5 Manfaat Kolang Kaling untuk Ibu Menyusui, Penuhi Kebutuhan Kalsium

Buah favorit untuk buka puasa satu ini ternyata punya manfaat bagi ibu menyusui lho, Ma

28 April 2021

5 Manfaat Kolang Kaling Ibu Menyusui, Penuhi Kebutuhan Kalsium
Youtube.com/Mom Ste

Ibu menyusui perlu mengonsumsi makanan bergizi agar kualitas ASI tetap terjaga. Sehingga si Kecil yang disusui juga mendapatkan nutrisi yang dibutuhkan untuk tumbuh kembangnya.

Beberapa nutrisi yang diperlukan bagi ibu menyusui, antara lain kalsium, vitamin C, serat, protein, dan lain lain. Nah, nutrisi tersebut bisa dengan mudah Mama dapatkan dengan mengonsumsi kolang kaling. Buah yang mudah ditemukan ini ternyata mengandung nutrisi yang baik untuk ibu menyusui. Kira-kira apa saja manfaat kolang kaling untuk ibu menyusui?

Jika Mama ingin mengetahui, kali ini Popmama.com telah merangkumnya.

1. Memperkuat tulang

1. Memperkuat tulang
Unsplash/liangkevin

Mungkin bagi sebagian ibu menyusui, mengonsumsi susu menjadi salah satu kebutuhan yang harus dipenuhi karena mengandung kalsium yang baik untuk tulang. Padahal kebutuhan kalsium bisa didapatkan dari sumber makanan lainnya.

Nah, sebagai pengganti susu, Mama bisa mengonsumsi kolang-kaling yang ternyata punya manfaat untuk kesehatan tulang.

Dalam 100 gram kolang kaling mengandung 91 mg kalsium, sehingga membuat buah satu ini bisa dijadikan alternatif yang cukup baik sebagai sumber kalsium.

Editors' Picks

2. Sumber energi bagi tubuh

2. Sumber energi bagi tubuh
Unsplash/zlucerophoto

Diketahui, dalam 100 gram kolang kaling mentah mengandung 21 gram karbohidrat yang bisa menjadi sumber energi bagi tubuh. Karena itulah buah satu ini kerap dijadikan menu berbuka puasa karena bisa mengembalikan energi setelah berpuasa selama seharian.

Apalagi kolang kaling mengandung serat yang akan menimbulkan rasa kenyang bagi yang mengonsumsinya, jadi jika ingin ngemil namun tetap mengenyangkan, Mama bisa mengonsumsi kolang kaling lho.

3. Menjadi sumber vitamin C

3. Menjadi sumber vitamin C
Unsplash/luizabraun

Umumnya, semakin tinggi tingkat kematangan buah yang mengandung vitamin C, maka akan semakin tinggi pula kandungan vitamin C dalam buat tersebut. Nah, hal ini juga berlaku untuk buah kolang kaling lho, Ma.

Pada 100 gram kolang kaling yang paling matang, mengandung kadar vitamin C hingga 162 mg yang berperan penting sebagai antioksidan dan membantu meningkatkan kemampuan sel-sel imun tubuh.

Kandungan antioksidan yang terdapat dalam buah kolang kaling juga berperan untuk mengikat radikal bebas agar tidak melekat pada sel dan jaringan tubuh yang akan menyebabkan kerusakan.

4. Menjaga kadar gula darah

4. Menjaga kadar gula darah
Unsplash/jcrod

Buah kolang kaling memiliki indeks glikemik yang rendah, sehingga aman dikonsumsi bagi ibu menyusui yang menderita diabetes atau obesitas. Mungkin bagi penderita diabetes sudah tidak asing lagi mendengar istilah indeks glikemik.

Jadi, indeks glikemik merupakan suatu skala yang digunakan untuk mengindikasikan seberapa cepat karbohidrat yang terkandung dalam suatu makanan dapat diubah menjadi gula oleh tubuh.

Nah, jika makanan memiliki indeks glikemik yang tinggi akan membuat kadar gula darah tinggi apabila mengonsumsinya. Untuk menjaga kadar gula darah, Mama bisa mengonsumsi kolang kaling.

5. Membantu merawat kulit

5. Membantu merawat kulit
Unsplash/rudyirudyk

Bagi Mama yang rajin merawat kulit wajah dari luar dengan berbagai krim wajah, jangan lupa untuk merawatnya dari dalam. Salah satunya adalah dengan mengonsumsi makanan yang mengandung nutrisi baik untuk kulit, di antaranya adalah kolang kaling.

Buah satu ini mengandung vitamin B yang tak hanya berkhasiat untuk membantu menjaga kesehatan kulit, tetapi juga mampu memancarkan cahaya alami kulit dari dalam lho, Ma.

Nah, itulah beberapa manfaat kolang kaling untuk ibu menyusui yang ternyata memiliki kandungan nutrisi yang baik. Jadi, jangan lupa untuk menambahkan kolang kaling di menu camilan ya, Ma.

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.