Memiliki Peran Serupa tapi Tak Sama, Ketahui Perbedaan Doula dan Bidan

Ini dia perbedaan tugas doula dan bidan untuk ibu hamil

2 November 2020

Memiliki Peran Serupa tapi Tak Sama, Ketahui Perbedaan Doula Bidan
Popmama.com/Fx Dimas
This article supported by vivo as Official Journalist Smartphone Partner IDN Media

Ibu hamil tentu membutuhkan perhatian dan pengetahuan lebih seputar kehamilannya. Biasanya hal itu didapat dari dokter kandungan ataupun anggota keluarga yang sudah memiliki pengalaman terlebih dahulu.

Menjelang waktu melahirkan, tak sedikit orang akan memilih jasa bidan ataupun doula untuk proses persalinan mereka. Sebagian mama tentu sudah tak asing dengan bidan, tapi bagaimana dengan doula?

Tak sedikit yang belum bisa membedakan doula dengan bidan karena memiliki peran yang sama untuk mengurus proses kelahiran ibu hamil. 

Meskipun memiliki peran yang serupa dengan bidan, apakah ada perbedaan yang signifikan antara doula dan bidan?

Berikut ulasan lengkap yang sudah Popmama.com rangkum dari berbagai sumber megenai perbedaan doula dan bidan.

Perbedaan Doula dan Bidan

Perbedaan Doula Bidan
Birthbecomesher.com

Doula dan bidan memang memiliki kesamaan dalam mengurus proses persalinan seorang ibu hamil. Namun nyatanya, masih banyak orang yang belum mengetahui apa itu doula. Padahal doula sendiri bukanlah peran baru lho. Meski tampak sama, ada beberapa perbedaan antara doula dan bidan yang bisa Mama ketahui.

Doula memiliki peran untuk membantu ibu hamil mendapatkan pengalaman bersalin yang aman dan nyaman. Meski sama-sama membantu proses persalinan, doula dan bidan tetaplah memiliki perbedaan yang signifikan.

Bidan merupakan profesional medis terlatih yang memainkan peranan kunci selama proses persalinan berlangsung. Sementara doula hanyalah membantu dan mendukung ibu hamil selama proses persalinan tanpa memberikan bantuan medis apapun.

Perbedaan antara doula dan bidan lebih mengarah kepada pelayanannya. Jika doula lebih mengarah pada pelayanan psikis, pengetahuan seputar kehamilan dan menyusui, serta bantuan fisik nonmedis lainnya. Sedangkan bidan lebih menekankan fungsinya terhadap tindakan medis untuk ibu hamil saat proses persalinan berlangsung.

Jika bidan sangat berperan penting dalam proses persalinan, peran doula pun juga tak kalah penting. Namun keduanya memiliki peran berbeda dalam membantu proses persalinan. Berikut ini bantuan yang bisa didapat dari doula saat melahirkan:

Editors' Picks

Tugas Doula

Tugas Doula
Smartparenting.com.ph

Seperti yang sudah disebutkan di atas, doula memang tidak ada kaitannya dengan medis, namun banyak ibu hamil menganggap kehadiran doula sebagai sebuah keharusan. Dengan didampingi doula yang berpengalaman, tentu saja akan memberikan kesempatan lebih baik untuk memperoleh pengalaman melahirkan yang tenang.

Doula sendiri memiliki tugas di antaranya:

  • Membangun hubungan yang baik dengan ibu hamil selama masa kehamilan
  • Memberikan dukungan untuk melewati persalinan
  • Memberikan informasi mengenai persalinan dan membantu mewujudkan rencana persalinan
  • Memberikan bantuan untuk ibu hamil membuat keputusan berdasarkan informasi yang diberikan
  • Memberikan informasi dan saran tentang posisi dan teknik selama persalinan
  • Memberi dukungan agar merasa percaya diri saat berbicara dengan dokter tentang pilihan atau kecemasan medis
  • Memberi dukungan setelah kelahiran sesuai kebutuhan

Tugas doula di atas tentu lebih mengarah pada emosional ibu hamil agar lebih mempersiapkan kehamilan dengan tenang. Dari tugas doula yang sudah disebutkan, ternyata doula sendiri dibagi menjadi dua yakni birth doula dan postpartum doula. Berikut ini perbedaannya:

1. Birth doula

1. Birth doula
Parents.com

Untuk birth doula, fungsi utamanya ialah selalu berada di sisi ibu hamil dengan memberikan jasa nonmedis selama persalinan. Biasanya doula akan melakukan berbagai teknik seperti teknik bernapas, memijat, dan membantu bergerak ke posisi tubuh yang berbeda.

Selain bantuan teknik nonmedis, biasanya doula juga dapat memberikan dukungan emosional dan bertindak sebagai penasihat untuk menenangkan ibu hamil selama persalinan.

Apa pun jenis kelahiran yang sudah dipilih atau direkomendasikan oleh dokter, seorang doula biasanya akan berada di sana untuk membantu ibu hamil merasa aman dan kuat.

Misalnya saja ketika seorang ibu hamil harus menjalani operasi caesar, doula akan menghibur dan memberikan perhatian ekstra untuk membantu mengurangi kecemasan dan ketakutan pasien.

2. Postpartum doula

2. Postpartum doula
Freepik/Tirachardz

Sementara postpartum doula bekerja setelah sang ibu hamil selesai melalui proses persalinan. Doula biasanya akan membantu para Mama yang baru melahirkan untuk pulih dari proses persalinan.

Peran doula disini termasuk merawat bayi, memberikan informasi serta membimbing Mama dalam proses menyusui, dan melakukan hal-hal lain terkait pascakelahiran.

Jadi kedua doula tersebut memiliki keterkaitan satu sama lain untuk proses persalinan dan pascakelahiran. Hal ini tentu saja sangat membantu para Mama dalam segi emosional untuk mempersiapkan diri sebagai Mama baru.

Itulah perbedaan dan peran doula yang bisa Mama dapatkan untuk proses melahirkan. Memanfaatkan jasa doula biasanya disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi kesehatan serta kondisi keluarga ibu hamil. 

Semoga informasi di atas dapat membantu menjawab mengenai perbedaan doula dan bidan ya, Ma. Jika sekiranya memang membutuhkan, ada baiknya Mama menanyakan hal ini dengan dokter kandungan terlebih dahulu.

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.