Penyebab dan Cara Mengatasi Rambut Rontok saat Menyusui

Pengaruh hormon yang bisa diatasi dengan beberapa cara mudah

17 Maret 2020

Penyebab Cara Mengatasi Rambut Rontok saat Menyusui
Freepik

Bagi sebagian Mama, saat hamil adalah saat yang berkilau. Rambut terlihat indah, hampir tidak ada yang rontok, dan kerap terlihat berkilau. 

Namun semua berubah saat melahirkan dan mulai menyusui. Sedikit-sedikit terlihat rambut sering rontok, bahkan seringkali rontoknya begitu banyak sampai di luar kendali. 

Menurut mitos, saat anak mulai memainkan ludah, itulah saatnya rambut Mama rontok. Sementara itu, banyak yang mengatakan, rontok saat menyusui adalah hasil stress dan lelah mengurus anak. 

Mana yang benar? Apa sebenarnya penyebab dan bagaimana cara mengatasi rambut rontok saat menyusui? Berikut penjelasan selengkapnya yang telah dirangkumkan oleh Popmama.com

1. Penyebab utama kerontokan saat menyusui: Perubahan hormon

1. Penyebab utama kerontokan saat menyusui Perubahan hormon
Pexels/Bennie Lukas Bester

Saat hamil, banyak hormon yang meningkat seperti estrogen, progesteron, oksitosin, dan prolaktin. Inilah yang membuat rambut terlihat indah, kulit terlihat berkilau dan perasaan cenderung lebih bahagia. 

Setelah melahirkan, hormon estrogen dan progesteron turun secara drastis. Inilah alasan utama kenapa rambut bisa rontok saat setelah melahirkan atau saat menyusui.

Kerontokan rambut pasca melahirkan biasanya terjadi selama setahun setelah melahirkan. Namun puncaknya biasanya terjadi pada bulan keempat pasca melahirkan, atau saat anak berada di fase bermain ludah. 

Dari sanalah timbul mitos jika anak main ludah maka rambut ibunya akan rontok. 

Lalu, bagaimana cara mengatasi rambut rontok ini?

2. Konsumsi makanan bergizi

2. Konsumsi makanan bergizi
Freepik

Saat tubuh dipenuhi kebutuhan nutrisinya, maka kesehatan pun akan terjaga, termasuk kesehatan rambut. Mama bisa mengonsumsi makanan tinggi protein seperti daging, ayam, atau ikan. 

Vitamin C, magnesim, dan zat besi sangat dibutuhkan tubuh untuk menjaga rambut tetap sehat. Mama bisa mengombinasikan protein tersebut dengan sayuran dan buah-buahan. 

Editors' Picks

3. Cuci rambut dengan berkala

3. Cuci rambut berkala
Freepik/Torwaiphoto

Mencuci rambut atau keramas terlalu sering bisa membuat kadar minyak dalam rambut berkurang. Jika berkurang, maka bisa jadi penyebab tambahan rambut makin rontok. 

Begitu juga jika terlalu lama tidak keramas. Kotoran dan minyak berlebih membuat rambut lebih mudah rontok. 

Maka dari itu, cuci rambut secara teratur dan berkala. Jangan terlalu sering, jangan juga terlalu jarang. Usahakan keramas setidaknya 2 hari sekali. 

4. Menyisir secara rutin 

4. Menyisir secara rutin 
Freepik

Saat sedang rontok, rambut jadi lebih rentan terlepas dari akarnya. Salah satu penyebab rambut lebih rontok adalah karena kusut. 

Penting sekali untuk menyisir secara berkala. Pastikan untuk menyisir rambut saat sebelum tidur. Begitu juga saat setelah mandi. Jika ingin menguncir rambut, pastikan untuk tidak mencepolnya secara asal karena bisa kusut dan rambut jadi rontok. 

Satu lagi, jika hendak menguncir rambut, hindari kunciran terlalu ketat karena bisa membuat rambut semakin rontok. 

5. Konsumsi dan gunakan vitamin

5. Konsumsi gunakan vitamin
Freepik/Poringdown

Untuk asupan vitamin tambahan, Mama bisa mengonsumsi suplemen. Beberapa anjuran vitamin yang baik untuk mengatasi rambut rontok adalah vitamin A, C, D, dan E.

Mengonsumsi multivitamin setiap hari bisa juga membantu membuat tubuh lebih sehat dan produksi ASI lebih lancar. 

Selain vitamin untuk tubuh, berikan vitamin juga untuk rambut. Saat ini sudah banyak tersedia jenis vitamin untuk rambut. 

Gunakan vitamin rambut saat setelah keramas di kala rambut dalam keadaan setengah kering. Oleskan vitamin atau serum rambut ke kulit kepala dan pijat dengan lembut. Ini bisa membantu memenuhi nutrisi kulit kepala serta membuat rambut lebih kuat. 

Kerontokan rambut setelah melahirkan adalah hal yang wajar. Mama hanya perlu khawatir berlebihan dan hindari stres agar tidak makin rontok.

Jika rambut rontok disertai dengan ketombe berlebihan dan keluhan lainnya, segera temui dermatologis untuk pertolongan segera. 

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.