10 Cara Mengatasi Puting Lecet saat Menyusui

Jangan biarkan puting lecet menghambat proses menyusui ya

19 Januari 2022

10 Cara Mengatasi Puting Lecet saat Menyusui
Freepik/cookie_studio

Pernahkah Mama mengalami puting lecet saat menyusui? Kondisi ini tentu bikin nggak nyaman ya, karena menyebabkan puting terasa sakit dan nyeri, serta bisa menghambat proses menyusui si Kecil.

Puting lecet disebabkan oleh banyak hal Ma, seperti adanya sariawan di dalam mulut bayi, penggunaan pompa ASI yang tidak sesuai, pelekatan yang tidak tepat, serta adanya pembengkakan dan infeksi pada payudara. Selain itu, puting lecet juga umum terjadi pada Mama dan bayi di masa-masa awal menyusui, karena masih beradaptasi.

Jika mengalaminya, Mama bisa coba 10 cara mengatasi puting lecet saat menyusui, yang berhasil Popmama.com rangkum dilansir dari Healthline. Yuk simak sampai akhir ya Ma!

1. Gunakan kompres dingin pada puting lecet

1. Gunakan kompres dingin puting lecet
bestproducts.com

Kompres dingin tak hanya digunakan sebagai cara mengatasi payudara bengkak Ma. Ini juga bisa dilakukan untuk meredakan puting lecet saat menyusui.

Untuk melakukannya, Mama bisa gunakan kain lembut sebagai alas yang diletakkan di atas payudara. Kemudian gunakan kantong es berbahan kain dan taruh di atasnya.

Lakukan kompres dingin tidak lebih dari 15 menit ya Ma. Selain itu, hindari meletakkan kompres es langsung ke kulit payudara, karena bisa membuat kulit iritasi akibat suhu dingin es.

2. Keringkan puting payudara setiap habis menyusui

2. Keringkan puting payudara setiap habis menyusui
Freepik/Spukkato

Saat menyusui, puting hampir selalu basah karena ASI. Dimana ini bisa membuatnya lembap, serta memperparah kondisi puting lecet. Selain itu, puting yang lembap menjadi tempat tumbuhnya jamur dan bakteri yang bisa menyebabkan infeksi.

Maka dari itu, setiap habis menyusui pastikan Mama mengeringkan payudara terutama bagian puting ya. Mama bisa gunakan bantalan payudara atau handuk lembut untuk lap bagian puting hingga benar-benar kering. Serta jangan lupa untuk menjaga kebersihan payudara, dengan biasakan mandi menggunakan sabun yang lembut untuk kulit.

3. Gunakan krim untuk melembapkan puting

3. Gunakan krim melembapkan puting
Pexels/Shiny Diamond

Puting yang lembap memang berisiko menyebabkan infeksi bakteri dan jamur. Namun puting yang terlalu kering juga bisa mengalami pecah-pecah atau berdarah Ma. Oleh karenanya Mama disarankan memakai krim  khusus untuk payudara, guna melembapkan puting. Tapi ingat untuk menggunakannya sedikit saja ya.

Krim untuk puting yang sensitif bisa Mama beli di apotek atau toko obat. Pastikan Mama membeli produk khusus payudara yang tidak mengiritasi kulit, serta aman untuk bayi ketika menyusu. Baca juga petunjuk penggunaan pada label kemasannya ya Ma, agar terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan.

4. Gunakan hydrogel pads untuk menenangkan puting yang lecet

4. Gunakan hydrogel pads menenangkan puting lecet
medela.com

Hydrogel pads atau bantalan hydrogel, banyak digunakan untuk membantu meredakan puting yang sakit. Mama bisa nih pakai hydrogel pads dengan suhu kamar, atau memasukkannya terlebih dahulu ke dalam lemari es agar lebih dingin.

Hydrogel pads akan mencegah gesekan, serta perlengketan puting yang lecet dengan bra. Tentunya ini bisa jadi cara untuk mempercepat penyembuhan puting lecet saat menyusui ya.

Hydrogel pads yang dijual di pasaran umumnya steril karena dibungkus satu per satu, tidak beracun dan bebas dari bahan pengawet Ma. Jadi ini aman digunakan untuk Mama menyusui.

Editors' Picks

5. Gunakan pelindung pompa ASI dengan ukuran yang sesuai

5. Gunakan pelindung pompa ASI ukuran sesuai
irishtimes.com

Jika Mama menggunakan pompa ASI, umumnya bagian pelindung payudara pada pompa ASI bisa menyebabkan puting lecet dan iritasi. Dimana hal ini juga bisa memengaruhi jumlah ASI yang keluar saat Mama memompanya.

Nah untuk mengatasinya, Mama bisa gunakan pelindung pompa ASI dengan ukuran yang sesuai dengan payudara Mama. Ini dilakukan agar tidak menimbulkan gesekan yang lebih parah, saat areola menempel ke dalam pelindung Pompa ASI. Selain itu, atur kecepatan dan kekuatan pompa ASI agar tidak memperparah kondisi puting yang lecet.

6. Lakukan pijatan lembut jika terdapat sumbatan pada puting lecet

6. Lakukan pijatan lembut jika terdapat sumbatan puting lecet
Freepik/Bonnontawat

Ketika mengalami puting lecet, ada kemungkinan pori-pori puting akan mengalami sumbatan. Ini bisa menyebabkan munculnya gelembung berisi cairan berwarna putih atau kuning, yang disebut juga sebagai milk blister.

Kondisi ini sebenarnya bisa mereda dengan sendirinya Ma. Namun pastikan Mama tidak memencetnya ya, karena bisa menyebabkan infeksi dan pendarahan. Sebaliknya, Mama bisa lakukan pijatan lembut dengan minyak alami seperti zaitun, sambil sesekali lakukan kompres payudara.

7. Gunakan bra yang nyaman dengan ukuran yang sesuai

7. Gunakan bra nyaman ukuran sesuai
Pexels.com/CastorlyStock

Agar puting lecet bisa segera sembuh, Mama juga harus mengurangi kemungkinan gesekan yang terjadi pada puting. Salah satu cara yang bisa dilakukan yaitu menggunakan bra dengan bahan yang mudah menyerap keringat dan tentunya ukuran yang sesuai.

Bra dengan ukuran yang sesuai tidak akan sesak saat digunakan. Ini juga bisa bantu mengindari gesekan yang terlalu kuat antara puting dan bra. Hindari juga penggunaan bra berkawat ketika menyusui ya Ma.

8. Bantu bayi melepaskan puting ketika selesai menyusu

8. Bantu bayi melepaskan puting ketika selesai menyusu
Pexels/Wendy Wei

Ketika selesai menyusu, biasanya bayi akan menarik puting keluar dari mulutnya. Hal ini bisa menyebabkan puting lecet, jika bayi tidak menghentikan hisapannya terlebih dahulu.

Oleh karena itu, bantu bayi menghentikan hisapan dengan menempelkan jari Mama di antara payudara dan gusinya, kemudian jauhkan kepala bayi dari payudara. Selain mencegah puting lecet, cara ini juga bisa membantu mengurangi nyeri pada puting Ma.

9. Memastikan pelekatan yang dilakukan bayi sudah tepat

9. Memastikan pelekatan dilakukan bayi sudah tepat
Freepik/Yanalya

Ketika menyusui, bayi mungkin saja mengalami kesulitan untuk melakukan pelekatan. Seperti yang kita tahu, dalam proses menyusui Mama dan bayi memang harus sama-sama belajar. Termasuk juga untuk berlatih mendapatkan pelekatan yang tepat.

Pelekatan yang baik membuat bayi mendapatkan cukup ASI serta bisa mencegah terjadinya puting lecet. Maka dari itu, memastikan pelekatan yang dilakukan bayi dapat membantu Mama mengatasi puting lecet saat menyusui.

10. Ubah posisi menyusui agar pelekatan bisa dilakukan dengan baik dan tidak memperparah puting lecet

10. Ubah posisi menyusui agar pelekatan bisa dilakukan baik tidak memperparah puting lecet
Freepik/cookie_studio

Dilansir dari American Pregnancy, jika mengalami puting lecet atau sakit Mama bisa coba pertimbangkan untuk mengubah posisi saat menyusui. Menggunakan posisi lain saat menyusui, memungkinkan bayi melakukan pelekatan yang lebih baik.

Beberapa posisi yang nyaman untuk menyusui guna meredakan puting lecet diantaranya laid back atau berbaring, cradle, cross cradle, dan football hold.

Nah itulah tadi Ma 10 cara mengatasi puting lecet saat menyusui. Meskipun puting lecet bisa bikin kita merasa tidak nyaman dan sakit, jangan sampai ini jadi penghalang Mama dalam menyusui si Kecil ya. Yuk coba beberapa cara di atas!

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.

Mama CerdAZ

Ikon Mama CerdAZ

Panduan kehamilan mingguan untuk Mama/Ibu, lengkap dengan artikel dan perhitungan perencanaan persalinan

Cari tahu yuk