"Sebenernya aku gapake ASI booster, ini cuma dari makanan aja," tulisnya dalam unggahan Instagram.
Rahasia ASI Kental & Kuning Pekat ala Steffi Zamora, Cek Tipsnya Ma!

- Steffi Zamora viral karena stok ASI kuning pekat yang disebut hindmilk, kaya lemak dan kalori tinggi penting untuk energi serta kenaikan berat badan bayi.
- Ia menjaga kualitas ASI dengan pola makan alami: konsumsi telur omega rutin, susu almond segar, dan daging sapi sebagai sumber protein utama tanpa bantuan suplemen.
- Dukungan suami lewat masakan daun kelor berperan besar menjaga produksi ASI Steffi tetap lancar, sejalan dengan manfaat daun kelor yang diakui WHO sebagai peningkat volume ASI.
Menjadi ibu baru merupakan perjalanan yang penuh kejutan, tak terkecuali bagi aktris cantik Steffi Zamora, Ma. Sejak menyambut kelahiran buah hati pertamanya, Kaia Lanna Fernandez, Steffi tampak sangat menikmati perannya sebagai Mama. Melalui media sosial, ia pun kerap membagikan momen-momen manis serta perjuangannya dalam memberikan yang terbaik bagi sang buah hati, terutama soal pemberian ASI eksklusif.
Baru-baru ini, unggahan Steffi Zamora sukses mencuri perhatian publik hingga viral. Banyak netizen yang dibuat salah fokus dengan penampakan stok ASI perah (ASIP) milik Steffi yang memenuhi freezer. Bukan hanya jumlahnya yang melimpah, namun warna ASIP tersebut terlihat kuning pekat dan kental. Ternyata, ASI dengan tampilan seperti ini dikenal dengan istilah hindmilk, yaitu ASI yang keluar di akhir sesi menyusui atau saat payudara hampir kosong.
Secara medis, hindmilk memang memiliki karakteristik warna yang lebih pekat karena kandungan lemaknya yang sangat tinggi. Melansir dari penelitian yang diterbitkan oleh Journal of Human Lactation, hindmilk mengandung kalori dua hingga tiga kali lebih banyak dibandingkan foremilk (ASI yang keluar di awal). Lemak dalam hindmilk inilah yang berperan vital sebagai sumber energi utama bayi untuk membantu kenaikan berat badan yang optimal serta memberikan rasa kenyang yang lebih lama.
Fenomena ASI kuning pekat ini pun memicu rasa penasaran warganet mengenai rahasia di balik kualitas nutrisi tersebut. Menanggapi hal ini, Steffi membocorkan bahwa rahasianya bukan pada suplemen mahal, melainkan pola makan alami.
Nah, Mama penasaran nggak sih dengan rahasia ASI Hindmilk Steffi? Berikut Popmama.com rangkum detail tipsnya untuk Mama tiru di rumah!
Table of Content
1. Konsumsi telur omega dalam jumlah banyak

Salah satu rahasia utama yang dibagikan Steffi adalah konsumsi telur yang sangat rutin. Baginya, telur adalah sumber protein praktis yang wajib ada di menu hariannya untuk menjaga kualitas ASI tetap prima. Steffi bahkan memiliki target minimal sendiri untuk konsumsi telur ini agar kebutuhan nutrisinya tercukupi.
Dalam unggahannya, Steffi menyebutkan dirinya wajib mengosumsi telur organic omega minimal 4 butir.
"Yang wajib dimakan setiap hari telur organic omega minimal 4, biasanya 6-8," tulisnya dalam unggahan Instagram.
Dengan jumlah tersebut, Steffi memastikan tubuhnya mendapatkan asupan protein dan lemak sehat yang melimpah, yang nantinya akan berpengaruh langsung pada kekentalan ASI yang dihasilkan.
Kebiasaan Steffi ini ternyata didukung oleh fakta medis. Melansir dari Alodokter, telur omega kaya akan asam lemak omega-3 (DHA) yang krusial untuk perkembangan otak dan saraf bayi melalui ASI. Selain itu, riset yang diterbitkan oleh Pharmacological Research menyebutkan bahwa asupan DHA yang cukup pada ibu menyusui berkontribusi meningkatkan kemampuan kognitif si Kecil di masa depan.
Kandungan kolin dalam telur juga membantu transmisi sinyal saraf, sementara protein kualitas tingginya berperan menjaga metabolisme lemak Mama. Dengan mengonsumsi telur dalam jumlah cukup seperti Steffi, Mama tidak hanya mendapatkan energi yang stabil, tapi juga memberikan bahan baku terbaik untuk pembentukan sel dan jaringan baru bagi si Kecil.
2. Memilih susu almond segar sebagai hidrasi

Selain makanan padat, Steffi juga sangat selektif soal minuman. Ia tidak sembarangan memilih minuman kemasan yang mengandung banyak gula atau pengawet. Pilihan jatuh pada susu almond yang diproses secara alami untuk mendapatkan manfaat maksimal bagi tubuhnya selama menyusui.
Steffi rutin mengonsumsi almond milk fresh yang bukan berasal dari kemasan. Ia lebih memilih susu almond segar karena merasa pilihan tersebut jauh lebih sehat untuk mendukung staminanya selama menjalani masa-masa menyusui yang cukup menguras energi. Pilihan ini sangat tepat untuk menjaga tubuh tetap terhidrasi tanpa tambahan bahan kimia.
"terus aku suka banget minum almond milk (yang fresh bukan yang kemasan)," tambahnya.
Secara medis, susu almond memang dikenal sebagai galaktagogum alami. Mengutip dari Halodoc, kandungan nutrisi dalam kacang almond dapat merangsang kelenjar susu agar berfungsi optimal sehingga suplai ASI meningkat. Selain itu, asam lemak sehat dalam susu almond membantu meningkatkan kualitas dan kekentalan ASI agar bayi merasa kenyang lebih lama.
Susu almond juga merupakan sumber Vitamin E dan magnesium yang luar biasa. Vitamin E berperan sebagai antioksidan kuat untuk melindungi sel-sel tubuh Mama dari radikal bebas, sementara magnesiumnya mendukung kesehatan jantung. Bagi Mama yang memiliki intoleransi laktosa terhadap susu sapi, susu almond segar adalah alternatif terbaik yang tetap mampu memberikan nutrisi lengkap.
3. Fokus pada asupan protein daging

Steffi sangat menekankan bahwa kebutuhan protein adalah hal paling penting yang harus diperhatikan oleh ibu menyusui. Ia rutin mengonsumsi daging sapi untuk memastikan cadangan energi dan nutrisi dalam tubuhnya tetap terjaga. Steffi pun tak ragu membagikan menu daging favorit yang ia konsumsi hampir setiap hari.
"Aku juga sering makan daging (biasanya aku makan daging sapi kaya steak, sop iga, dll). Pokoknya harus banyakin makan protein," tulis Steffi dalam unggahannya.
Fokus pada makanan padat nutrisi ini menjadi strategi utamanya agar ASI yang dihasilkan tetap berkualitas tinggi tanpa perlu bantuan suplemen tambahan.
Dari sisi kesehatan, daging sapi adalah sumber zat besi yang sangat baik. Melansir dari laman kesehatan Kemenkes RI, zat besi sangat krusial bagi ibu menyusui untuk mencegah anemia dan menjaga kebugaran tubuh. Jika asupan zat besi tercukupi, aliran oksigen ke seluruh tubuh termasuk ke kelenjar payudara akan lebih maksimal, sehingga produksi ASI pun tetap stabil.
Selain zat besi, daging sapi kaya akan seng (zinc) dan vitamin B12 yang esensial untuk metabolisme energi. Kandungan protein dalam daging sapi juga membantu regenerasi sel tubuh Mama setelah proses persalinan. Dengan asupan protein yang kuat seperti pola makan Steffi, Mama bisa menjaga kualitas ASI tetap pekat dan memberikan asupan lemak sehat yang cukup untuk pertumbuhan berat badan si Kecil.
4. Dukungan suami lewat masakan daun kelor

Dukungan keluarga, terutama suami, memegang peranan besar dalam kesuksesan menyusui Steffi. Sang suami, Nino Fernandez, disebut sangat rajin memasakkan menu sehat khusus untuk Steffi agar produksi ASI-nya tetap lancar. Salah satu menu andalannya adalah berbagai macam olahan daun kelor yang disiapkan hampir setiap hari untuk sang istri.
Steffi mengungkapkan bahwa ia mengonsumsi sayuran hijau ini terus-menerus hingga mendapat julukan unik.
"Sekarang juga aku dipanggilnya ibu kelor karena makan daun kelor terus," ungkap aktris berusia 25 tahun ini.
Dukungan perhatian lewat makanan bernutrisi ini terbukti efektif menjaga kestabilan produksi ASI Steffi tanpa membuatnya stres.
Kebiasaan Steffi ini sejalan dengan rekomendasi kesehatan global. Melansir dari World Health Organization (WHO), daun kelor diakui sebagai sumber nutrisi mikro yang sangat kaya untuk ibu menyusui karena kandungan zat besi dan kalsiumnya yang tinggi.
Selain itu, studi yang dimuat dalam National Center for Biotechnology Information (NCBI), mengonfirmasi bahwa Moringa oleifera secara signifikan dapat meningkatkan volume ASI karena sifat galaktagogumnya.
Penelitian internasional tersebut menunjukkan bahwa daun kelor mengandung senyawa fitosterol yang merangsang hormon prolaktin untuk memproduksi ASI lebih banyak. Dengan dukungan suami yang telaten menyiapkan menu superfood ini, tingkat stres Mama pun berkurang. Hal ini memicu pelepasan hormon oksitosin yang membantu aliran ASI keluar lebih deras, persis seperti yang dirasakan Steffi dalam perjalanan menyusuinya.
Perjuangan Steffi Zamora dalam memberikan ASI eksklusif ini membuktikan bahwa kualitas ASI yang luar biasa bisa didapatkan melalui asupan makanan alami yang tepat dan dukungan moral dari orang tercinta. Tanpa perlu bergantung pada suplemen instan, Mama tetap bisa memberikan nutrisi terbaik yang melimpah bagi buah hati tercinta.
Semoga perjalanan menyusui Steffi Zamora ini bisa menginspirasi Mama untuk tetap konsisten menjaga pola makan sehat dan semangat mengASIhi si Kecil, ya, Ma!
Nah, kalau Mama sendiri, apa nih menu makanan wajib yang selalu sukses bikin ASI jadi melimpah dan kental?


















