus-terusan melihat waktu dan merasa bosan. Ini terutama saat proses persalinan berjalan cukup lama.

Kebiasaan seperti ini justru bisa membuat Mama semakin frustasi dan tidak sabar. Mama justru akan merasa waktu berjalan lebih lama apabila terus-menerus melihat jam.

Cobalah alihkan pandangan Mama dari jam dan perbanyak fokus pada diri Mama sendiri. Jika perlu alihkan dengan cara berbincang-bincang dengan Papa. Mama juga bisa mencoba membaca buku atau mendengarkan musik favorit.

7. Panik dan cemas berlebihan

7. Panik cemas berlebihan
Freepik/Rawpixel.com

Persalinan memang menjadi salah satu hal yang sering membuat para calon Mama merasa takut. Namun demikian, Mama sebaiknya tidak membiarkan kecemasan ini menguasai diri Mama, ya.

Tetap tenang dan yakinlah bahwa semua ini adalah proses alami yang dialami oleh perempuan lainnya, Ma.

Jika Mama terlalu panik, semua proses yang terjadi justru akan menjadi terasa semakin menyakitkan dan sulit.

Jangan lupa tarik napas dalam-dalam dan fokus. Ajak bicara Papa atau pendamping persalinan lainnya agar membantu mengalihkan pikiran Mama.

Setelah mengetahui tujuh hal yang harus Mama hindari saat bersalin, mulai sekarang sebaiknya Mama berlatih untuk mengantisipasi hal tersebut agar kelak persalinan berjalan lebih lancar. Tetap tenang dan berpikir positif ya, Ma.

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.