Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
For
You

6 Cara Mengatasi Bau Mulut Ketika Puasa saat Hamil

Freepik/benzoix
Freepik/benzoix
Intinya sih...
  • Perbanyak minum air putih saat sahur dan buka puasa untuk tingkatkan produksi air liur
  • Menyikat gigi dan lidah sebanyak dua kali sehari untuk menghilangkan bau mulut
  • Hindari makanan berbau tajam, perbanyak konsumsi buah dan sayur, serta pakai obat kumur saat sahur
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Cairan dalam tubuh akan berkurang karena tidak makan dan minum selama berpuasa. Saat cairan dalam tubuh berkurang, maka produksi air liur di mulut pun akan berkurang dan membuat mulut jadi kering. Hal ini lah yang menyebabkan bau mulut.

Mengapa demikian? Hal ini karena air liur merupakan pembersih alami sisa makanan dan berfungsi menghambat pertumbuhan bakteri di mulut, Ma. Ketika produksi air liur berkurang, bakteri akan berkembang lebih cepat dan menyebabkan bau mulut.

Bau mulut tentu sangat mengganggu karena bisa membuat diri sendiri maupun orang lain jadi tidak nyaman saat berkomunikasi. Untuk mengatasi hal tersebut, terdapat beberapa cara yang dapat Mama lakukan.

Berikut Popmama.com telah rangkum cara mengatasi bau mulut ketika puasa saat hamil. Disimak, yuk, Ma!

1. Perbanyak minum air putih saat sahur dan buka puasa

Air putih
Ilustrasi air putih (pexels.com/Lisa from Pexels)

Perbanyak minum air putih saat sahur dan buka puasa membuat kebutuhan cairan tubuh terpenuhi, sehingga dapat membantu tingkatkan produksi air liur dan mencegah bakteri di mulut yang menyebabkan bau.

Untuk menghilangkan bau mulut, Mama perlu minum air putih kurang lebih dua liter per hari. Ketika puasa, Mama bisa menerapkan metode 2-4-2, yaitu minum 2 gelas air saat berbuka, 4 gelas air putih di malam hari, dan 2 gelas air putih saat sahur. 

Selain dapat mengurangi bau mulut, minum air putih dengan metode 2-4-2 ini juga bisa mencegah Mama dehidrasi saat berpuasa.

2. Menyikat gigi serta lidah

Freepik/drazenzigic
Freepik/drazenzigic

Menyikat gigi dan lidah merupakan cara yang cukup efektif untuk menghilangkan bau mulut saat puasa. Dengan menyikat gigi dan lidah, sisa-sisa makanan dan bakteri penyebab bau yang menumpuk di mulut akan hilang.

Mama bisa menyikat gigi dan lidah sebanyak dua kali, yaitu 30 menit setelah sahur dan saat akan tidur. Mama juga bisa menyikat gigi di siang hari, tapi pastikan pasta gigi-nya tidak tertelan, ya.

Saat membersihkan lidah, sebaiknya jangan gunakan bulu sikat gigi. Hal ini bisa menyebabkan lidah terluka dan justru membuat bakteri berkembang lebih pesat.

Mama bisa menggunakan pembersih lidah yang terletak di bagian belakang sikat gigi atau menggunakan alat pembersih lidah khusus.

3. Hindari makanan yang berbau tajam saat sahur

Pexels/RDNE Stock project
Pexels/RDNE Stock project

Menghindari makanan yang berbau tajam saat sahur adalah cara yang dapat Mama lakukan agar tidak bau mulut saat puasa. Mengonsumsi makanan berbau tajam seperti bawang putih, petai, dan jengkol saat sahur bisa menyababkan bau mulut selama berpuasa.

Selain itu, mengonsumsi makanan atau minuman yang mengandung banyak gula juga berpotensi membuat mulut bau, lho. Makanan yang kandungan gulanya tinggi bisa membuat bakteri penyebab bau mulut berkembang pesat.

Jika Mama mengonsumsi makanan yang berbau tajam, perbanyak minum air putih dan sikat gigi untuk meminalisir bau mulut.

4. Perbanyak konsumsi buah dan sayur saat sahur dan buka puasa

Pixabay/Pixel2013
Pixabay/Pixel2013

Cara mengatasi bau mulut saat puasa selanjutnya adalah perbanyak konsumsi buah dan sayur saat sahur dan buka puasa. Mama bisa mengonsumsi buah yang tinggi akan kandungan vitamin C seperti jeruk. Buah-buahan dengan kandungan vitamin C yang tinggi bisa meningkatkan produksi air liur.

Selain itu, Mama juga bisa mengonsumsi sayur-sayuran yang kaya vitamin C dalam menu sahur dan berbuka seperti wortel, brokoli, tomat, sawi, dan bayam.

5. Pakai obat kumur saat sahur

Freepik/freepik
Freepik/freepik

Selain sikat gigi dan lidah, Mama juga bisa pakai obat kumur untuk mengatasi bau mulut saat puasa. Sisa-sisa makanan terkadang masih tertinggal di gigi karena sikat gigi tidak dapat menjangkau semua sela-sela gigi.

Menggunakan obat kumur bisa memaksimalkan proses pembersihan mulut. Obat kumur juga bisa membantu membunuh bakteri dan menimalisir pertumbuhan bakteri penyebab bau mulut.

Ingat, gunakan obat kumur yang ramah untuk ibu hamil, ya, Ma.

6. Jaga kesehatan mulut dan gusi

Pixabay/Mudassar Iqbal
Pixabay/Mudassar Iqbal

Bau mulut bisa juga disebabkan karena ada masalah kesehatan pada mulut dan gusi. Untuk menghindari dan mengatasi bau mulut saat puasa, Mama perlu mengaja kesehatan mulut dan gusi.

Mama bisa konsultasi dan melakukan pemeriksaan ke dokter gigi untuk mengatasi masalah mulut dan gusi yang menyebabkan bau mulut.

Itu tadi sejumlah cara mengatasi bau mulut ketika puasa saat hamil. Semoga informasi ini membantu!

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Irma ediarti mardiyah
Wahyuni Sahara
Irma ediarti mardiyah
EditorIrma ediarti mardiyah
Follow Us

Latest in Pregnancy

See More

Bolehkah Ibu Menyusui Makan Nanas? Jangan Lupa Atur Porsinya

19 Feb 2026, 16:22 WIBPregnancy