Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Kebiasaan Ibu Hamil Ini Bikin Tubuh Lebih Siap Jelang Persalinan
Popmama.com/Reisya Adelia/AI
  • Menekankan pentingnya kebiasaan untuk ibu hamil menjelang hari perkiraan lahir (HPL) dengan berolahraga ringan yang dilakukan secara rutin.

  • Terdapat beberapa rutinitas yang bisa membantu mempercepat proses persalinan mulai dari, rutin berjalan cepat, latihan jongkok, bernapas, hingga prenatal yaga.

  • Dengan melakukan kebiasaan ini bukan hanya membantu tubuh menjadi lebih sehat, tetapi juga membuat janin tetap pada posisi stabil hingga waktu melahirkan tiba,.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Semakin dekat dengan Hari Perkiraan Lahir (HPL) Mama jangan hanya menunggu perut terasa sakit, justru ini merupakan waktu yang tepat untuk merubah pola hidup jadi lebih sehat dengan olahraga ringan. Bukan hanya bisa bikin tubuh siap, tetapi juga mempercepat proses melahirkan secara normal. 

Dalam mempersiapkan diri, Mama bisa mulai dari rutin mengeluarkan keringat di pagi hari dengan berjalan cepat, prenatal yoga, hingga latihan jongkok yang dapat menguatkan otot kaki dan panggul. Dengan tetap menyeimbangkan nutrisi yang masuk ke dalam tubuh, Mama jadi lebih percaya diri dalam menyambut kelahiran buah hati.

Nah, untuk melakukan kebiasaan ini secara rutin menjelang melahirkan, Popmama.com telah merangkumnya untuk Mama. Disimak ya!

1. Rutin jalan cepat

Popmama.com/Reisya Adelia/AI

Sering direkomendasikan oleh dokter untuk rutin berjalan menjelang HPL, ternyata kebiasaan satu ini bisa bermanfaat besar dalam membantu mempercepat proses melahirkan. Gerakan tubuh saat berjalan akan memberikan tekanan lembut dari kepala bayi ke area panggul sehingga membantu posisi bayi tetap stabil menuju jalan lahir. 

Olahraga ringan, bukan hanya bagus untuk kesehatan tetapi juga untuk bayi. Kebiasaan satu ini bisa Mama jadikan rutinitas sehari-hari, mulai dari mengurangi stres berlebihan hingga rasa nyeri akibat kontraksi. Mulai sekarang coba alihkan pikiran berlebih kamu ke berjalan cepat untuk mendapatkan perasaan lebih tenang dan bahagia.

Agar mendapatkan kualitas udara yang masih segar serta minim polusi, Mama bisa rutin lakukan berjalan sebelum jam 09.00 pagi. Saat itu, paparan sinar matahari belum terlalu menyengat dan membantu tubuh kamu memproduksi vitamin D yang baik untuk janin. Pastikan saat melakukan rutinitas berjalan kondisi tubuh kamu siap, jika muncul rasa sesak segera istirahat agar tidak kelelahan.

2. Rutin latihan jongkok dan berdiri

Popmama.com/Reisya Adelia/AI

Menjadi salah satu gerakan yang dianjurkan untuk ibu hamil, jongkok dan berdiri merupakan latihan fisik yang dapat membantu otot-otot panggul. Persalinan normal sendiri akan membutuhkan tenaga dorong yang besar, jika Mama sudah membiasakan diri untuk lakukan gerakan ini panggul dapat menjadi lebih lentur. 

Saat usia kehamilan yang matang, setiap gerakan akan lebih sulit dilakukan. Maka, gunakan pegangan di dekat tembok atau minta bantuan dari suami untuk menjaga keseimbangan. Perhatikan posisi kaki Mama sedikit lebih lebar dari bahu agar perut memiliki ruang lebih banyak. 

Menjelang usia persalinan, latihan jongkok dan berdiri bisa dilakukan secara bertahap sesuai kemampuan tubuh. Mulai dari 5-10 kali dalam satu kali sesi dan dilakukan 1-2 kali per hari, coba perlahan serta jangan langsung memaksakan jika otot Mama belum terbiasa.

3. Rutin memutarkan panggul dengan gym ball

Popmama.com/Reisya Adelia/AI

Terlihat cukup sederhana, gerakan memutar panggul menjadi favorit yang sering dianjurkan untuk ibu hamil. Terutama saat Mama sudah menjelang HPL, kebiasaan ini cukup efektif untuk membantu mengurangi tekanan tubuh sekaligus merangsang posisi bayi. 

Dengan manfaat yang beragam seperti mempercepat pembukaan, mendorong kepala bayi masuk ke area panggul, hingga mengurangi nyeri punggung. Mungkin saat ini Mama sudah sering merasakan sakit, hal ini disebabkan beban perut di akhir kehamilan sering membuat otot kaku. 

Bukan hanya baik untuk proses persalinan, kebiasaan memutar panggul dengan gym ball juga bermanfaat untuk diri Mama. Rasa tegang akan mulai datang seiring berjalannya waktu namun dengan rutin melakukan gerakan ini, fisik dan mental bisa menurunkan tingkat kecemasan berlebih.

4. Rutin latihan bernapas dan relaksasi

Popmama.com/Reisya Adelia/AI

Jangan tunggu kontraksi baru belajar mengatur napas, Ma menjelang kelahiran buah hati tingkat rasa cemas dan tegang sudah mulai meningkat. Teknik pernapasan yang tepat bukan hanya membantu menenangkan pikiran, tetapi juga mengelola rasa nyeri akibat kontraksi. 

Pernapasan yang rileks bisa membuat tubuh memproduksi hormon endorfin secara alami, saat merasa sakit insting tubuh tentu akan langsung tegang. Dalam kondisi ini otot rahim akan bekerja lebih keras hingga membuat rasa sakit yang hebat. Nah, kebiasaan bernapas dan relaksasi berfungsi sebagai pereda nyeri alami untuk Mama.

Dua teknik pernapasan yang mulai Mama latih dari sekarang yakni pernapasan perut dan pembersihan. Menarik napas perlahan ke dalam hidung hingga perut mengembang, lalu hembuskan perlahan. Jika kamu sudah terbiasa, proses melahirkan akan lebih terasa tenang. 

5. Rutin ikut prenatal yoga

Popmama.com/Reisya Adelia/AI

Menjadi salah satu olahraga yang dapat membantu meningkatkan kelenturan tubuh, ternyata prenatal yoga menjadi investasi kesehatan terbaik untuk ibu hamil. Berbeda dengan yoga biasanya, jenis ini telah disesuaikan khusus agar aman dan mendukung perubahan tubuh selama kehamilan. 

Bisa memperkuat otot serta melatih keseimbangan antara napas, gerakan, dan relaksasi, berbagai pose dalam prenatal yoga dirancang untuk melenturkan otot panggul dan membantu posisi kepala bayi tetap stabil. Mama bisa mulai mengambil kelas 2-3 kali seminggu di dalam satu sesi sekitar 45 menit, lakukan secara teratur agar kondisi tubuh mendukung proses persalinan. 

Sekarang Mama sudah nggak perlu khawatir lagi proses persalinan akan menakutkan. Dengan persiapan yang matang, rasa sakit akan lebih berkurang. Semoga informasi ini bisa membantu kamu dalam memulai kebiasaan yang berguna untuk menyambut buah hati ya, Ma!

Curated For You

Editorial Team

Related Article