Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
Install

Penyebab Rahim Kontraksi setelah Melahirkan, Apakah Normal?

Penyebab Rahim Kontraksi setelah Melahirkan, Apakah Normal?
Popmama.com/Reisya Adelia/AI
  • Kontraksi rahim setelah melahirkan merupakan proses pemulihan alami saat rahim menyusut kembali ke ukuran sebelum hamil, yang berlangsung bertahap selama beberapa hari hingga minggu.
  • Kontraksi juga berfungsi menekan pembuluh darah bekas pelepasan plasenta, sehingga membantu mencegah perdarahan berlebih dan menjaga kondisi ibu tetap stabil.
  • Kram dapat menguat saat menyusui karena oksitosin, serta cenderung lebih intens pada persalinan berikutnya, kehamilan kembar, atau bayi berbobot besar.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Setelah melewati perjuangan panjang saat melahirkan, Mama mungkin membayangkan tubuh akan langsung terasa lebih tenang. Namun, tak jarang Mama justru dikagetkan oleh munculnya rasa kram di perut bagian bawah yang datang tiba-tiba.

Kondisi yang Mama rasakan ini dikenal dengan istilah kontraksi rahim postpartum. Meskipun rasa nyeri sering membuat Mama kurang nyaman saat mengurus si Kecil, sebenarnya kontraksi tersebut merupakan bagian dari proses pemulihan alami.

Nah, berikut Popmama.com telah rangkum penyebab rahim kontraksi setelah melahirkan dari website Banner Health agar Mama bisa menjalani masa nifas dengan lebih tenang dan paham cara menghadapinya!

  1. 1. Proses uterine involution

    Penyebab rahim kontraksi setelah melahirkan (2)
    Popmama.com/Reisya Adelia/AI

    Selama kehamilan, rahim Mama membesar secara signifikan untuk menampung tumbuh kembang si Kecil di dalam kandungan. Setelah melahirkan, rahim harus bekerja ekstra untuk kembali ke ukuran semula seperti sebelum hamil.

    Proses penyusutan ini disebut sebagai uterine involution yang dipicu oleh kontraksi otot-otot rahim, kontraksi ini akan terus berulang secara bertahap dalam beberapa hari pertama setelah melahirkan.

    Ternyata rasa kram yang Mama rasakan merupakan tanda bahwa rahim sedang menyusut dengan sangat baik. Perlahan tapi pasti, ukuran rahim akan kembali normal dalam kurun waktu beberapa minggu.

  2. 2. Mencegah perdarahan hebat

    Penyebab rahim kontraksi setelah melahirkan (3)
    Popmama.com/Reisya Adelia/AI

    Selain untuk mengecilkan ukurannya, kontraksi rahim memiliki fungsi keselamatan yang penting bagi Mama. Kontraksi ini bertugas menekan dan menjepit pembuluh darah di area bekas pelepasan plasenta.

    Saat plasenta terlepas dari dinding rahim, terdapat banyak pembuluh darah terbuka yang berpotensi memicu perdarahan berlebih. 

    Maka rasa mulas ini merupakan mekanisme alami tubuh untuk melindungi Mama dari bahaya perdarahan, karena tubuh secara otomatis bekerja keras demi menjaga kondisi mama tetap stabil.

  3. 3. Pelepasan hormon oksitosin saat menyusui

    Penyebab rahim kontraksi setelah melahirkan (4)
    Popmama.com/Reisya Adelia/AI

    Mungkin Mama merasa kram perut terasa makin kuat saat sedang menyusui atau memompa ASI untuk si Kecil, ternyata hal ini sangat wajar terjadi karena isapan bayi memicu pelepasan hormon oksitosin.

    Hormon oksitosin tidak hanya bertugas melancarkan produksi ASI, tetapi juga merangsang otot rahim untuk berkontraksi. Itulah mengapa sensasi mulas sering kali memuncak ketika si Kecil sedang menyusu.

    Meskipun terasa agak mengganggu, momen ini justru sangat menguntungkan untuk percepatan pemulihan rahim Mama.

  4. 4. Pernah melahirkan sebelumnya

    Penyebab rahim kontraksi setelah melahirkan (5)
    Popmama.com/Reisya Adelia/AI

    Pengalaman kram pasca melahirkan ternyata bisa dirasakan berbeda pada setiap kehamilan. Pada persalinan anak pertama, tonus otot rahim biasanya masih cukup kencang sehingga kram terasa lebih ringan.

    Namun jika ini merupakan persalinan anak kedua, ketiga, atau seterusnya, rasa kram biasanya akan terasa jauh lebih kuat sehingga otot rahim sudah tidak sekencang saat kehamilan pertama.

    Akibatnya, rahim harus berkontraksi lebih keras untuk bisa kembali ke ukuran semula dan mengakibatkan rasa mulas di persalinan kedua terasa lebih intens dibanding sebelumnya.

  5. 5. Pengaruh kehamilan kembar atau bayi besar

    Penyebab rahim kontraksi setelah melahirkan (6)
    Popmama.com/Reisya Adelia/AI

    Ukuran rahim selama kehamilan juga sangat memengaruhi intensitas kontraksi yang akan Mama rasakan pasca melahirkan. Jika Mama mengandung bayi kembar atau bayi dengan bobot yang cukup besar, rahim akan meregang lebih maksimal.

    Hal ini membuat otot rahim membutuhkan usaha lebih besar untuk bisa menyusut kembali, kontraksi yang dihasilkan pun otomatis akan terasa lebih kuat.

    Itulah penyebab rahim dapat kontraksi setelah melahirkan, tetap istirahat yang cukup dan komunikasikan selalu dengan dokter terkait kondisi Mama!

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More