Banyak Pahala, Ini 6 Keutamaan Ibu Menyusui dalam Agama Islam

Menyusui adalah anugerah terindah yang juga memberikan banyak manfaat untuk Mama lho

29 April 2021

Banyak Pahala, Ini 6 Keutamaan Ibu Menyusui dalam Agama Islam
Unsplash/davidoclubb

Hamil, melahirkan, dan menyusui merupakan kodrat bagi setiap mama di dunia. Apalagi, menyusui menjadi suatu kewajiban seorang mama setelah melahirkan bayinya. Sekaligus menjadi anugerah terindah yang diberikan Allah SWT karena tidak semua mama bisa menyusui bayinya lantaran adanya masalah kesehatan, harus bekerja, dan sebagainya.

Maka dari itu, penting bagi Mama untuk selalu bersyukur karena bisa memberikan ASI untuk si Kecil hingga usianya dua tahun yang juga dianjurkan dalam Islam.

Nah, agar Mama tetap semangat untuk menyusui, kali ini Popmama.com telah merangkum beberapa keutamaan ibu menyusui dalam agama Islam.

1. Tiap tetes air susu dinilai pahala

1. Tiap tetes air susu dinilai pahala
Unsplash/davidoclubb

Bagi Mama yang tengah menyusui si Kecil, maka setiap tetesan air susu tersebut akan dinilai sebagai satu pahala dan Allah menjanjikan pahala satu tahun salat dan puasa bagi seorang Mama yang hamil, melahirkan, dan memberikan air susunya untuk sang Bayi setelah melahirkan.

Rasulullah SAW bersabda, “Ketika seorang perempuan menyusui anaknya, Allah membalas setiap isapan air susu yang diisap anak dengan pahala memerdekakan seorang budak dari keturunan Nabi Ismail, dan manakala perempuan itu selesai menyusui anaknya maka malaikat pun meletakkan tangan ke atas sisi perempuan itu seraya berkata, ‘Mulailah hidup dari baru karena Allah telah mengampuni semua dosa-dosamu.’”

2. Menjadi manusia dan istri yang sempurna

2. Menjadi manusia istri sempurna
Unsplash/jwwhitt

Dalam suatu pernikahan, wajib hukumnya bagi istri untuk selalu mematuhi perintah suami, salah satunya adalah perintah menyusui sang Anak.

Sebuah kitab menjelaskan, “Bahkan jika si ibu masih menjadi istri dari suaminya, si ibu wajib menyusui anaknya’ dan apa yang disampaikan oleh Syaikhul islam adalah pendapat yang benar. Kecuali jika si ibu dan si bapak merelakan untuk disusukan orang lain, hukumnya boleh.

Namun jika suami menyuruh: ‘Tidak boleh ada yang menyusuinya kecuali kamu’ maka wajib bagi istri untuk menyusuinya. Meskipun ada orang lain yang mau menyusuinya atau meskipun si Bayi mau mengonsumsi susu formula. Selama suami menyuruh, ‘Kamu harus menyusui anak ini’ maka hukumnya wajib bagi istri. Karena suami berkewajiban menanggung nafkah, dan status nafkah – seperti yang telah kami jelaskan – merupakan timbal balik dari ikatan suami istri dan persusuan.” (asy-Syarhul Mumthi’, 13/517)

Editors' Picks

3. Susu paling bermanfaat untuk si Kecil

3. Susu paling bermanfaat si Kecil
Unsplash/jonathanborba

Mungkin telah banyak ditemukan berbagai merek susu formula dijual di pasaran, mulai dari harga yang mahal hingga yang murah. Namun, ASI mampu mengalahkan manfaat dari kandungan gizi susu formula yang juga dijelaskan dalam hadits berikut:

Amirul Mukminin Ali bin Abi Thalib as berkata, "Tidak ada satu pun susu yang lebih bermanfaat dan lebih sesuai bagi anak dari air susu ibu."

4. Memberi watak baik pada anak

4. Memberi watak baik anak
Unsplash/zoncoll

Tak hanya memberikan manfaat yang baik untuk tumbuh kembang si Kecil, ternyata ASI juga memberikan watak baik lho, Ma. Tentu semua orangtua ingin anaknya tumbuh menjadi pribadi dengan watak yang baik, maka salah satu cara untuk merubah wataknya adalah dengan memberikan ASI. Amirul Mukminin Ali bin Abi Thalib as berkata:

"Sebagaimana untuk menikah engkau berusaha memilih perempuan baik, maka untuk menyusui anakmu pun engkau harus menemukan perempuan yang baik, karena air susu dapat mengubah watak."

5. Termasuk ciri manusia yang bertanggung jawab

5. Termasuk ciri manusia bertanggung jawab
Unsplash/pouplardjulien

Memberikan ASI pada sang Bayi menjadi tanggung jawab setiap mama guna menjaga tumbuh kembangnya dengan baik. Nah, atas apa yang telah dilakukan ibu menyusui ini menjadikannya ciri manusia yang bertanggung jawab. Hal tersebut juga dijelaskan oleh Rasulullah dalam sebuah hadits, yakni:

"Kalian semua adalah pemimpin dan akan dimintai pertanggung jawaban terhadap bawahan yang kalian pimpin." (HR. Bukhari dan Muslim)

6. Dijauhkan dari siksa neraka

6. Dijauhkan dari siksa neraka
Unsplash/isaacquesada

Telah dijelaskan sebelumnya bahwa menyusui merupakan kewajiban dan tanggung jawab setiap Mama. Sehingga jika seseorang tidak mau menyusui anaknya tanpa alasan yang jelas akan mendapatkan siksa neraka, sebaliknya, jika seorang mama melaksanakan kewajiban ini, ia akan dijauhkan dari segala siksa neraka. Rasulullah SAW bersabda:

"Kemudian Malaikat itu mengajakku melanjutkan perjalanan, tiba-tiba aku melihat beberapa perempuan yang payudaranya dicabik-cabik ular yang ganas. Aku bertanya: 'Kenapa mereka?' Malaikat itu menjawab: 'Mereka adalah para perempuan yang tidak mau menyusui anak-anaknya (tanpa alasan syar'i)'" (HR. Ibnu Hibban dalam shahihnya 7491)

Itulah keutamaan ibu menyusui dalam agama Islam yang perlu diketahui. Semoga  bisa makin semangat untuk menyusui ya, Ma!

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.