Kurang Tidur Pengaruhi Jumlah ASI, Ini 5 Trik yang Bisa Dilakukan

Salah satunya, tidur saat si Kecil tidur juga, Ma

16 Oktober 2021

Kurang Tidur Pengaruhi Jumlah ASI, Ini 5 Trik Bisa Dilakukan
Freepik/senivpetro

Rasanya hampir semua Mama yang baru melahirkan dan menyusui buah hatinya akan mengalami kurang tidur berhari-hari bahkan berbulan-bulan. Ternyata, hal ini berpengaruh pada produksi ASI. 

Menurut UT Southwestern Medical Centre, kurang tidur bisa jadi salah satu penyebab utama produksi ASI menurun atau berkurang. Saat kurang tidur, seseorang akan lebih mudah merasa stres. 

Apalagi jika harus menyesuaikan diri dengan kehadiran anak yang masih sangat tergantung dengan orangtuanya, bisa jadi stressor sendiri. 

Agar tidak mengganggu produksi ASI yang penting bagi si Kecil, Popmama.com menengok dari Australian Breastfeeding Association akan merangkumkan beberapa cara yang bisa dilakukan untuk menyiasati kurang tidur Mama. 

1. Menempatkan si Kecil dekat dengan tempat tidur Mama

1. Menempatkan si Kecil dekat tempat tidur Mama
Freepik

Untuk Mama yang tidak melakukan co-sleeping atau tidur satu kasur dengan si Kecil, maka bisa menempatkan cribnya dekat dengan kasur. Dengan begitu, proses mengambil dan mengembalikannya untuk menyusui bisa lebih mudah. 

Meski terasa sepele, namun lebih dekat dengan kasur berarti lebih cepat untuk kembali tidur dan ini berpengaruh pada kualitas tidur dan produksi ASI Mama. 

Editors' Picks

2. Tidur saat si Kecil tidur

2. Tidur saat si Kecil tidur
Unsplash

Terdengar klise namun hal ini sangat efektif! Tidurlah saat bayimu tidur. Biasanya, tak perlu disuruh, Mama akan otomatis tertidur sambil menyusui si Kecil. Apalagi jika malamnya begadang. 

Tak bisa tidur karena memikirkan rumah yang belum rapi atau makanan yang belum dimasak? Semua itu bisa menunggu. Karena kesehatan dan kewarasan seorang Mama jauh lebih penting dari itu semua. 

Saat merasa tidak bisa tidur saat si Kecil terlelap, kamu bisa rebahan di sebelahnya dan memejamkan mata sebentar. Tak sadar, kamu akan langsung tertidur lelap juga. 

3. Ajak si Kecil menyusu sebelum jam tidur Mama

3. Ajak si Kecil menyusu sebelum jam tidur Mama
Shutterstock/Pixel-Shot

Salah satu trik yang bisa dicoba berasal dari postpartumprogress.com. Kamu bisa mencoba mengajak si Kecil untuk menyusu sampai kenyang saat menjelang jam tidur Mama. 

Jika si Kecil sudah terlanjur tidur, cobalah dengan mengganti popoknya dan biasanya akan terbangun. Dengan begitu, kamu bisa lebih mudah menyusuinya hingga ia kenyang dan tertidur dengan sendirinya. 

Cara ini bisa membantunya merasa kenyang untuk beberapa saat sehingga kamu bisa mendapat jam tidur yang lebih panjang dan tidak terganggu dengan kebutuhannya menyusu di waktu kamu baru lelap. 

4. Buka jendela saat siang dan gelapkan kamar saat malam

4. Buka jendela saat siang gelapkan kamar saat malam
Freepik/cookie_studio

Saat siang, bukalah jendela agar sinar matahari bisa menyelinap masuk dan tubuh membentuk jam biologisnya dengan lebih baik. Di saat malam, pastikan kamar dalam keadaan gelap sehingga tubuh lebih siap untuk istirahat. 

Hal ini bisa membantu Mama dan buah hati memiliki jam tidur yang lebih efektif setiap harinya. 

5. Bergantian mengurus si Kecil di saat malam

5. Bergantian mengurus si Kecil saat malam
Freepik/user18526052

Ada kalanya, si Kecil tak ingin tidur sendiri dan memilih untuk digendong semalaman. Jika sedang merasakan hal ini, jangan biarkan Mama berjuang sendiri. 

Buatlah jadwal yang jelas bersama Papa mengenai siapa dan kapan yang akan menggendongnya saat ia rewel di malam hari. Meski Papa bekerja di siangnya, namun usahakan untuk tetap terlibat. 

Bagaimanapun, mengasuh adalah urusan Mama dan Papa. Diperlukan kerjasama yang baik untuk melewati ini semua dengan aman dan lancar. 

Itu dia beberapa trik yang bisa dilakukan untuk menjaga durasi dan kualitas tidur Mama yang baru melahirkan. Meski sekarang terasa sangat berat, ingatlah Ma, segalanya akan berjalan lebih baik. Bertahan sebentar ya, Ma. 

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.