Nita Vior Operasi Lagi Pasca Melahirkan Caesar, Apa Penyebabnya?

- Nita Vior harus menjalani operasi lagi setelah melahirkan karena mengalami Ileus Paralitik.
- Ileus Paralitik adalah salah satu risiko dari melahirkan dengan cara caesar.
- Vita Vior, seorang streamer dan influencer, mengalami keluhan pasca melahirkan yang membutuhkan operasi tambahan.
Nita Vior yang baru melahirkan beberapa hari lalu harus melewati operasi sekali lagi lantaran mengalami Ileus Paralitik. Sebenarnya. seperti apa kondisi tersebut?
Melahirkan memang penuh perjuangan, baik itu dengan cara pervaginam ataupun cara lainnya. Melahirkan dengan cara caesar pun ada risikonya, salah satunya mengalami ileus paralitik.
Hal ini dialami oleh streamer dan influencer Vita Vior. Ia baru saja melahirkan dengan cara dioperasi dan harus kembali dioperasi karena mengalami keluhan pasca melahirkan.
Seperti apa ceritanya? Popmama.com akan merangkumkannya untuk Mama.
1. Bercerita setelah selesai tindakan

Vita Vior mendapatkan banyak ucapan selamat dan kunjungan dari para keluarga serta teman pasca dirinya melahirkan buah hatinya. Namun sayangnya, ia mengalami kondisi medis yang menyebabkan ketidaknyamanan pada dirinya.
"Aku mau ucapin terima kasih buat yang sudah ngucapin dan jenguk, tapi ketahan. Terima kasih guys, aku tuh abis operasi kena ileus paralitik," ceritanya dalam IGS.
2. Gangguan ketidaknyamanan di perut

Vior melanjutkan, dirinya mengalami kembung, tidak nyaman saat menyusui, dan tidak bisa bergerak. Hal ini disebabkan karena ketidakcocokan tubuhnya dengan obat bius di operasi caesar kemarin.
"Jadi, kayak usus aku tuh enggak bisa nerima obat bius gitu guys. Aku harus diinfus lagi, di-scan lagi, terus enggak bisa gerak, kembung, dan enggak nyaman juga menyusui, stress," lanjutnya.
3. Apa itu ileus paralitik?

Ileus paralitik adalah gangguan pergerakan usus akibat kelumpuhan otot usus. Kondisi ini membuat makanan tidak bisa dicerna sehingga terjadi penyumbatan di usus. Akibatnya, penderita bisa mengalami mual, muntah, sembelit, dan kembung. Jika tidak segera ditangani, maka bisa menyebabkan kerusakan usus yang dapat berakibat fatal.
Untuk kasus Vior, penyebabnya adalah operasi dan obat-obatan. Ileus paralitik bisa terjadi akibat efek samping operasi dan obat-obatan yang digunakan saat operasi kemarin.
4. Pengobatan ileus paralitik

Untuk memastikan seseorang mengalami ileus paralitik, diperlukan foto rontgen, CT scan, USG, atau fluoroskopi. Sedangkan untuk pengobatannya bisa menggunakan beberapa metode.
Pengobatannya bisa memasang NGT untuk mengeluarkan gas, cairan, dan makanan yang tersumbat di lambung. Lalu, bisa juga memberikan obat-obatan untuk memicu pergerakan usus, dan menjalankan operasi untuk mengatasi hambatan di usus atau memotong bagian usus yang bermasalah, .
Untuk saat ini, Vior sudah selesai menjalankan operasi dan mari kita doakan agar pemulihannya berjalan lancar.



















